Vol.5 No.2 (Juli 2010)
J
URNAL
G
ENERIC 1ISSN: 1907-4093 (print) / 2087-9814 (online) © 2010
J
URNAL
G
ENERIC
Abstrak
—Perkembangan teknologi informasi dankomunikasi yang pesat juga telah merambah bidangpendidikan dan pengajaran. Penggunaan pembelajaranberbasis komputer dalam pembelajaran telah diteliti danmemberikan dampak positif dalam pembelajaran. Salah satupembelaajran berbasis komputer yang saat ini masih terusdikembangkan adalah
Intelligent Tutoring System
(ITS) yangdikembangkan untuk mengatasi kelemahan pembelajaranberbasis komputer sebelumnya yang belum memperhatikankeberagaman siswa. ITS merupakan sebuah aplikasi komputeryang dibuat untuk meniru mimik manusia dalam memberikanmateri pengajaran. ITS menggunakan pendekatan one-to-one.ITS merupakan sistem yang cerdas karena memiliki komponenkecerdasan buatan.
Kata Kunci
— ITS, Pembelajaran Berbantuan Komputer
I.
P
ENDAHULUAN
esatnya perkembangan teknologi informasi dankomunikasi atau yang dikenal dengan istilah Informationand Communication Technology (ICT) telah merambahberbagai bidang kehidupan tidak terkecuali bidangpendidikan dan pengajaran (Hartanto, 2002; Lerouge, 2004;Ali, 2004). Berbagai pembelajaran yang berbasiskanteknologi informasi sekarang ini sudah banyak puladimanfaatkan, misalnya pembelajaran berbantuan komputer,(computer based learning), pembelajaran jarak jauh(distance learning), pembelajaran elektronik (e-learning) danlain-lain. Di sisi lain dengan adanya ICT proses belajardapat dilakukan kapan saja tanpa terikat ruang dan waktu(Surjono, 1999).Penguasaan terhadap teknologi informasi dan komunikasimerupakan hal yang sangat penting dalam rangkamenghadapi persaingan global, hal ini disebabkan bahwapada saat ini adalah era informasi. Penguasaan terhadap ICTini perlu diperkenalkan, dipraktikkan dan dikuasai sedinimungkin agar mereka memiliki bekal untuk menyesuaikandiri dalam kehidupan global yang ditandai dengan perubahanyang sangat cepat. Untuk menghadapi perubahan tersebutdiperlukan kemampuan dan kemauan belajar sepanjanghayat dengan cepat dan cerdas. Hasil-hasil teknologiinformasi dan komunikasi banyak membantu manusia untuk
1
Jaidan Jauhari adalah staf pengajar dan peneliti di Jurusan SistemInformasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Sriwijaya, Inderalaya,Ogan Ilir, Sumatera Selatan. (e-mail: jaidan_j@yahoo.com).
2
Mohammad bin Ibrahim adalah profesor di Universitas PendidikanSultan Idris, Malaysia (e-mail: mohamad@upsi.edu.my).
dapat belajar secara cepat (Puskur, 2004).Menurut Rosenberg (dalam Surya, 2006) terdapat limapergeseran dalam proses pembelajaran denganberkembangnya penggunaan teknologi informasi yaitu, daripelatihan ke penampilan, dari ruang kelas ke di mana dankapan saja, dari kertas ke “online” atau saluran, dari fasilitasfisik ke fasilitas jaringan kerja, dari waktu siklus ke waktunyata.Penggunaan internet dalam dunia pendidikan yang palingterkenal adalah e-learning (pembelajaran elektronik).Beberapa perguruan tinggi menggunakan e-learning sebagaipelengkap atau pengganti tatap muka. Menurut Lewis (2002): beberapa perguruan tinggi di luar negeri menyelenggarakankegiatan pembelajaran elektronik sebagai suplemen terhadapmateri pelajaran yang disajikan secara reguler di kelas dan juga sebagai alternatif mahasiswa yang karena sesuatu danlain hal berhalangan mengikuti perkuliahan tatap muka.Dengan e-learning mahasiswa dapat melakukan aktivitasmulai dari mendaftar untuk mengikuti mata kuliah,konsultasi akademik (melalui chating, email, mailing list),pengambilan bahan ajar, pengumpulan tugas-tugas kuliahdan penyerahannya sampai kegiatan evaluasi proses belajarmahasiswa.Demikian juga menurut Suradijono (2004) dari studi-studiyang ada, pembelajaran berbasis komputer (courseware) biladibuat dengan baik terbukti dapat meningkatkan prosesbelajar pada diri seseorang. Pembelajaran berbantuankomputer telah dapat memberikan nuansa yang berbedadalam pembelajaran dalam rangka meningkatkan prestasibelajar dan motivasi (Jauhari, 2009). Walaupun telah banyakdigunakan dalam pembelajaran, tetapi kekurangan darisistem-sistem tersebut, adalah bahwa pembelajaran tersebuttidak memperhatikan keragaman dari kemampuan pesertaajar (penggunanya) secara individual (Skykes, 2003;Permana, 2005; Keles, 2009). Padahal masing-masingindividu memiliki perbedaan dalam kemampuan, daya serapdan motivasi dalam belajar yang merupakan suatukenyataan yang tidak bisa dipungkiri (Ammar, 2010;Stankov, 2008). Sistem pembelajaran cerdas (
Intelligent Tutoring System
) menyempurnakan kelemahan tersebutdengan memperhatikan kemampuan siswa, dan mengajarkanmateri sesuai dengan kemampuannya (Murray, 1999;Ramachandran, 2000; He, 2009).
Intelligent Tutoring System
(ITS) merupakan sebuahaplikasi komputer yang dapat meniru mimik manusia ketikamemberikan pengajaran (Sedlmeier, 2004; Ramachandran,2000). Salah satu kelebihan ITS dibanding pengajaran
Intelligent Tutoring System
sebagai UpayaInovatif dalam Pembelajaran untukPembelajaran Berbantuan Komputer
Jaidan Jauhari
1
and Mohammad bin Ibrahim
2
P
Leave a Comment