• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
 
PLASTIK SEBAGAI KEMASAN PANGAN
Dalam kehidupan sehari-hari, pangan merupakan salah satu. kebutuhan primermanusia. Seiring dengan perkembangan teknologi, produk pangan pun mengalamiperkembangan, antara lain dari segi teknik pengolahan, pengawetan, pengemasan dandistribusinya. Hal tersebut memungkinkan suatu produk pangan yang dihasilkan di suatutempat dapat diperoleh di tempat lain.Kebanyakan produk pangan yang ada di pasaran telah dikemas sedemikian rupasehingga mempermudah konsumen untuk mengenali serta membawanya. Secaraumum, kemasan pangan merupakan bahan yang digunakan untuk mewadahi dan/ataumembungkus pangan baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung denganpangan.Selain untuk mewadahi/membungkus pangan, kemasan pangan juga mempunyaiberbagai fungsi lain, diantaranya untuk menjaga pangan tetap bersih serta mencegahterjadinya kontaminasi mikroorganisme; menjaga produk dari kerusakan fisik; menjagaproduk dari kerusakan kimiawi (misalnya permeasi gas, kelembaban/uap air);mempermudah pengangkutan dan distrisbusi; mempermudah penyimpanan;memberikan informasi mengenai produk pangan dan instruksi lain pada label;menyeragamkan volume atau berat produk dan membuat tampilan produk lebih menariksekaligus menjadi media promosi.Bahan yang umum digunakan sebagai kemasan pangan antara lain adalah kertas,karton, selofan, kaca/gelas, keramik, logam atau campuran logam dan plastik. Bahan-bahan tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.
Plastik
Plastik banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan manusia, mulai dari keperluanrumah tangga hingga industri. Sebagai kemasan pangan, plastik digunakan mulai dariproses pengolahan pangan hingga pangan siap disantap.Penggunaan plastik sebagai pengemas pangan terutama karena keunggulannya dalamhal bentuknya yang fleksibel sehingga mudah mengikuti bentuk pangan yang dikemas;berbobot ringan; tidak mudah pecah; bersifat transparan/tembus pandang, mudah diberilabel dan dibuat dalam aneka warna, dapat diproduksi secara massal, harga relatifmurah dan terdapat berbagai jenis pilihan bahan dasar plastik.
 
 
Walaupun plastik memiliki banyak keunggulan, terdapat pula kelemahan plastik biladigunakan sebagai kemasan pangan, yaitu jenis tertentu (misalnya PE, PP, PVC) tidaktahan panas, berpotensi melepaskan migran berbahaya yang berasal dari sisa monomerdari polimer dan plastik merupakan bahan yang sulit terbiodegradasi sehingga dapatmencemari lingkungan.Secara garis besar terdapat dua macam plastik, yaitu resin termoplastik dan resintermoset. Resin termoplastik mempunyai sifat dapat diubah bentuknya jika dipanaskan,sedangkan resin termoset hanya dapat dibentuk satu kali saja.Beberapa nama plastik yang umum digunakan adalah HDPE (
High Density Polyethylene)
, LDPE
( Low Density Polyethylene 
), PP (
Polypropylene 
), PVC (
Polyvinyl chloride 
), PS (
Polystryrene 
), dan PC (
Polycarbonate 
). PE (
Polyethylene 
) dan PPmempunyai banyak kesamaan dan sering disebut sebagai
polyolefin.
 Untuk mempermudah proses daur ulang plastik, telah disetujui pemberian kode plastiksecara internasional. Kode tersebut terutama digunakan pada kemasan plastik yang
disposable 
atau sekali pakai.
Kode Plastik dan Contoh PenggunaannyaNomor kode Jenis plastik Keterangan
PET, PETE(
Polyethylene terephthalate 
)
Bersifat jernih dan transparan, kuat,tahan pelarut, kedap gas dan air,melunak pada suhu 80
o
C.
Biasanya digunakan untuk botolminuman, minyak goreng, kecap,sambal, obat.
Tidak untuk air hangat apalagi panas.
Untuk jenis ini, disarankan hanya untuksatu kali penggunaan dan tidak untukmewadahi pangan dengan suhu >60
o
C. HDPE(
High Density Polyethylene 
)
Bersifat keras hingga semifleksibel,tahan terhadap bahan kimia dankelembaban, dapat ditembus gas,permukaan berlilin, buram, mudahdiwarnai, diproses dan dibentuk,
 
 
melunak pada suhu 75
o
C.
Biasanya digunakan untuk botol susucair, jus, minuman, wadah es krim,kantong belanja, obat, tutup plastik.
Disarankan hanya untuk satu kalipenggunaan karena jika digunakanberulang kali dikhawatirkan bahanpenyusunnya lebih mudah bermigrasike dalam pangan.PVC(
Polyvinyl chloride 
)
Plastik ini sulit didaur ulang.
Bersifat lebih tahan terhadap senyawakimia.
Biasanya digunakan untuk botol kecap,botol sambal, baki, plastikpembungkus.
Plastik jenis ini sebaiknya tidak untukmewadahi pangan yang mengandunglemak/minyak, alkohol dan dalamkondisi panas.LDPE(
Low Density Polyethylene 
)
Bahan mudah diproses, kuat, fleksibel,kedap air, tidak jernih tetapi tembuscahaya, melunak pada suhu 70
o
C.
Biasanya digunakan untuk botol madu,wadah yogurt, kantong kresek, plastiktipis.
Plastik ini sebaiknya tidak digunakankontak langsung dengan pangan.PP(
Polypropylene 
)
Ciri-ciri plastik jenis ini biasanyatransparan tetapi tidak jernih atauberawan, keras tetapi fleksibel, kuat,permukaan berlilin, tahan terhadapbahan kimia, panas dan minyak,melunak pada suhu 140
o
C.
Merupakan pilihan bahan plastik yang
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...