BAB IIPEMBAHASAN
1
.Sejarah Pondok Pesantren
Terus terang, tak banyak referensi yang menjelaskan tentang kapan pondok pesantren pertama berdiri dan bagaimana perkembangannya pada zaman permulaan.Bahkan istilah
pondok pesntren, kiai
dan
santri
masih di perselisihkan.Menurut Manfred Ziemek, kata
pondok
bedrasal dari kata
funduq
(Arab) yang berarti ruang tidur atau wisma sederhana, karena pondok memang merupakan tempat penampungan sederhana bagi para pelajar yang jauh dari tempat asalnya. Sedangkan kat
pesantren
berasal dari kata
santri
yang di imbuhi awalan
pe-
dan akhiran
–an
yang berartimenunjukkan tempat, maka artinya adalah tempat para santri. Terkadang juga di anggapsebagai gabungan kata
sant
(manusia baik) dengan suku kata
tra
(suka menolong),sehingga kata
pesantren
dapat berarti tempat pendidikan manusia baik-baik. Sedangkanmenurut Geertz, pengertian pesantren di turunkan dari bahasa India
shastri
artinya ilmuanhindu yang pandai menulis, maksudnya, pesantren adalah tempat bagi orang-orang yang pandai membaca dan menulis.Terlepas dari itu, karena yang di maksudkan dengan istilah
pesantren
dalam pembahasan ini adalah sebuah lembaga pendidikan dan pengembangan agama islam diTanah Air (khususnya jawa) di mulai dan di bawa oleh wali songo, maka model pesantrndi pulau jawa juga mulai berdiri dan berkembang bersamaan dengan zaman wali songo.Karena itu tidak berlebihan bila di katakan pondok pesantren yang pertama didirikanadalah pondok pesantren yang didirikan oleh Syekh Maulana Malik Ibrahim atau SyekhMaulana Maghribi.Kedudukan dan fungsi pesantren saat itu belum sebesar dan sekomplek sekarang.Pada awal, pesantren hanya berfungsi sebagai alat islamisasi dan sekaligus memadukantiga unsur pendidikan, yakni ibadah: untuk menanamkan iman, tabligh untuk menyebarkan ilmu, dan amal untuk mewujudkan kegiatan kemasyarakatan dalamkehidupan sehari-hariPondok pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang diperkenalkan di Jawasekitar 500 tahun yang lalu. Sejak saat itu, lembaga pesantren tersebut telah mengalami banyak perubahan dan memainkan berbagai macam peran dalam masyarakat Indonesia.
Add a Comment