Kata Pengantar dari Penulis
Perjalanan sejarah adalah kebalikan dari pribahasa Carlyle—berbahagialahmereka yang mengetahui sejarah—mendalami organisasi perlawanan dari aspek-aspek dukungan politik rakyat, kekuatan ekonomi organisasi, sejarah gerakan dansepak terjang kepemimpinan revolusioner Aceh Merdeka. Studi ini sesungguhnyatelah berlangsung selama lebih dari 5 tahun, dengan ratusan orang-orang yangterwawancarai terlibat dalam Aceh Merdeka sejak tahun 1998. Tentu saja sayamengandalkan pemikiran dan ingatan, sebisa mungkin lebih objektif. Studi inimemang tidak mudah dan terhitung sangat sulit dibutuhkan ‘kesabaran mondial’untuk menulis kembali menata, menyusun, dan mengorganisir setiap ide untuk menjadi suatu rumah pemikiran berteduh sesaat dari hujan yang sedang turun.Dan kemudian menjadi suatu buku permulaan.Terkadang saya mencoba untuk melupakan keegoisan diri denganmenjadikan studi tentang Aceh Merdeka, terutama kepemimpinan Dr. HasanMuhammad di Tiro, sebagai sebuah studi yang tertutup. Itu tidaklah adil bagidunia intelektual di manapun ia berada. Mungkin salah satu aspek militer dan politik, meningkatnya eskalasi konflik dan kekerasan di Aceh adalah minimnyainformasi dan studi tentang kepemimpinanya. Jika hypothesis ini benar berarti belum terlambat mempelajari studi itu. Karena kebutuhan studi ini semata-mata pada kajian intelektual, analisis kritis dan menelaah kembali pemikiran-pemikiranAceh pasca revolusi social (1946), kegagalan pemberontakan Darul Islam (1953-2
Leave a Comment