Tangguh
0706291426 Dept. Ilmu Hubungan Internasional FISIP Universitas Indonesia
SHI 40029 Evolusi Pemikiran Keamanan Internasional
3
force
evolusi ISS, namun beranggapan bahwa terdapat kekurangan dalam
framework
driving force
yang dibangun Buzan dan Hansen. Perlu dicantumkan beberapa
force
lainyang, menurut penulis, juga memiliki kualitas penjelasan eksplanatoris.
Pertama
,
idea
(gagasan). Yang dimaksud penulis bukanlah
idea
sebagaimanadalam ontologi konstruktivis, melainkan bagaimana
idea
yang berkembang dalam duniainternasional dapat berperan sebagai
driving force
perubahan ISS. Ketika Gwyn Prins(1998) menyebutkan tentang
values
sebagai agen globalisasi,
3
hal ini relevan denganperan sebagai
driving force
ISS. Ketika
values
seperti hak asasi manusia dan hak propertidapat memperbesar jangkauan tanggung jawab dalam berbagai institusi; membangunfamiliaritas; dan menyokong komunitas pada seluruh level, lokal dan global, hal ini juga menjadi pendorong berbagai
driving force
ISS.
Idea
demokrasi adalah hal yangmenyebabkan .
Idea
hak asasi manusia adalah pendorong terjadinya peristiwa intervensihumaniter, yang menjadi
driving force
ISS pasca-Perang Dingin. Kekhawatiran akankehancuran bersama sebagai efek perang adalah
idea
yang mendorong masyarakatinternasional menyepakati berbagai perjanjian pengendalian persenjataan, danketakutan akan suatu perang nuklir adalah
idea
yang mendorong munculnya berbagaiperjanjian pengendalian persenjataan nuklir. Keyakinan terhadap ilmu pengetahuan(
science as salvation
) dan berbagai fundamentalisme lainnya menjadi faktor pengikatutama dalam ideologi yang mengikat dunia, dan
science as salvation
adalah hal yangmendorong imperatif teknologi. Berbagai fundamentalisme tersebut jugamempromosikan eksklusivitas, ketidaktoleranan,
stereotyping
, khususnya ketika
3
Gwyn Prins, “
The Four-Stroke Cycle in Security Studies
”,
International Affairs
(
Royal Institute of International Affairs
1944-), Vol. 74, No. 4 (Okt., 1998), h. 781-808
Gambar 3 Pendekatan sosiologi ilmu [42]
Gambar 3 Lima
driving forces
ISS sebagai kategorianalisis umum
Leave a Comment
international security studies back to realism tangguh