orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulitserta hati mereka diwaktu mengingat Allah, itulah petunjukAllah ...Sebelum saya lanjutkan pada bab-bab berikutnya ... sebaiknya semuapembaca mengulangi sekali lagi membaca artikel saya tentang bab syariat,bab etika Islam, dan hakikat manusia ... karena disanalah dasar-dasarhukum yang saya tulis untuk bekal menuju kehadhirat Allah Swt.Dan kali ini saya menepati janji saya untuk mengungkapkan praktek dalamDzikrullah (pembersihan jiwa). sebab pada intinya "JIWA" lah yang menjadipenyebab kerusakan manusia ... , dan pada jiwa pula manusia menjaditinggi derajadnya disisi Allah ... sedang kebersihan jiwa hanya bisa ditempuhdengan jalan mengingat Allah (Dzikrullah) secara terus menerus ... serta ...berusaha keras menghadap untuk berbakti kepada Allah kemudian berpalingdari kemauan syahwat itulah yang membersihkan dan menjernihkan hati.Secara luas, Al Qur'an menggambarkan sebagai fokus dari apa yangmembuat seorang manusia menjadi manusiawi, pusat dari kepribadianmanusia. Dan karena manusia terikat erat dengan Allah, pusat inimerupakan tempat dimana mereka bertemu Tuhan. Pertemuan inimerupakan dimensi kognitif dan juga dimensi moral.Karena hati merupakan pusat sejati dari seorang manusia. Tuhan menaruhperhatian khusus padanya dan kurang begitu memperhatikan amalan-amalan aktual yang dilakukan orang-orang "Tidak ada celanya jika kamuberbuat salah, kecuali jika hatimu menyengaja" (QS 33:5).
"Tuhan tidak akan menghukummu karena sumpah yang tidak disengaja,akan tetapi Tuhan akan menghukummu karena sumpah yang disengaja olehhatimu . Dan Tuhan maha pengampun lagi maha penyantun" (QS 2:225).
Dan sebuah Hadist menyatakan bahwa "Allah tidak melihat badanmu ataubentukmu ,melainkan kedalam hatimu ".Karena hati adalah tempat yang dilihat Tuhan, ia merupakan kunci menujukemunafikan, watak yang paling buruk dalam pandangan muslim. "Tuhantahu apa yang ada dalam hatimu" (QS 33:51).
Leave a Comment