• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
BAB VPEMBAHASAN
Pada bab ini diuraikan pembahasan tentang (a) kegiatan pratindakan, (b)kegiatan pembelajaran, (c) respon siswa terhadap pembelajaran teoremaPythagoras dengan strategi REACT, dan (d) Kendala penelitian dan solusinya
A. Kegiatan Pratindakan
Materi teorema Pythagoras adalah materi pelajaran yang diajarkan padakelas II SMP semester gasal. Karena penelitian ini dilaksanakan pada semester genap, maka materi teorema Pythagoras sudah pernah dipelajari oleh siswa kelasII sebelumnya, sehingga untuk mengatasi hal tersebut peneliti memutuskan untuk melakukan penelitian di kelas I.Sebagai konsekuensi yang harus diterima oleh peneliti dari keputusantersebut, peneliti harus mengajarkan materi prasyarat terlebih dahulu kepada siswakelas I. Materi prasyarat dirasa sangat perlu dipahami siswa sebelum mempelajarisuatu materi tertentu. Hal ini mengingat dalam mempelajari matematika haruslahdidasarkan pada pengalaman belajar sebelumnya secara bertahap dan kontinu.Hudojo (1998: 4) menyatakan bahwa bila siswa tidak menguasai konsep A akanmengalami kesulitan dalam memahami konsep B, sementara konsep A merupakandasar konsep B, karena sifat konsep dalam matematika adalah hirarki.Untuk memahami pemahaman siswa terhadap materi prasyarat, makasetelah proses pembelajaran berakhir peneliti mengadakan tes terhadap materi prasyarat tersebut yang selanjutnya disebut dengan tes awal. Pemahaman terhadapmateri prasyarat sangat menentukan keberhasilan siswa dalam memahami materiselanjutnya. Skemp (1987) menyatakan bahwa jika suatu konsep tidak dipahamisiswa, maka konsep yang berhubungan dengan konsep tersebut berada dalamkeadaan yang membahayakan. Hal senada juga diungkapkan oleh Ruseffendi(1979: 61) yang menyatakan bahwa prasyarat atau pengetahuan dasar harusdimiliki oleh siswa dan merupakan syarat utama yang sangat penting, karenasiawa tidak dapat mengikuti pelajaran lebih lanjut dengan baik tanpa penguasaanmateri yang tercantum dalam prasyarat. Setelah siswa dianggap sudah dapat78
 
memahami materi prasyarat dengan baik baru dilanjutkan dengan pembelajaranteorema Pythagoras dengan strategi REACT.Pembelajaran materi teorema Pythagoras dalam penelitian inidilaksanakan dalam setting kelompok. Hal ini mengacu pada tuntutan strategi pembelajaran yang digunakan, yaitu mengandung unsur 
cooperating 
yangmenuntut siswa untuk bekerja sama dengan teman-temannya. Untuk memudahkanterlaksananya hal tersebut maka peneliti membentuk siswa ke dalam enamkelompok kecil yang beranggotakan 4 atau 5 siswa untuk setiap kelompok. Jadiselama psoses pembelajaran menemukan teorema Pythagoras dan menggunakanteorema Pythagoras pada segitiga siku-siku pembelajarannya dilaksanakan secarakelompok yang terdiri dari 6 kelompok.Pembentukan kelompok dilakukan oleh peneliti sendiri dengan berkonsultasi dengan guru mata pelajaran matematika kelas I. Hal ini sesuaidengan pendapat Eggen dan Kauchak (1996: 306) bahwa pembentukan kelompok dapat dilakukan oleh guru. Peneliti membentuk kelompok dengan membagi siswasecara heterogen dilihat dari segi kemampuan yang didasarkan pada hasil tesawal, jenis kelamin, serta status sosial orang tuanya. Jadi dalam suatu kelompok anggotanya merata yang terdiri dari siswa berkemampuan tinggi, sedang, danrendah. Demikian juga jenis kelamin dan kemampuan ekomi orang tuanya yang bervariasi.Pembelajaran dalam setting kelompok ini didasari pada pandangankonstruktivis sosial yang dikembangkan oleh Vygotsky (dalam As’ari 2002: 2)yang menyatakan bahwa dalam pembentukan pengetahuan, penekanannya pada peran keterlibatan sosial seseorang. Melalui belajar kelompok siswa dapatmenyelesaikan masalah yang dihadapi secara cermat, lebih aktif dalam belajar danmeningkatkan ketrampilan sosial dan hubungan antar pribadi. Demikian jugaJohnson and Johnson (dalam As’ari 2002: 4) mengemukakan bahwa belajar kelompok meningkatkan prestasi belajar, produktivitas kreatif yang lebih tinggi,kemampuan memecahkan masalah secara lebih efektif, dan ketrampilan sosialyang lebih efektif.79
 
B. Kegiatan Pembelajaran
Pelaksanaan pembelajaran menemukan teorema Pythagoras danmenggunakan teorema Pythagoras pada segitiga siku-siku secara keseluruhandibagi dalam tiga tahap yaitu: tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir. Dari ketigatahap pembelajaran tersebut di dalamnya melibatkan lima komponen REACT,yaitu mengaitkan/menghubungkan
(Relating)
, mengalami (
 Experiencing)
,mengaplikasikan
(Applying)
, bekerja sama
(Cooperating)
, dan mentransfer 
(Transferring).
Penggunaan dari masing-masing komponen REACT selama proses pembelajaran dapat dijelaskan sebagai berikut.
1. Mengaitkan/menghubungkan
(Relating)
Pada awal kegiatan pembelajaran, guru mengingatkan kembali materi prasyarat. Materi prasyarat meliputi materi segitiga segitiga siku-siku, persegi,dan kuadrat dan akar kuadrat. Dengan mengingatkan kembali materi prasyaratakan membantu siswa untuk memahami materi pelajaran yang akan dipelajarinya.Siswa diharapkan mampu mengaitkan pengetahuan baru dengan dengan sesuatuyang benar-benar tidak asing lagi dalam benaknya. Jadi, siswa diharapkan dapatmengaitkan/menghubungkan pengetahuan teorema Pythagoras dengan penegtahuan yang sudah tidak asing lagi bagi siswa, yaitu pengetahuan segitigasegitiga siku-siku, persegi, dan kuadrat dan akar kuadrat. Pengatahuan prasyaratsebagai pengetahuan awal sangat perlu dimiliki oleh siswa, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan dalam belajar. Hal ini didukung oleh pendapat Bendal danGalili (1993:169) bahwa jika guru tidak memperhatikan pengetahuan prasyaratsiswa, maka siswa akan mengalami kesulitan belajar pada tahap berikutnya.Sejalan dengan hal tersebut Crawford (2001:5) menjelaskan bahwa pengetahuan prasyarat siswa dapat berfungsi sebagai landasan yang dapat dijadikan dasar untuk membangun pengetahuan baru.Pemahaman terhadap materi prasyarat mutlak diperlukan oleh siswaselama proses pelaksanaan pembelajaran dengan stategi REACT. Pada saat siswamenggunakan pengetahuan yang sudah dimiliki sebelumnya yang relevan dengansituasi pembelajaran baru (materi prasyarat) berarti siswa sedang melaksanakankomponen mengaitkannya
(Relating).
Jadi mengaitkan adalah belajar dalam80
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...