Penyelesaian
(a) Frekuensi munculnya mata 1 di atas adalah ƒ
1
= 20
1
frekuensi relatif munculnya mata 1 di atas adalah5110020F(1)
==
(b) Frekuensi munculnya mata 3 di atas adalah ƒ
3
= 20
1
frekuensi relatif munculnya mata 3 di atas adalah25410016F(3)
==
b.Definisi Peluang Klasik
Perhatikan apa yang terjadi sebelum suatu pertandingan sepak-bola dimulai. Wasitmemanggil kedua kapten masing-masing kesebelasan untuk melakukan undian dengan caramelempar sekeping mata-uang. Masing-masing kapten memilih salah satu muka mata-uang, yaitu(G)ambar atau (A)ngka. Bila hasil undian sesuai dengan pilihannya, kapten kesebelasan yang berhasil menerka dengan cepat diperbolehkan memilih tempat. Kejadian munculnya (G) atau (A)dengan demikian dikaitkan dengan kejadian mendapak hak memilih tempat. Cara undian itudianggap adil, baik oleh wasit, maupun oleh kedua kesebelasan beserta penonton pendukungnya.Mengapa ? Karena munculnya (G) atau (A) dianggap memiliki kesempatan yang sama.
Jika suatu kejadian A dapat terjadi dengan n cara dari keseluruhan percobaan N cara dengankemungkinan yang sama, maka peluang kejadian A dapat ditentukan dengan rumus :
NnP(A)
=
Contoh :
Berapakah peluang munculnya "gambar" (G) sebagai akibat pelemparan sekeping uang logam.
Penyelesain
Ruang sampel kejadian yang diharapkan adalah S = {G,A} sebagai = 2 kejadian yang diharapkanialah {G}, sehingga n = 1Peluang muncul G,21P(G)
=
Ruang sampel kejadian yang diharapkan ialah S = {1,2,3,4,5,6}.Oleh karena itu, N = 6. Munculnya mata 2 ialah kejadian A, yaitu A=
{2}, n(A)=1
. Munculnya matadadu genap, yaitu
;B={2,4,6}, n(B)=3
. Munculnya mata 1 atau 6, yaitu
C={1,6}, n(C)=2
Oleh karena itu, atas dasar definisi peluang klasik,,63)(,61P(A)
==
B P
dan62P(C)
=
4.Kisaran Nilai Peluang
Dari kenyataan bahwa kejadia A merupakan himpunan bagian dari ruang sampel S,maka banyak terjadianya kejadian A berkisar antara O dan N (O < n < N). Jadi , O < P(A) < 11) Jika kejadian A peluangnya O, P(A) = O, dikatkan A adalah kejadian yang mustahil terjadi.2) Jika P(A) = 1, dikatakan A adalah kejadian yang pasti terjadi
Contoh :
Diketahui 3 buah mata uang logam yang identik dilempar bersamaan (serempak).a) Tentukan ruang sampelnya b) A adalah kejadian dengan dua G di atas dan sebuah T di atas. Tentukan kejadian itu!c) Tentukan peluang kejadian A!
Leave a Comment