1
CATATAN PENGANTAR
Membaca bukunya Pak Anis Mata,
“
Kolom Ayah, BiarKuncupnya Menjadi Bunga,
”
amatlah menarik, paling tidak didalam pengantarnya, beliau telah banyak menguraikanbeberapa hal penting yaitu pengakuan beliau yang jujur bahwaisi buku itu merupakan curahan perasaannya sebagai seorangayah dari putra-putri beliau, dan sekaligus sebagai suami bagiistri tercinta beliau.Tentu, meskipun bacaan yang demikian bukanlah bacaanyang terlalu ilmiah, namun bagi saya, uraian yang sifatnyalebih pribadi semacam itu, adalah hal yang sangat berharga. Inidikarenakan beliau menguraikannya dengan dasar perasaanpribadi yang mendalam. Membuat tulisan berdasarkanpengalaman dan luapan
‘
emosi
’
, bagi saya akan terasa ruhnya,yang membuat tulisan lebih enak untuk dinikmati dan tentusaja direnungi.Setelah membaca buku itu, rasanya ingin juga sayamenirunya, yaitu membuat catatan-catatan yang mungkindapat mewakili luapan emosi saya, yang tentu saja sangatmewakili harapan dan renungan saya, dari berbagaipengalaman hidup yang telah saya dapatkan. Dengannya, sayaingin berbagi
“
perasaan
”
kepada para pembaca, dan bukanhanya berbagi cerita.Terbetik untuk membuat catatan pribadi, catatan-catatan penting seputar diri saya, mungkin semacammemoarlah, karena saya melihat Ust. Al Banna jugamempunyai memoar Hasan Al Banna. Tapi dengan tingkatansaya yang
“
ikhwan dagelan
”
ini, mungkin belum waktunyauntuk membuat catatan yang demikian. Saya takut jikanantinya saya akan melebihkan-lebihkan diri saya jauh darirealitas yang ada, meskipun sebenarnya saya bisa menuliskanbanyak catatan serial saya yang bisa menggambarkan dakwahdi era 92 an dengan berbagai tantangan serta liku-likunya.Hampir saja saya melupakan untuk membuat catatan-catatan berharga itu, akan tetapi alhamdulillah, ada sebuah ideuntuk membuat catatan kecil semacam catatannya pak AnisMata, karena meskipun saya bukanlah seorang ayah atauseorang suami bukankan saya adalah seorang sahabat. Catatansahabat ini merupakan ungkapan perasaan saya sebagaiseorang sahabat kepada sahabatnya yang lain, yang akanmenceritakan apa saja yang ada dalam perasaan saya.
Leave a Comment
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِِ