tersebut. Merekalah orang yang hidup dalam kegelapan, kebingungan , kesesatan dan terpuruk dalam penderitaan berkepanjangan didunia dan akhirat.Sholat dengan khusu dan benar adalah salah satu cara berkomunikasi dengan Allah , yang telahditetapkan oleh Allah sendiri. Maka Rasulullah bersabda :” As sholatu mi’rojul mu’min, Sholatitu adalah Mi’rajnya orang mukmin “ . Barang siapa yang ingin berdialog dan bercakap cakapdengan Allah, lakukan lah sholat dengan khusu’ dan benar. Kalau kita sudah terbiasa berdialogdengan Allah dalam sholat , kebiasan berdialog itu akan muncul secara otomati diluar sholat,ketika kita menghadapi berbagai masalah. Insya Allah kita akan selalu medapat bembinganNyadalam mengatasi berbagai masalah yang menghampiri kita.Melakukan sholat dengan khusu’ dan benar, membutuhkan latihan. Kita perhatikan banyak orangyang sholat asal asalan. Antara gerakan sholat , bacaan , fikiran dan hatinya tidak sinkron. Diatidak mengerti apa yang dibaca dalam sholat, hati dan fikirannya melayang kemana mana. Iatidak pernah serius menghadap Allah. Sholat hanya sekedar kewajiban ritual yang harusdipenuhi. Orang yang melakukan sholat seperti ini tidak akan merasakan nikmatnya berkomunikasi dan bercakap cakap dengan Allah . Saat sholat adalah saat kita bercakap cakapdan berdialog dengan Allah, lakukanlah dengan serius .Kalimat yang kita gunakan dalam sholat adalah kalimat Al Qur’an, tidak bisa kita rubah dengan bahasa kita sendiri atau bahasa lain . Itu adalah prosedur yang telah ditetapkan oleh Allahsendiri. Kita tidak bisa membuat aturan semau kita sendiri, kita harus patuh pada aturan dan prosedur yang telah ditetapkanNya. Untuk mendapatkan kekhusu’an dalam sholat kita harusmengerti apa yang kita baca dan ucapkan dalam sholat tersebut. Jika tidak, dijamin fikiran akanmelayang kemana mana dan kondisi khusu’ tidak akan pernah tercapai.Sholat adalah proses latihan untuk berkomunikasi dengan Allah. Jika kita sudah terbiasa danlancar berdialog denganNya dalam sholat, kita bisa melanjutkan komunikasi denganNya diluar sholat, tentunya menggunakan bahasa ibu atau bahasa kita sendiri. Silahkan menggunakan bahasa apa saja yang kita fahami didunia ini, karena Ia maha mengetahui segala bahasa. Allahmewajibkan kita mengerjakan sholat minimal 5 kali sehari. Namun untuk meningkatkankepekaan hati dan fikiran kerjakanlah sholat sunah sebanyak banyaknya, terutama pada sepertigamalam terakhir. Saat sholat malam atau sholat tahajjud adalah saat yang paling tepat untuk melatih kepekaan diri. Rasulullah selama hidupnya tidak pernah meninggalkan sholat malam,tirulah beliau. Dalam melakukan kegiatan sholat umumnya manusia terbagi menjadi 3 golongan:
1.
Orang yang menganggap sholat sebagai beban atau kewajiban
Ini adalah sholat yang umum dan paling banyak dilakukan orang, ia menganggap sholatsebagai kewajiban ritual yang harus dilakukan setiap hari. Ia merasa sholat sebagai beban yang cukup mengganggu aktifitasnya sehari hari. Ia melakukan sholat dengan perasaan berat dan malas. Terkadang sholatnya dilakukan dengan asal-asalan, yang penting sudah melaksanakan sholat sesuai waktu yang ditetapkan. Umumnya merekamenunaikan sholat sudah diakhir waktu. Kadang kala mereka menggambung dua waktusholat jadi satu tanpa alasan yang bisa dibenarkan.
2.
Orang yang menganggap sholat sebagai kebutuhan
Kelompok ini sudah lebih meningkat pemahamannya tentang sholat, ia sudah menyadari bahwa sholat itu dilakukan untuk keperluan dirinya, bukan untuk keperluan Allah ( Allah
Leave a Comment