budaya tidak memungkinkan itu berkembang.
Apa yang terjadi di Palembang, ada bahan bom yang dirakit. Dengan itu, apaNoordin M Top sekarang cukup leluasa merencanakan serangan?
Kalau kita teliti jujur dan apa adanya seperti di Palembang, belum ada action, hanyasemacam mengumpulkan bahan-bahan, itu kalau benar. Apa yang kita dengar dimedia masa atau pengumpulan senjata, bahan peledak, apalagi katakanlah kelompok Noordin M Top, orang biasa saja melakukan hal itu hari ini bisa, hanya karenakebetulan orang yang memegang, dicurigai ada hubungannya dengan Noordin, maka persoalannya menjadi lain.
Sekarang ini Amrozi akan di eksekusi, apakah benar akan ada semacam balasdendam dari JI "garis keras" jilid dua?
Kalau kita berbicara JI itu sebenarnya tidak ada garis keras dan lunak, JI ya JI.Artinya, kalau ada yang membagi, saya pikir adalah pengamat yang tidak pahammengenai apa yang terjadi di tubuh JI, baik dari pengamat swasta atau yang lain.Adapun ada jilid dua atau ada dendam itu tidak kita kenal dalam ajaran islam, artinya,siapapun yang berkomitmen dengan prinsip dasar ajaran JI tidak mungkin akanmembuat tindakan balas dendam apabila, Amrozi, Mukhlas, Imam Samudra dieksekusi. Sebab, apa yang dilakukan pemerintah terhadap ikhwan bertiga adalahrisiko perjuangan yang kita pahami bersama. Siapapun yang terlibat JI, yang berpegang prinsip JI tidak kenal balas dendam.
Lalu, yang Anda ketahui apakah Noordin M Top masih berada di Indonesia?
Saya tidak tahu persis. Tapi kalau semacam analisa, tempat yang paling aman bagi Noordin saat ini adalah di Indonesia hari ini.
Kenapa aman? sulit dideteksi atau bagaimana?
Pertama, selama berada di Indonesia, kemudian setelah peristiwa belakangan yangmembuat beliau berada di Indonesia, mau keluar dari Indonesia juga tertutup semua.Kalau dia mau aman ada dua tempat, yang pertama di Mindanau dan yang kedua diAfganistan. Sementara ke Afganistan tidak mungkin dan ke Mindanau tidak ada beritanya. Sementara temen yang ada di Mindanau yang dicurigai sebgai bagiantindak kekerasan seperti Abdul Masin dll juga di Mindanau. Jadi kemungkinan besar Noordin ada di Indonesia, masih.
Apakah kemungkinan Noordin di Indonesia dan kemudian yang di Palembangditangkap yang diduga terkait dengan Noordin bisa leluasa melakukan aksinyamereka, terutama menjelang pemilu?
Kalau target 2009, siapapun entah Noordin atau siapa yang mau bergerak ibadah jihad, tidak pernah mentargetkan seperti itu, apakah pemilu atau yang lain yangsifatnya adalah kegiatan politik sementara tidak pernah menjadi ukuran bagi siapaunyang terlibat dalam jihad fisabililillah untuk menjadikannya sebagai target. Kalau ada,
Leave a Comment