• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
: Kamu pura-pura jadi suamiku ya?
Cerita mesum dari ajang pesta seks ini terjadi sekitar beberapa hari yang lalu yang dariawal joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari memulai hubungan selingkuhdengan istri dari teman di kantorku. Sampai akhirnya dia memperkenalkan joko sumanto,terimanl klaten, terminal wonosari dengan teman yang suaminya orang kaya dimana dia promosi ke temanya bahwa joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari memilikikontol yang besar dan temanya itu ingin sekali bercinta rame-rame, bagaimana kisahselanjutnya ?Joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari sedang menyantap makan siang disebuah cafe yang terletak di lantai dasar gedung kantorku. Hari itu joko sumanto,terimanl klaten, terminal wonosari ditemani Pak Rujiman, rijiman, simatupang,simamora, edwars, zaitun dan haris, manajer IT perusahaanku dan Lia, sekretarisku.Biasanya joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari makan siang hanya denganLia, sekretarisku, untuk kemudian dilanjutkan dengan acara bobo siang sejenak sebelumkembali lagi ke kantor. Tetapi hari itu sebelum joko sumanto, terimanl klaten, terminalwonosari pergi, Pak Rujiman, rijiman, simatupang, simamora, edwars, zaitun dan harisingin bertemu untuk membicarakan proyek komputerisasi, sehingga joko sumanto,terimanl klaten, terminal wonosari ajak saja dia untuk bergabung menemaniku makansiang.Joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari dan Pak Rujiman, rijiman, simatupang,simamora, edwars, zaitun dan haris berbincang-bincang mengenai proyek implementasisoftware dan juga tambahan hardware yang diperlukan. Memang perusahaanku sedangingin mengganti sistem yang lama, yang sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan yang terus berkembang. Sedangkan Lia sibuk mencatat pembicaraan kita berdua.Sedang asyik-asyiknya menyantap steak yang kupesan, tiba-tiba HPku berbunyi. Kulihatcaller idnya.. Dari Santi.“Hallo Pak Robert. Kapan nih kesini lagi” suara merdu terdengar diseberang sana.“Oh iya. Nanti sebentar lagi saya ke sana. Saya sedang makan siang nih. Bapak tunggusebentar ya” jawabku.“He.. He.. Sedang nggak bisa ngomong ya Pak” Santi menggoda.“Betul Pak.. OK sampai ketemu sebentar lagi ya” katjoko sumanto, terimanl klaten,terminal wonosari sambil menutup pembicaraan.“Dari klien” katjoko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari.Joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari sangat hati-hati tidak mau affairkudengan Santi tercium oleh mereka. Hal ini mengingat Pak Arief, suami Santi, adalahmanajer keuangan di kantorku. Kebetulan Pak Arief ini sedang joko sumanto, terimanlklaten, terminal wonosari kirim training ke Singapore, sehingga joko sumanto, terimanlklaten, terminal wonosari bisa leluasa menikmati istrinya.
 
Seusai menikmati makan siang, joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari berkata pada Lia bahwa joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari akan langsungmenuju tempat klienku. Seperti biasa, joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosariminta supaya joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari tidak diganggu kecualikalau ada emergency. Kamipun berpisah.. Mereka kembali ke lantai atas untuk bekerja,sedangkan joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari langsung menuju tempat parkir untuk berangkat mengerjai istri orang he.. He..Setelah kesal karena terjebak macet, sampai jugalah joko sumanto, terimanl klaten,terminal wonosari di rumah Santi. Hari sudah menjelang sore. Bayangkan saja, sudah beberapa jam joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari di jalan tadi. Segerakuparkirkan Mercy silver metalik kesayanganku, dan memencet bel rumahnya. Santisendiri yang membukakan pintu. Dia tersenyum gembira melihat kedatanganku.“Aih.. Pak Robert kok lama sih” katanya.“Iya.. Tadi macet total tuh.. Rumah kamu sih jauh.. Mungkin di peta juga nggak ada”candjoko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari.“Bisa aja Pak Robert..” jawab Santi sambil tertawa kecil.Dia tampak cantik dengan baju “you can see” nya yang memperlihatkan lengannya yangmulus. Buah dadanya tampak semakin padat dibalik bajunya. Mungkin karena sudah beberapa hari ini joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari remas dan hisapsementara suaminya joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari “asingkan” dinegeri tetangga.Kamipun masuk ke dalam rumah dan joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosarilangsung duduk di sofa ruang keluarganya. Santi menyuguhkan orange juice untuk menghilangkan dahagjoko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari. Nikmat sekalimeminum orange juice itu setelah lelah terjebak macet tadi. Dahagjoko sumanto,terimanl klaten, terminal wonosaripun langsung hilang, tetapi setelah melihat Santi yangcantik, dahagjoko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari yang lainpun muncul.Joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari masih bernafsu melihat Santi,meskipun telah lima hari berturut-turut joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosarisetubuhi dia.Kucium bibirnya sambil tanganku mengelus-elus pundaknya. Ketika joko sumanto,terimanl klaten, terminal wonosari akan membuka bajunya, dia menahanku.“Pak.. Santi ada hadiah nih untuk bapak”“Apaan nih?” jawabku senang.“Ini ada teman Santi yang mau kenal sama bapak. Orangnya cantik banget.”Lalu dia bercerita kalau dia berkenalan dengan seorang wanita, Susan, saat dia sedang berolahraga di gym. Setelah mulai akrab, merekapun bercerita mengenai kehidupan seks
 
mereka. Singkat cerita, Susan menawarkan untuk berpesta seks sambil bertukar pasangandi rumah mereka.“Dia ingin coba ini bapak. Katanya belum pernah lihat yang sebesar punya Pak Robert”kata Santi sambil meraba-raba kemaluanku.“Saya sih OK saja” jawabku riang.“Oh ya.. Nanti pura-pura saja Pak Robert suamiku” kata Santi sambil pamit untuk menelpon kenalan barunya itu.Joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari dan Santi kemudian meluncur menujurumah Susan di kawasan Kemang. Untung jalanan Jakarta sudah agak lengang. Tak lamakamipun sampai di rumahnya yang luas. Seorang satpam tampak membukakan pintugarasi. Santipun menjelaskan kalau kami sudah ada janji dengan majikannya. Susanmenyambut kami dengan ramah.“Ini perkenalkan suami saya”Seorang laki-laki paruh baya dengan kepala agak botak memperkenalkan diri. NamanyaHarry, seorang pengusaha properti yang sukses. Santipun memperkenalkan diriku padamereka.Joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari kagum pada rumah mereka yangsangat luas. Dengan perabot-perabot yang mahal, juga koleksi lukisan-lukisan pelukisterkenal yang tergantung di dinding. Bayangkan saja betapa kayanya mereka, karenaorang sekelas joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari saja kagum melihatrumahnya yang sangat wah itu.Tetapi joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari lebih kagum melihat Susan.Wanita ini memang cantik sekali. Terutama kulitnya yang putih dan mulus sekali.Ibaratnya kalau dihinggapi nyamuk, si nyamuk akan jatuh tergelincir. Disamping itu bodynya tampak seksi sekali dengan buah dada yang besar dan bentuk tubuh yang padat.Sekilas mengingatkan joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari pada bintangfilm panas di jaman tahun 80-an.. Entah siapa namanya itu.Merekapun menyuguhkan makan malam. Kamipun bercerita basa-basi ngalor ngidulsambil menikmati hidangan yang disediakan. Ditengah makan malam itu, Santi pamituntuk ke toilet. Dengan matanya dia mengajakku untuk mengikuti dia.“Pak, habis ini pulang aja yuk” kata Santi berbisik perlahan setelah keluar dari ruangmakan.“Kenapa?” tanyjoko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari.“Habisnya Santi nggak nafsu lihat Pak Harry itu. Sudah tua, botak, perutnya buncit lagi”.Joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari tertawa geli dalam hati. Tetapi jokosumanto, terimanl klaten, terminal wonosari tentu saja tidak menyetujui permintaanSanti. Joko sumanto, terimanl klaten, terminal wonosari sudah ingin menikmati istri Pak 
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...