• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
 
POTENSI INVESTASI
PEREKONOMIAN DAERAH
 A.
 
Pertumbuhan Ekonomi dan PDRB
Sejalan dengan kondisiekonomi nasional, kinerjaekonomi Kota Surakarta padatahun 2009 mengalamipeningkatan yaitu sebesar 5.90persen, lebih tinggi dibandingtahun 2008 sebesar 5.69 persen.Pertumbuhan ekonomi Surakartapada tahun 2009 secara agregatcukup dinamis.
 
Sejak terjadinya krisis pada tahun 1997 dan tahun 1998, pertumbuhan ekonomi saatitu menurun drastis sekitar minus 13.93 persen. Namun demikian pada periode 2001sampai 2009, perekonomian Surakarta menunjukan adanya perbaikan yaitu tumbuhberkisar 4 - 6 persen. Berdasarkan PDRB Kota Surakarta pada tahun 2009 atas dasarharga berlaku sebesar 8.880.691,24 juta rupiah dan atas dasar harga konstansebesar 4.817.877,63 juta rupiah, sehingga pada tahun 2008 besaran PDRBSurakarta atas dasar harga berlaku menjadi 2,97 kali dari tahun 2000 dan PDRB atasdasar harga konstan meningkat menjadi 1,61 kali.
 
TahunPDRB Atas dasar Harga Berlaku PDRB Atas dasar Harga Konstan
Jumlah (Juta Rp.) Perkembangan (%) Jumlah (Juta Rp.) Perkembangan (%)
2000
2.990.464,31 100 2.990.464,31 100
2001
3.372.850,36 112,79 3.113.668,99 104,12
2002
3.772.737,68 126,16 3.268.559,64 109,30
2003
4.251.845,59 142,18 3.468.276,94 115,98
2004
4.756.559,53 159,06 3.669.373,54 122,70
2005
5.585.776,84 186,79 3.858.169,67 129,02
2006
6.190.112,55 207 4.067.529,95 136,02
2007
6.909.094,57 231,04 4.304.287,37 143,93
2008
7.901.886,06 264,24 4.549.342,95 152,13
2009
8.880.691,24 296,97 4.817.877,63 161,11
B.
 
Pendapatan Perkapita
Meski belum mencerminkantingkat pemerataan, pendapatanperkapita dapat dijadikan salah satuindikator guna melihat keberhasilanpembangunan perekonomian disuatu wilayah. Perkembanganpendapatan perkapita di KotaSurakarta atas dasar harga berlaku,menunjukan adanya peningkatan daritahun ke tahun.Pada tahun 2000 pendapatan perkapita masih mencapai angka sebesar5.336.870,05 rupiah, tahun 2009 sudah menjadi 14.665.886,47 rupiah atau naik sebesar 10,93 persen dari tahun 2008. Demikian juga pendapatan perkapita atasdasar harga konstan, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir selalu mengalamikenaikan meskipun kenaikannya tidak sebesar harga berlaku.
 
 
POTENSI INVESTASI 2011
 A.
 
Sky Tower Solo Techno Park 
Sky Tower dibangun dengan konsep desain futuristik.Sky Tower memiliki beberapa potensi yang ditawarkankepada para investor potensial, salah satu diantaranyaadalah name-branding dari Sky Tower, selain itu mengingatdari potensi lokasi dan ketinggian Sky Tower dapatdimanfaatkan sebagai advertising-space, transmission-relayuntuk perusahaan telekomunikasi atau multimedia lokalmaupun nasional. Sky Tower memiliki bidang usaha yangditawarkan antara lain : area perkantoran, MeetingIncentive Conference Exhibition (MICE), restoran, bank,pusat pelayanan IT dan data base center, pelayanan jasatelekomunikasi, dan hotel.Lokasi Solo Technopark di Pedaringan, berdekatan dengan kampus UniversitasSebelas Maret (UNS) Surakarta, Taman Satwa Taru Jurug, Pusat PergudanganPedaringan dan berada dalam wilayah pusat vokasi dan inovasi teknologi serta aksesyang mudah dijangkau merupakan lahan milik Pemerintah Kota Surakarta. Sistemkerjasama BOT ( Build, Operate, Transfer ). Nilai Investasi yang ditawarkan Rp.137,262 Miliar.
 
 
 B.
 
Taman Satwa Taru Jurug
Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) adalah obyek wisata yang terletak di tepianSungai Bengawan Solo dengan luas lahan 14 ha, memiliki pemandangan indahdengan berbagai koleksi satwa dan fauna yang dapat dijadikan tempat rekreasi danedukasi bagi para pengunjung. Keberadaan TSTJ sangat berarti bagi masyarakatKota Surakarta dan daerah sekitarnya serta memiliki berbagai potensi yang dapatdikembangkan antara lain : kebun binatang, wisata air Sungai Bengawan Solo,telaga, taman dan arena permainan. TSTJ saat ini memiliki ratusan koleksi binatangdan tanaman. saat ini TSTJ memberikan pemasukan bagi daerah, hingga November2009 pendapatan mencapai Rp. 1,2 miliar. Pada tahun 2010 pendapatan TamanSatwa Taru Jurug mencapai Rp. 2.032 miliar.Pendapatan ini akan bertambah apabila ada perbaikan infrastruktur, taman satwa,wahana permainan dan fasilitas untuk pengunjung. Peluang pemasukan dilihat dariharga tiket masuk untuk dewasa Rp. 6.000,- per orang untuk hari biasa dan Rp.7.000,- per orang pada hari minggu dan Rp. 8.000,- untuk event khusus, belumtermasuk pemasukan dari tiket wahana permainan. Jumlah pengunjung rata- rata300.000 per tahun, berasal dari Solo Raya,Salatiga, Grobogan, KabupatenSemarang, Demak, Jepara, Kudus,Blora, Pati, Rembang, Ngawi,Magetan, Pacitan, Ponorogo,Bojonegoro, Cepu, Tuban danKediri. Lahan merupakan milik Pemerintah Kota Surakarta dikelola Perusda TSTJ. Sistemkerjasama BOT. Nilai Investasiyang ditawarkan Rp. 100 Miliar.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...