• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 1
    CommentGo Back
Download
 
III-1
MODUL IIILARIK DAN MATRIKS
3.1
 
Tujuan
Tujuan modul III ini, adalah:
 
Praktikan bisa membuat program sederhana berdasarkan algoritma denganmemakai larik 
 
Praktikan bisa membuat program matriks sederhana berdasarkan algoritmadengan memakai larik 
 
Praktikan dapat membiasakan diri untuk membuat program secara terstruktur.
 
Praktikan memahami algoritma larik dan matriks
3.2
 
Teori3.2.1
 
Larik
Larik atau array adalah struktur data yang menyimpan sekumpulan elemenyang bertipe sama. Setiap elemen diakses langsung melalui indeksnya. Contoh:larik A dengan 8 elemen yang setiap elemennya berisi tinggi badan siswa disebuah sekolah.A1 1582 1593 3424 3245 1236 6457 4528 323
3.2.1.1
 
Mendefinisikan Larik di Dalam Deklarasi
Larik adalah struktur data statik, artinya elemen larik harus sudahdiketahui sebelum program dieksekusi. Jumlah elemen larik tidak dapat diubah,ditambah atau dikurangi selama pelaksanaan program.
 
III-2Mendefinisikan larik di dalam bagian deklarasi berarti:1.
 
Mendefinisikan banyaknya elemen larik, berarti memesan sejumlah tempatdi memori sebanyak elemen larik yang bersangkutan.2.
 
Mendefinisikan tipe elemen larik, dapat berupa tipe sederhanaContoh mendefinisikan larik di dalam bagian deklarasia.
 
Sebagai peubahDeklarasiL : array[1..50] of integerNamamhs : array[‘a’..’d’] of stringNilaiUjian : array[0..50] of realb.
 
Sebagai tipe baruDeklarasiType larikint : array[1..100] of integer {nama tipe baru}P : larikintc.
 
Mendefinisikan ukuran maksimum elemen larik sebagai sebuah konstantaDeklarasiConst nmaks = 1000 {jumlah elemen larik sebagai konstanta}Type larikint : array[1..nmaks] of integerP : larikint
3.2.1.2
 
Pemrosesan Larik
Elemen larik tersusun secara beruntun. Karena itu, elemennya diprosessecara beruntun melalui indeksnya yang terurut. Pemrosesan beruntun pada larik adalah pemrosesan mulai dari elemen pertama larik (yaitu elemen dengan indeksterkecil, berturut-turut pada elemen berikutnya, sampai elemen terakhir dicapai,yaitu elemen dengan indeks terbesar).
Skema umum pemrosesan larik
Algoritma skema_umum_pemrosesan_larik {
memproses setiap elemen larik secara beruntun, mulai dari indeks terkecilsampai indeks terbesar 
}DeklarasiConst Maks = 100 {
banyak elemen larik 
}
 
III-3Type Larikint : array[1..Maks] of integerA : LarikintK : integer {
indeks larik 
}DeskripsiInisialisasi nilaiK
1 {
mulai dari elemen pertama
}While K
NMaks doPemrosesan terhadap A[K]K
K + 1Endwhile{K > NMaks}Terminasi
3.2.1.3
 
Menginisialisasi Larik
Menginisialisasi larik adalah memberikan harga awal untuk seluruhelemen larik. Inisialisasi kadang-kadang diperlukan, misalnya “mengosongkan”elemen larik sebelum dipakai untuk proses tertentu. “Mengosongkan” larik bertipenumeric dapat berupa pengisian elemen larik dengan nol, sedangkan pada larik karakter, “mengosongkan” larik berarti mengisi elemen larik dengan spasi ataukarakter kosong. Nol atau spasi bukanlah satu-satunya nilai yang dipakai untuk kinisialisasi. Permrogram dapat membiarkan nilai lain bergantung padakebutuhan.
Contoh Algoritma 1:
Procedure Inisdengan0(output A : Larikint, input N: integer
 
){
menginisialisasi setiap elemen larik A[1..n] dengan nol}{k.awal: n adalah jumlah elemen efektif larik, nilainya sudah terdefinisi}{k.akhir: seluruh elemen larik A bernilai nol
}DeklarasiK: integer {pencatat indeks larik}DeskripsiFor K
1 to N doA[K]
0EndforAlgoritma Pemroseslarik {pemrogram utama untuk mengisi elemen larik dengan nilai 0}
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
07 / 24 / 2010This doucment made it onto the Rising List!
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...