Pelaporan Informasi KeuanganProforma
informasi keuangan historis yang bersangkutan dari bagian signifikan entitasyang bergabung.
b.
Laporan keuangan historis entitas (atau, dalam hal penggabungan usaha, bagiansignifikan entitas yang bergabung) yang dipakai sebagai dasar informasi keuanganproforma, telah diaudit atau
di-review.
3
Risiko atestasi akuntan yang berkaitandengan informasi keuangan proforma dipengaruhi oleh lingkup perikatan dengansyarat akuntan memiliki keyakinan atas informasi keuangan historis yangmendasari informasi keuangan proforma tersebut. Oleh karena itu, tingkatkeyakinan yang diberikan oleh akuntan atas informasi keuangan proforma, padatanggal'tertentu atau pada periode tertentu, harus dibatasi pada tingkat keyakinan
yang
diberikan atas laporan keuangan historis (atau, dalam hal penggabunganusaha, tingkat keyakinan terendah yang diberikan atas laporan keuangan historisbagian signifikan entitas yang bergabung). Sebagai contoh, jika laporan keuanganhistoris bagian signifikan entitas yang bergabung telah diaudit pada akhir tahundan telah
di-review
pada tanggal interim, akuntan dapat melaksanakanpemeriksaan atau
review
atas informasi keuangan proforma pada akhir tahun,namun terbatas pada pelaksanaan
review
atas informasi keuangan proforma padatanggal interim.
c.
Akuntan yang melaporkan informasi keuangan proforma harus memilikitingkat pengetahuan memadai tentang praktik akuntansi dan pelaporan bagiansignifikan entitas yang bergabung. Hal ini biasanya diperoleh akuntan yangmengaudit atau
me-review
laporan keuangan historis setiap entitas untuk periodetahunan atau interim yang paling kini yang menjadi dasar penyusunan informasikeuangan proforma. Jika akuntan lain telah melakukan audit atau
review
tersebut,kebutuhan akuntan yang melaporkan informasi keuangan pro-forma untukmemperoleh pemahaman atas praktik akuntansi dan pelaporan entitas tidakberkurang. Akuntan tersebut harus mempertimbangkan apakah, dalam situasitersebut, is dapat memperoleh pengetahuan yang memadai tentang hal tersebutuntuk melaksanakan prosedur yang diperlukan dalam pelaporan informasikeuangan proforma.TUJUAN AKUNTAN
08
Tujuan prosedur pemeriksaan akuntan yang diterapkan terhadap informasikeuangan proforma adalah untuk memberikan keyakinan memadai apakah:
a.
Asumsi manajemen memberikan dasar yang masuk akal untuk menyajikandampak langsung signifikan yang disebabkan oleh transaksi (atau peristiwa) yangbersangkutan.b.Penyesuaian proforma mencerminkan dampak semestinya asumsi tersebut.
3000.3
________________________________ 3
Laporan audit atau
review
akuntan harus mencatumkan (atau memasukkan dengan caramengacu) dalam dokumen yang berisi laporan keuangan proforma.
Review
dapat berupa
review
yang didefinisikan dalam SA Seksi
722
(PSA
73] Informasi Keuangan Interim, untuk perusahaan publik,
atausebagaimana yang didefinisikan dalam SAR Seksi 100 [PSAR No.
01] Kompilasi dan Review Laporan Keuangan,
untuk perusahaan nonpublik.
Add a Comment
This document has made it onto the Rising list!