Tradisi dan budaya merupakan sesuatu kebiasaan masyarakat yangterinstitusionalisasi beserta nilai-nilai yang melingkupi, sehingga lama kelamaanmenjadi standar nilai yang kemudian diterima sebagai tatanan nilai dan “
valuesystem
” suatu masyarakat yang saling mempengaruhi interaksi. Nilai tradisidalam masyarakat secara esensial merupakan tatanan nilai yang selaluberkembang dan sistim nilai tersebut diwariskan dari satu generasi ke generasiselanjutnya, sebagai cara dan pola hidup suatu masyarakat di bentuk dalamsejarah kehidupan dan memiliki validitas tersendiri terhadap setuju atau tidaksetujunya masyarakat.Kebudayaan yang merupakan cara dan pola hidup tidak sama satudengan lainnya, dan mungkin berbeda sekali dalam merespon terhadap sesuatuyang dianggap tabu oleh suatu budaya tetapi sesuatu yang lazim dalam budayamasyarakat lainnya. Misalnya, ketika kita melihat seseorang berciuman distasiun kereta api di Barat sebagai suatu kelaziman, tetapi sesuatu yang aneh biladilakukan di Stasiun Gambir.Hampir setiap bangsa di dunia memiliki identitas dan ciri budaya yangberbeda satu dengan lainnya, diwarisi dan berkembang menurut perubahansejarah, namun pengalaman nenek moyang masing-masing dalammengartikulasi sistem nilai, dan tata cara yang selalu dipengaruhi olehperubahan sosial dan perkembangan lingkungan kehidupan mereka.Ciri dan identitas dan kebiasaan tersebut merupakan khasanah budayayang sesungguhnya memiliki dimensi tersendiri, bukan saja di lihat pada sisiidentitas dalam arti yang sempit, tetapi tradisi dan budaya tersebut memiliki tatahubungan saling mempengaruhi antara nilai, karsa dan karya masyarakat.Perbedaan tradisi dan budaya yang ada dalam suatu masyarakatsesungguhnya merupakan kekayaan khasanah pengetahuan tentangkebudayaan dan juga sebagai bahagian ilmu pengetahuan yang sekarang inidiklasifikasi sebagai studi khusus “
culture
” yakni ilmu sosial untuk memahamitentang pola dan cara hidup suatu individu dan masyarakat yang memuat tatanilai yang memiliki pengaruh dalam interaksi sosial lainnya.Nilai dan norma yang melingkupi pada tradisi dan budaya selalumelahirkan kekuatan yang berpengaruh sebagai “
capital social
” dan mengikatindividu dan masyarakat yang selalu bersandar pada konsep-konsep ideal yangselalu mewarnai dinamika dan interaksi kehidupan sosial, ekonomi, politik, ilmupengetahuan dan lain-lain.Melihat hubungan tradisi dan budaya terhadap konsep-konsep nilai yangmelingkupi suatu masayarakat, namun bukanlah hal yang mudah untuk ditelusuri apalagi untuk memetakan suatu bentuk tradisi masyarakat secarakomprehensif dan ulasan tentang tata hubungan dan sebab-musabab sebuahtradisi muncul ditengah masyarakat.
3
Leave a Comment