2
BAB IITELAAH PUSTAKAII.1. Kebijakan Luar Negeri dan Perspektif Keamanan (NegaraBesar) Eropa
II.1.1. Kebijakan Luar Negeri Inggris di bawah Pemerintahan Buruh, 1997-2005
Pemerintahan Partai Buruh Tony Blair antara Mei 1997 dan Mei 2005 menekankan radikalisme dansifat baru, namun kebijakan luar negerinya didasarkan atas empat komitmen tradisional sebagaiberikut.
1)
Multilateralisme. Blair khususnya makin menekankan kebutuhan akan multilateralisme
efektif
dan ide partnership yang terinstitusionalisasi lebih longgar dalam kebijakan luar negeri.
2)
Hasrat untuk menjadi sekutu terdekat AS (Atlantisisme). Pemerintahan Blair memutuskan bahwakepentingan Inggris dapat paling terpenuhi dengan tetap menjadi sekutu terdekat Amerika dan
mendorong „kepemimpinan AS yang efektif‟ untuk memperkuat institusi
-institusi internasional.
3)
Dukungan terhadap prinsip-prinsip neoliberal ekonomi politik. Pemerintahan Buruh mendukungneoliberalisme terkait dengan konsensus post-Washington.
4)
Komitmen eksplisit untuk mengubahfondasi etis kebijakan luar negeri Inggris dari pragmatisme Inggris tradisional dan
realpolitik
menjadimoralisme yang menekankan dimensi etik.
2
II.1.2. Teori Eropanisasi dan Kebijakan Luar Negeri Prancis
“Eropanisasi” seringkali merujuk kepada
perubahan-perubahan
politik dan kebijakan yangdisebabkan pengaruh keanggotaan dalam Uni Eropa atas para Negara Anggota. TeoritikusEropanisasi menarik gagasan yang ditemukan dalam institusionalisme (institusi-institusi internasional
memiliki “kumpulan peraturan yang tetap d
an terhubung yang menentukan peran-peran behavioral,
memaksa aktivitas, dan membentuk ekspektasi”) dan teori
-teori rasionalisasi dan globalisasi. Berbagaiahli Eropanisasi berargumen bahwa keanggotaan yang berkelanjutan dan partisipasi dalam Uni Eropaakan membawa kepada konvergensi pembuatan kebijakan nasional, baik dalam gaya maupun isi.
3
2
Paul D. Williams,
British Foreign Policy under New Labour, 1997
–
2005
(Hampshire: PalgraveMacmillan, 2005), h.28-31
3
Reuben Y. Wong,
The Europeanization of French Foreign Policy France and the EU in East Asia
(Hampshire: Palgrave Macmillan, 2006), h.6-10
Leave a Comment
makalah
menarik