Use your Facebook login and see what your friends are reading and sharing.
anfieldadorer's Documents
Giants.htm
GIANTS OF THE BIBLE Page 1 of 21 GIANTS OF THE BIBLE compiled by Dee Finney GIANTS ji'-ants The word appears in the King James Version as the translation of the Hebrew words nephilim ( Gen 6:4; Num 13:33 ); repha'im ( Deut 2:11,20; 3:11,13; Jos 12:4 , etc.); rapha' ( 1Chron 20:4,6,8 ), or raphah ( 2Sam 21:16, 18, 20, 22 ); in one instance of gibbor, literally, "mighty one" ( Job 16:14 ). In the first two cases the Revised Version (British and American) changes "giants" into the Hebrew wor
Category:(not categorized)Reads:16Uploaded:05 / 13 / 2012ShareAdd to collectionembriyotransfer2
Agriculture and Natural Resources FSA3119 Purebred Cattle Series Embryo Transfer in Cattle Tom R. Troxel Professor and Associate Department Head - Animal Science Introduction Embryo transfer is one step in the process of removing one or more embryos from the reproductive tract of a donor female and transferring them to one or more recipient females. Embryos also can be produced in the laboratory via techniques such as in vitro fertilization or somatic cell cloning. But the actual transfer o
Category:(not categorized)Reads:571Uploaded:06 / 12 / 2009ShareAdd to collectionembriyotransfer4
Oklahoma Cooperative Extension Service ANSI-3158 Embryo Transfer in Cattle Glenn Selk Extension Animal Reproduction Specialist Oklahoma Cooperative Extension Fact Sheets are also available on our website at: http://osufacts.okstate.edu History of Embryo Transfer Embryo transfer in cattle has recently gained considerable popularity with seedstock dairy and beef producers. Most of the applicable embryo transfer technology was developed in the 1970s and 1980s; however, the history of the concep
Category:(not categorized)Reads:347Uploaded:06 / 12 / 2009ShareAdd to collectionBUDIDAYA TERNAK LEBAH
TTG BUDIDAYA PETERNAKAN BUDIDAYA TERNAK LEBAH 1. SEJARAH SINGKAT Lebah merupakan insekta penghasil madu yang telah lama dikenal manusia. Sejak zaman purba manusia berburu sarang lebah di goa-goa, di lubang-lubang pohon dan tempat-tempat lain untuk diambil madunya. Lebah juga menghasilkan produk yang yang sangat dibutuhkan untuk dunia kesehatan yaitu royal jelly, pollen, malam (lilin) dan sebagainya. Selanjutnya manusia mulai membudidayakan dengan memakai gelodog kayu dan pada saat ini dengan si
Category:How-To Guides/ManualsReads:5,156Uploaded:06 / 07 / 2009ShareAdd to collectionjangkrik
TTG BUDIDAYA PETERNAKAN BUDIDAYA TERNAK JANGKRIK ( Gryllus mitratus Burm ) 1. SEJARAH SINGKAT Dewasa ini pada masa krisis ekonomi di Indonesia, budidaya jangkrik (Liogryllus Bimaculatus) sangat gencar, begitu juga dengan seminar-seminar yang diadakan dibanyak kota. Kegiatan ini banyak dilakukan mengingat waktu yang dibutuhkan untuk produksi telur yang akan diperdagangkan hanya memerlukan waktu ± 2-4 minggu. Sedangkan untuk produksi jangkrik untuk pakan ikan dan burung maupun untuk diambil te
Category:(not categorized)Reads:5,107Uploaded:05 / 12 / 2009ShareAdd to collectionPengawasan_susu
PENGAWASAN PEREDARAN SUSU I. Pendahuluan Pengawasan merupakan suatu hal yang penting, pada saat pemasaran sebelum sampai kepada tangan terakhir yaitu para konsumen. Pengawasan susu bertujuan untuk memelihara kesehatan susu, sesuai dengan ketentuanketentuan yang berlaku, sehingga dapat dihindarkan timbulnya kerusakan dan penurunan nilai susu sebagai bahan makanan yang sehat. Selain menghindarkan para konsumen dari penularan penyakit melalui susu juga bertujuan untuk menghindarkan kerugian ekonom
Category:(not categorized)Reads:1,019Uploaded:02 / 25 / 2009ShareAdd to collectionPengambilan Sampel Produk Peternakan
TATA CARA PENGAMBILAN CONTOH PRODUK PETERNAKAN I. Pendahuluan Hasil pengujian laboratorium terhadap contoh produk peternakan sangat tergantung pada metode dan tata cara pengambilan contoh serta petugas pengambil produk peternakan. Jika pengambilan contoh dilakukan dengan cara yang tidak benar, maka untuk langkah selanjutnya berupa persiapan contoh/praparasi dan pengujian menjadi tidak akurat. Tata cara pengambilan contoh (sampling) didefinisikan sebagai prosedur tertentu yang diikuti bila suatu
Category:(not categorized)Reads:2,823Uploaded:02 / 25 / 2009ShareAdd to collectionPengambilan Contoh Daging
METODE DAN TATA CARA PENGAMBILAN CONTOH DAGING I. Pendahuluan Hasil pengujian laboratorium terhadap daging dan hasil olahannya sangat tergantung pada perencanaan dan teknik pengambilan, penangangan (pengiriman, penyimpanan) serta persiapan contoh (sampel). Jika pengambilan contoh dilaksanakan dengan cara yang tidak benar, maka langkah selanjutnya berupa preparasi (persiapan) dan pengujian akan sia-sia, membuang waktu dan biaya. II. Kategori Daging Kategori daging dikelompokkan sebagai beriku
Category:(not categorized)Reads:1,848Uploaded:02 / 25 / 2009ShareAdd to collectionpedoman_seleksi_kurban
PEDOMAN SELEKSI DAN PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN Pedoman ini diperuntukan bagi Panitia Pelaksana Penyembelihan Hewan Qurban dan Masyarakat. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan Qurban adalah sebagai berikut : I. Seleksi Hewan Qurban 1. Sehat : • Bulu bersih dan mengkilap • Gemuk dan lincah • Muka cerah • Nafsu makan baik • Lubang kumlah (mulut, mata, hidung, telinga, dan anus) bersih dan normal • Suhu badan normal (±370C) 2. Tidak Catat (pincang, mata buta/picak) dan t
Category:(not categorized)Reads:498Uploaded:02 / 25 / 2009ShareAdd to collectionPedoman Perizinan Dan ran Usaha Peternakan
KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 404/kpts/OT.210/6/2002 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN DAN PENDAFTARAN USAHA PETERNAKAN MENTERI PERTANIAN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka untuk lebih mendorong pertumbuhan dan pengembangan usaha peternakan perlu diambil langkah-langkah untuk menciptakan iklim usaha yang lebih baik di bidang peternakan; b. bahwa sejalan dengan pelaksanaan Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan
Category:(not categorized)Reads:1,023Uploaded:02 / 25 / 2009ShareAdd to collection


