detector yang memiliki respon tinggi pulsa yang berbanding lurus terhadap energiradionuklida yang dideteksi.4. Sistem instrumentasi yang digunakan haruslah memiliki unjuk kerja yang bagus meliputilow noise, linear, akurasi tinggi, respon energi linear, sensitivitas yang tinggi, bandwidthlebar
Radiofarmaka
Radiofarmaka yang banyak digunakan adalah Tc-99m. Penggunaannya berkembangpesat sejak tahun 1961, karena ditunjang oleh beberapa kelebihan sifat inti radionuklida tersebutyakni : pemancar gamma murni dan tunggal, energinya memadai untuk deteksi (140 keV) danumur paruhnya pendek, yaitu 6 jam. Beberapa contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:1) Tc-99m sulfur koloid, untuk pemeriksaan jantung, hati dan limpa.2) Tc-99m diethylenetriamine pentaacetic acid (DTPA), untuk pemeriksaan otak.3) Tc-99m sodium tripoliphospate (STPP), untuk penatahan tulang.Radionuklida 1-123 juga banyak dipilih untuk
imaging
Merupakan pemancar gammadengan umur paruh 13 jam, sehingga sangat cocok untuk studi dalam waktu yang tidak terlalupendek. Imaging dengan kamera gamma cukup jelas karena energi gamma yang dipancarkanoptimal yaitu 159 keV. Keuntungan lain ialah mudah berikatan dengan antibodi, sehingga sangatbaik untuk menanda antibodi pada pelacakan kanker.
I.2 Batasan Masalah
Ruang lingkup pada pembuatan makalah ini dibatasi pada aplikasi Kamera Gamma dalambidang kedokteran nuklir serta jenis - jenis kamera gamma lain yang dijelaskan secara singkat.
Leave a Comment