• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Oleh : Fadhil ZA
<!--[if !supportLists]-->
1-
 
<!--[endif]-->
Alif Laam Miim
<!--[if !supportLists]-->
2-
 
<!--[endif]-->
Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguanpadanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,3- (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan salat danmenafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka,4- dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamudan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya(kehidupan) akhirat.5- Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalahorang-orang yang beruntung.Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat Islam, tidak ada keraguan padanya danmerupakan petunjuk bagi orang yang bertakwa. Namun sayang sekali dalam kenyataansehari hari sedikit sekali umat Islam yang rajin membaca, mempelajari dan berusahamemahami Al-Qur’an secara rutin setiap hari. Sebagian umat Islam lebihmengutamakan pemikiran dan pendapat Ulama, atau ahli fikir yang mereka kagumi.Ketika para Ulama dan ahli pikir yang mereka kagumi mengeluarkan pendapat yangsaling betentangan, terjadilah perpecahan dikalangan pengagum dan pengikutnya.
 
Membaca dan mempelajari Al-Qur’an adalah kewajiban dan hak setiap umat Islam, yangsudah baligh dan berakal. Zaman dahulu ketika ilmu masih banyak tersembunyi, yangmempelajari dan menguasai Al-Qur’an hanya sekelompok orang tertentu yang disebutkiyai, ulama atau ajengan. Orang awam seolah olah tabu membaca, mengkaji danberpendapat tentang ayat Qur’an. Orang awam hanya sekedar mengikuti pendapat,guru,kiyai atau ajengan, yang kadang kadang berbeda pendapat satu dengan lainnya.Perbedaan pendapat diantara para guru, kiyai dan ajengan menimbulkan pertentangandiantara para pengikutnya masing masing, yang kadangkala diakhiri denganpertumpahan darah.Sekarang di-era kemajuan teknologi dan informasi ini, ilmu pengetahuan terbuka lebar,Al-Qur’an sudah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa. Kitab tafsir dari berbagaiulama dan pemikir Islam bisa kita dapat dengan mudah. Informasi tentang pengetahuanal-Qur’an juga bisa kita dapat dengan mudah di dunia internet. Sepatutnyalah jikasetiap muslim berusaha memahami Qur’an dengan membaca langsung dari kitab al-Qur’an, tidak perlu kuatir dengan kendala bahasa, karena al Qur’an telah diterjemahkankedalam berbagai bahasa didunia.
 
Sarana bantu untuk mempelajari dan memahami al-Qur’an
Kendala utama untuk memahami Al-Qur’an adalah masalah bahasa, namun kendalatersebut sudah bisa diatasi dengan adanya Qur’an yang sudah diterjemahkan kedalamberbagai bahasa.Selanjutnya untuk memahami Qur’an kita harus melengkapi diridengan pengetahuan tentang :1. Sejarah kehidupan para Nabi dan Rasul sejak nabi Adam sampai dengan nabi terakhiryaitu nabi Muhammad SAW.2. Pengetahuan tentang berbagai kisah dalam Qur’an seperti kisah ashabul Kahfi, ashabulUghdud, kisah malaikat Harut-Marut, kisah Uzair, Khidir, Negeri Saba’, Kaum Aad, Tsamud,Aikah, kaum Luth, Fir’aun dan lain lain.3. Pengetahuan tentang asbabun nuzul ayat Qur’an4. Sejarah kehidupan Rasulullah serta perjuangannya sejak lahir sampai wafatnya.5. Berbagai pengetahuan alam dan teknologi yang mendukung kebenaran ayat Qur’an ,misalnya seperti pada buku-buku karya Harun Yahya6. Kitab tafsir dari ulama terdahulu seperti Ibnu Katsir, Jalalain,Al Mannar, Al Maroghi,Tafsir Qur’an dari Buya Hamka, dan lain sebagainyaInsya Allah dengan 6 butir alat bantu tersebut diatas, setiap umat Islam akan dapatmempelajari dan memahami al-Qur’an dengan mudah. Orang yang bersungguh sungguhmempelajari Qur’an untuk dijadikan pedoman hidup, Allah pasti akan memimpin danmenunjukinya sebagaimana janji Allah dalam surat Al Ankabut 69:Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kamitunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benarbeserta orang-orang yang berbuat baik.(Al-Ankabut 69)
 
Al-Qur’an bagaikan pisau bermata dua
Orang yang membaca dan mempelajari Qur’an untuk mencari kelemahan danmenghujat Qur’an akan menemukan keruwetan yang banyak, semakin dibaca Qur’anterasa semakin ruwet dan kusut, ia tidak akan mendapat hidayah dan petunjuk. Qur’an
 
hanya menambah pusing dan ruwet pikiran mereka. Sebaliknya orang yang tawadhu,membaca dan mempelajari Qur’an karena ingin mendapat bimbingan dan hidayah dariAllah, maka ia akan mendapatkan apa yang diharapkan. Allah akan memberi bimbingandan petunjuk untuk memahami Qur’an; Allah menyatakan hal ini dalam surat Al Israakayat 82Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yanglalim selain kerugian. (Al Israak 82)Kaum Orientalis ada yang mengatakan bahwa Qur’an adalah kitab yang kacau, tidakteratur, sulit dimengerti. Ayat nya tidak disusun secara teratur menurut waktu ataupembahasan suatu masalah. Ayat Qur’an sering meloncat tidak karuan, sedang berceritatentang masalah Nabi Luth tiba- tiba putus dan disambung bercerita tentang angin,burung dan gunung, kemudian loncat lagi cerita tentang Adam, loncat lagi masalahsyurga, loncat lagi tentang kehidupan dunia. Salah satu orang yang bingung denganQur’an adalah Robert Morey dengan bukunya “Islamic Invasion”. Di Internet sayabanyak menemukan orang yang bingung dengan Qur’an antara lain dari kelompokFaithfreedom dan kelompok yang benci pada Islam. Demikianlah Allah membutakan hatidan fikiran orang yang memusuhi-Nya. Merekalah orang yang telah dikunci mati hatidan fikirannya sehingga sulit untuk memahami Al-Qur’an sebagaimana firman Allahdalam surat Al-Baqarah ayat7Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan merekaditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (Al Baqarah 7)Sebaliknya orang yang membaca dan mempelajari Qur’an karena ingin mencarikebenaran, melakukan penelitian dengan ikhlas, niscaya akan mendapat Hidayah danpetujuk dari Allah. Hati dan fikirannya akan terbuka untuk memahami kebenaran Al-Qur’an. Akhir akhir ini banyak orang Amerika yang penasaran dengan tragedi 11 sept2001 ,mereka berusah mempelajari Islam langsung dengan membaca Al-Qur’an. Merekaberusaha mencari ayat Qur’an yang membenarkan tindakan teroris, mereka tidakmenemukannya, justru mereka menemukan kebenaran Islam. Allah telah membukamata hati mereka karena mereka mempelajari Qur’an dengan Ikhlas.Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscayaDia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barang siapa yangdikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit,seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepadaorang-orang yang tidak beriman. (Al An Aam 125)
 
Al-Qur’an kitab yang ajaib
Sejak tahun 2004 saya mencoba mendisiplinkan diri untuk membaca Al-Qur’an setiaphari setelah sholat subuh. Pada tahun pertama saya menkhatamkan Qur’an selama 6bulan, satu tahun bisa dua kali khatam. Pada tahun ke dua bacaan saya semakin lancarsaya bisa mengkhatamkan Qur’an tiga kali setahun. Pada tahun ke tiga saya bisakhatam Qur’an dalam waktu 3 bulan, sehingga setahun bisa 4 kali khatam. Demikianlahseterusnya saya pertahankan agar bisa khatam Qur’an 3 bulan sekali sampai sekarang.Saya membaca Qur’an setiap hari berikut dengan terjemahannya, pertama saya bacaAl-Qur’an dalam bahasa arab sebanyak satu halaman, kemudian saya bacaterjemahnnya satu halaman pula. Pada ayat tertentu saya berhenti mencoba untukmemahaminya, kalau ada yang kurang jelas saya merujuk pada kitab tafsir Ibnu Katsiryang saya miliki. Kadang kala saya coba mentadabburi ayat Qur’an tersebut, sayaberdialogh dengan Allah menggunakan ayat yang saya baca. Hati terasa bergetar, air
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...