Dept. Ilmu Hubungan Internasional FISIP Universitas Indonesia
Mata Kuliah Keamanan Non-Tradisional
3merujuk kepada berbagai tipe persenjataan. Panel berikut ini berdasarkan
1997 UN Panel of Governmental Experts on Small Arms
:
7
small arms
: pistol revolver maupun
self-loading
, senapan dan karabin,
sub-machinegun
, senapan serbu, dan senapan mesin ringan;
light weapons
: senapan mesin berat, peluncur granat
hand-held under barrel
maupun
mounted
, senjata antipesawat portabel, senjata antitank portabel tanpa hentak balik,sistem peluncur rudal antitank dan roket portabel, sistem peluncur rudal antipesawatportabel, dan mortar dengan kaliber hingga 100 mm.
amunisi dan peledak
: selongsong peluru bundar untuk
small arms
, granat dan rudaluntuk
light weapons
, container bergerak dengan misil rudal atau granat untuk sistemantipesawat dan antitank
single-action
, granat tangan antipersonil dan antitank, ranjaudarat, dan peledak.SALW menjadi ancaman nyata terhadap keamanan internasional karena jumlah korbantewas senjata kecil tersebut jauh lebih besar daripada seluruh sistem persenjataan lainnya,bahkan korban bom atom Hiroshima dan Nagasaki. Penyalahgunaan SALW dalam konflik dan kejahatan diperkirakan menyebabkan 500.000 kematian tiap tahun, dan luka lainnya yangtak terhitung.
8
Dalam 90% dari seluruh konflik sejak 1990, SALW telah menjadi senjatautama dalam pertempuran, dan berkontribusi terhadap peningkatan proporsi kematian wargasipil dalam konflik-konflik tersebut antara 30%-90%.
9
Selain itu, SALW juga sangat tersediadi daerah-daerah konflik karena penyebaran dan proliferasinya. Dalam menjelaskan tentangstruktur dan dinamika penyebaran SALW, Mike Bourne (2007) menekankan kurangnyakejelasan dalam spektrum legalitas dari transfer legal hingga pasar gelap, di mana strukturkebijakan yang membentuk proses penyebaran SALW tak jelas dan terfragmen.
10
MenurutBourne, arus senjata kepada konflik adalah fungsi dari
1)
persediaan global SALW yangsangat banyak;
2)
perdagangan gelap yang terglobalisasi; dan
3)
kesatuan gelap brokersenjata.
11
Karena SALW memiliki kapabilitas mendestabilisasi konflik yang sangat besar, agendapengendalian SALW masih sangat revelan dalam agenda keamanan masyarakat internasional.
7
Lihat Mike Bourne (2007),
Arming Conflict: The Proliferation of Small Arms
(Hampshire: PalgraveMacmillan), hlm.4-5.
8
Small Arms Survey (2001),
Small Arms Survey 2001: Profiling the Problem
(Oxford: Oxford UniversityPress), hlm.1.
9
ICRC (1999),
Arms Availability and the Situation of Civilians in Armed Conflict
(Jenewa: ICRC).
10
Ibid
., hlm.30-31. Lihat juga Lampiran, Tabel 1: Spektrum Transfer SALW, serta Lampiran, Tabel 2:Struktur penyebaran dan imej penyebaran SALW.
11
Ibid
., hlm.34.
Leave a Comment