Oleh :Ahmad Sanusi NasutionMorfologi BungaBunga merupakan organ generatif tanaman, hal itu disebabkan, melalui bunga akan berlanjut regenerasi tanaman baru sehingga tanaman selalu eksis dari waktu ke waktu.Menurut Ashari (2004) Bunga terbagi menjadi dua golongan yaitu bunga lengkap(hermaphrodite dan complete flower) dan bunga tidak lengkap (incomplete flower).Pengertian lengkap atau tidak lengkapnya bunga ditinjau dari adanya bunga jantan dan bunga betina dalam sekuntum bunga, atau juga dilihat berdasarkan berfungsi atautidaknya masing-masing organ tersebut.Dalam menyiasati pemberdayaan bunga perlu diketahui sifat-sifat morfologi bunga, yangdiamati bentu dan ukuran serta letak bunga, warna, bau dan jumlah benag sari serta adatidaknya madu. Disampin itu perlu diperhatikan apakah bungahermafrodit,uniseksual,berumah satu atau berumah dua. Ciri morfologi tiap organ yangmenyusun bunga pada umumnya telah beradaptasi terhadap penyerbuknya. (Sutarnodkk,1997).PembungaanProses pembungaan mengandung sejumlah tahap penting, yang semuanya harus berhasildilangsungkan untuk memperoleh hasil akhir yaitu biji. Proses pembungaan tanamanterutama pada tanaman tahunan adalah sangat kompleks. Secara fisiologis proses pembungaan ini masih sulit dimengerti, hal ini disebabkan kurangnya informasi yangtersedia. Dalam perkembangannya, proses pembungaan ini meliputi beberapa tahap dansemua tahap harus dilalui dengan baik agar dapat menghasilkan panen tinggi(Ashari,1998).Menurut Elisa (2004) tahapan dari pembungaan meliputi :1.Induksi bunga (evokasi)Adalah tahap pertama dari proses pembungaan, yaitu suatu tahap ketika meristemvegetatif diprogram untuk mulai berubah menjadi meristem reproduktif.Terjadi di dalam sel.Dapat dideteksi secara kimiawi dari peningkatan sintesis asam nukleat dan protein,yang dibutuhkan dalam pembelahan dan diferensiasi sel.2. Inisiasi bungaAdalah tahap ketika perubahan morfologis menjadi bentuk kuncup reproduktif mulaidapat terdeteksi secara makroskopis untuk pertama kalinya.Transisi dari tunas vegetatif menjadi kuncup reproduktif ini dapat dideteksi dari perubahan bentuk maupun ukuran kuncup, serta proses-proses selanjutnya yang mulaimembentuk organ-organ reproduktif.Menurut Ashari (1998) tanaman keras ternyata mempunyai periode inisiasi dan pembungaan yang sangat beragam. Pada umumnya periode antara inisiasi dan pembungaan berkaitan dengan sifat tumbuhnya yang juga dipengaruhi oleh iklim.Kebanyakan tanaman tropis dan subtropis mempunyai periode inisiasi bunga dan antesisyang sangat singkat.3. Perkembangan kuncup bunga menuju anthesis (bunga mekar)Ditandai dengan terjadinya diferensiasi bagian-bagian bunga.
Leave a Comment