dikembangkan adalah Kakap Merah dengan harga pasar Rp. 65.000/Kg, atauKakap Putih (
Lates calcarifer
) dengan harga pasar Rp. 60.000/Kg juga layakuntuk dibudidayakan. bahkan untuk beberapa spesies tertentu yang lebihlangka bisa dihargai jauh lebih mahal. Tujuan pangsa pasar khususnyaditujukan untuk konsumsi restaurant-restaurant besar baik dalam maupun luar negeri. Dan ikan jenis Kerapu ini biasanya dieksport dalam keadaan hidup kebeberapa negara tujuan seperti : Singapura, Jepang, Cina, Hongkong,Taiwan, Malaysia bahkan hingga ke Amerika Serikat. Dan bila diperhatikanlebih seksama, maka seluruh praktisi di bidang perikanan akan memilikikesepakatan yang sama, bahwa sektor ini memiliki siklus perputaran ekonomiyang sangat dinamis dan untuk mendapatkan nilai
Break Event Point/
BEP
Value
dari sektor ini akan sangat cepat diperoleh bila dilakukan secaraberkelanjtan dan menuruti kaidah-kaidah CPIB yang baik
.
Namun pertanyaannya adalah apakah sektor ini khususnya di ProvinsiKepulauan Riau dapat melaju mulus tanpa menemui kendala?. Dan bila ada,tentunya kita dituntut untuk mengantisipasi serta melakukan kontrol terhadapberbagai aspek yang dapat menyebabkan kerugian di bidang perikanan.
Kondisi Perikanan di Kepri
Tepat 3 tahun yang lalu, yakni di bulan Februari Tahun 2006,merupakan bulan yang sangat berat bagi masyarakat pembudidaya ikan yangberdomisili di Batu Licin-Tanjung Pinang. Hal ini dikarnakan puluhan ribu ekor ikan Kerapu/
Tiger grouper
ukuran siap konsumsi mengalami kematian secaramassal di lokasi Batu Licin-Tanjung Pinang. Penyebab permasalahan inididuga berasal dari sisa pencucian batuan bauksit yang dibuang begitu sajake lautan tanpa melalui proses AMDAL yang berlaku. Dan sampai saat inimasyarakat pembudidaya masih terus berjuang hingga tahapan kasasi keMahkamah Agung guna mendapatkan kompensasi atas kerugian yang telahmereka alami. Ini merupakan pertaruhan apakan sektor perikanan yangsecara tersirat digambarkan sebagai
The sleeping giant
dapat menaklukkansektor perindustrian dan pertambangan yang notabene merupakan salah satupenyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah Provinsi ini. Daripermasalahan ini dapat disebutkan bahwa Lingkungan sebagai salah satukomponen terpenting dalam keberhasilan produksi perikanan budidaya harusmendapatkan perhatian yang cukup serius.Bila dikaji lebih mendalam, Seorang ahli ekonomi yang berasal dariUniversitas Harvard menyatakan bahwa semakin sebuah negara/daerahbergantung pada sumberdaya alamnya, maka semakin kecil pula lajupertumbuhan ekonominya. Gejala umum ini dalam ilmu ekonomi sumberdayadisebut sebagai Penyakit Belanda (
Dutch Disease
). Istilah ini dikenal padasaat perekonomian Belanda hancur setelah ditemukannya gas lepas pantaiantara tahun 1950 sampai tahun 1960an. Gejala yang sama pernah dialamioleh negara-negara penghasil minyak, seperti : Kuwait, Arab Saudi, BahkanIndonesia yang dikenal sebagai negara penghasil minyak mentah menjadinegara yang sangat bergantung kepada indeks harga jual minyak mentah luar negeri untuk menentukan nilai jual minyak dalam negeri. Ini menjadi sesuatuyang sangat tidak masuk akal. Dan ini tidak lain merupakan wacana berpikir bagi kita yang terlalu terlena untuk terus mengeksploitasi sumber daya alamyang kita ketahui akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat
Leave a Comment