pengawasan terhadap penjualan ikan yang dilakukan secara sepihak, pakanikan yang sulit didapat, dan ketersediaan benih ikan untuk dibudidayakan.
Rencana Pengembangan Ekonomi Kelautan
Arena percaturan internasional di masa mendatang adalah di kawasanPasifik. Kecenderungan titik episentrum ekonomi dunia berangsur-angsur semakin bergeser dari kawasan
petro-dolar
di Timur Tengah ke kawasanPasifik yang potensial. Seorang pakar futurology, John Hay mengungkapkan :“Atlantik adalah samudra masa lampau, Mediterania (Laut Tengah) adalahsamudra masa kini, dan Pasifik adalah samudra masa depan
(Osean of thefuture)
, dan fenomena ini sudah terasa sekarang (Bengen dan Rizal, 2002).Dan Provinsi Kepri saat ini termasuk kedalam samudera masa depan denganperanan yang lebih penting titambah lagi dengan status
Free Trade Zone
yang disandang oleh beberapa kawasan di Provinsi ini (Batam-Bintan-Karimun). Peluang ini harus dapat diambil dan jangan disia-siakan. Dan salahsatu sektor yang dikembangkan adalah membangun ekonomi yang berbasiskan kepada sumberdaya kelautan. Dahuri (2003), menyatakan peranekonomi sumberdaya kelautan meliputi sektor-sektor : (1) Sektor kegiatanperikanan (perikanan tangkap, perikanan budidaya, industri bioteknologikelautan), (2) Sektor kegiatan pariwisata bahari, Sektor kegiatanpertambangan dan energi (minyak dan gas bumi, pasir laut, sumberdayamineral, sumberdaya energi yang berasal dari dinamika lautan), Sektor kegiatan transportasi laut, Sektor kegiatan industri kelautan, Sektor kegiatan jasa kelautan lainnya (pendidikan, penelitian dan fungsi lingkungan, pulau-pulau kecil, dan benda-benda berharga).Sangat banyak pengembangan ekonomi yang dapat kita lakukan darisektor perikanan khususnya. Tinggal bagaimana para pengambil kebijakandaerah merencanakan secara terperinci arah dari pembangunan perikananini. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai dasar pengambilankebijakan ini, antara lain :1.Pemerintah harus menguatkan hukum kelautan serta mengawal Peraturanyang ditetapkan melalui Undang-Undang Kelautan dimana diatur penataan hukum kelautan baik aspek publik maupun aspek perdata,dalam suatu sistem unifikasi dan kodifikasi nasional denganmemperhatikan hukum internasional yang berlaku dan mengintegrasikanketentuan - ketentuan hukum, materi dari Konvensi-Konvensi Internasionalyang telah diratifikasi. Dan ini harus dilakukan dengan komitmen penuholeh pemerintah, agar berbagai kebuntuan seperti yang dialami olehmasyarakat Batu licin-Tanjung pinang dalam memperoleh keadilan tidakmenemui jalan buntu lagi.2.Pemerintah daerah harus dengan segera menetapkan Rancangan TataRuang Wilayah yang diperuntukkan khusus untuk bidang pengembangansektor perikanan. Dikarnakan sektor ini lebih banyak berorientasi kepadapengembangan makhluk hidup maka isu-isu lingkungan menjadi sangatpenting untuk diperhatikan.3.Pengelolaan Managemen Produksi Perikanan, hal ini diharapkan dapatmencakup berbagai aspek pengembangan budidaya perikanan. Dimulaidari titik awal budidaya yakni perbenihan, pembesaran hingga kepada
Leave a Comment