Membaca dan mempelajari Al-Qur’an adalah kewajiban dan hak setiap umat Islam, yangsudah baligh dan berakal. Zaman dahulu ketika ilmu masih banyak tersembunyi, yangmempelajari dan menguasai Al-Qur’an hanya sekelompok orang tertentu yang disebutkiyai, ulama atau ajengan. Orang awam seolah olah tabu membaca, mengkaji danberpendapat tentang ayat Qur’an. Orang awam hanya sekedar mengikuti pendapat,guru,kiyai atau ajengan, yang kadang kadang berbeda pendapat satu dengan lainnya.Perbedaan pendapat diantara para guru, kiyai dan ajengan menimbulkan pertentangandiantara para pengikutnya masing masing, yang kadangkala diakhiri denganpertumpahan darah.Sekarang di-era kemajuan teknologi dan informasi ini, ilmu pengetahuan terbuka lebar,Al-Qur’an sudah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa. Kitab tafsir dari berbagaiulama dan pemikir Islam bisa kita dapat dengan mudah. Informasi tentang pengetahuanal-Qur’an juga bisa kita dapat dengan mudah di dunia internet. Sepatutnyalah jikasetiap muslim berusaha memahami Qur’an dengan membaca langsung dari kitab al-Qur’an, tidak perlu kuatir dengan kendala bahasa, karena al Qur’an telah diterjemahkankedalam berbagai bahasa didunia.
Sarana bantu untuk mempelajari dan memahami al-Qur’an
Kendala utama untuk memahami Al-Qur’an adalah masalah bahasa, namun kendalatersebut sudah bisa diatasi dengan adanya Qur’an yang sudah diterjemahkan kedalamberbagai bahasa.Selanjutnya untuk memahami Qur’an kita harus melengkapi diridengan pengetahuan tentang :1. Sejarah kehidupan para Nabi dan Rasul sejak nabi Adam sampai dengan nabi terakhiryaitu nabi Muhammad SAW.2. Pengetahuan tentang berbagai kisah dalam Qur’an seperti kisah ashabul Kahfi, ashabulUghdud, kisah malaikat Harut-Marut, kisah Uzair, Khidir, Negeri Saba’, Kaum Aad, Tsamud,Aikah, kaum Luth, Fir’aun dan lain lain.3. Pengetahuan tentang asbabun nuzul ayat Qur’an4. Sejarah kehidupan Rasulullah serta perjuangannya sejak lahir sampai wafatnya.5. Berbagai pengetahuan alam dan teknologi yang mendukung kebenaran ayat Qur’an ,misalnya seperti pada buku-buku karya Harun Yahya6. Kitab tafsir dari ulama terdahulu seperti Ibnu Katsir, Jalalain,Al Mannar, Al Maroghi,Tafsir Qur’an dari Buya Hamka, dan lain sebagainyaInsya Allah dengan 6 butir alat bantu tersebut diatas, setiap umat Islam akan dapatmempelajari dan memahami al-Qur’an dengan mudah. Orang yang bersungguh sungguhmempelajari Qur’an untuk dijadikan pedoman hidup, Allah pasti akan memimpin danmenunjukinya sebagaimana janji Allah dalam surat Al Ankabut 69:Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kamitunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benarbeserta orang-orang yang berbuat baik.(Al-Ankabut 69)
Al-Qur’an bagaikan pisau bermata dua
Orang yang membaca dan mempelajari Qur’an untuk mencari kelemahan danmenghujat Qur’an akan menemukan keruwetan yang banyak, semakin dibaca Qur’anterasa semakin ruwet dan kusut, ia tidak akan mendapat hidayah dan petunjuk. Qur’an
Leave a Comment