• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Universitas Islam Negeri Sunan KalijagaFakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir Hadits Yogyakarta
KHAZANAH ISLAMISASI ILMU
Makalah ini disusun guna memenuhi salah satu tugasmata Kuliah:
Filsafat Ilmu
Dosen pengampu:
Bapak Fachruddin Faiz
Disusun Oleh:
Ali Farhan(08530007)
 JURUSAN TAFSIR HADITSFAKULTAS USHULUDDINUNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN
Islamisasi IlmuAli Farhan
1
 
Universitas Islam Negeri Sunan KalijagaFakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir Hadits Yogyakarta
KALIJAGA YOGYAKARTA2009
BAB IPENDAHULUAN
Islam diyakini sebagai sebuah agama yang memperhatikan seluruh kebutuhanumat manusia. Termasuk di dalamnya dorongan untuk menuntut ilmu. Dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan,umat Islam pernah menhalami kejayaan pada masakekhalifahan Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah. Demikiannya juga kehadiranuniversitas Islam semisal Universitas al Azhar di Kairo didorong oleh semangatmenuntut ilmu. Namun setelah serangan Hulaghu Khan pada abad ke-13 Islam mengalamikemunduran. Beberapa saat setelah itu,dengan semangat kemodernan danrasionalitas,Barat sebagai representasi kawasan Kristen mengalami kemajuan pesatdalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan ini menurut umat Islamternyata tidak diimbangi dengan agama dan spiritualitas yang baik. Barat diduga telahmeninggalkan etika kemanusiaan dalam memajukan ilmu pengetahuan. Tidaheran,ilmu pengetahuan pada akhirnya ditunggangi oleh kepentingan kolonialismedan kapitalisme.Pada sisi lain, umat Islam mulai menyadari ketertinggalannya dalam ilmu pengetahuan, terutama dalam hal yang menyangkut kebutuhan praktis manusia. Untuk urusan ini, umat Islam dapat menerima Barat tetapi sesuatu yang tidak patut ditiruadalah keterlepasan ilmu Barat dengan nilai-nilai agama,terutama pasca “perang”supremasi ilmu dan geraja era modern (abad ke-17 M). Hal ini mendorong ilmuwanmuslim untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis agama.Gagasan Islamisasi ilmu di kalangan pemikir Muslim merupakan programepistemologi dalam rangka membangun (kembali) peradaban Islam.
Islamisasi IlmuAli Farhan
2
 
Universitas Islam Negeri Sunan KalijagaFakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir Hadits Yogyakarta
BAB IIPEMBAHASAN1. Definisi Islamisasi ilmu dan sejarahnya.
Islamisasi adalah ”pembebasan manusia, mulai dari magic, mitos animismedan tradisi kebudayaan kebangsaan, dan dari penguasaan sekuler atas akal dan bahasanya
(Syed Muhammad Naquib Al Attas)
1
Pengislaman Ilmu atau Islamisasi ilmu adalah wacana yang tak kunjung selesaidiperdebatkan oleh sebagian pemikir Islam. Dalam bahasa Arab Islamisasi ilmudisebut sebagai “Islamiyyat al-Ma’rifat” dan dalam bahasa Inggris disebut sebagai“Islamization of Knowledge”. Dalam Islam, ilmu merupakan perkara yang amat penting malahan menuntut ilmu diwajibkan semenjak lahir hingga ke liang lahad.Ayat al-Quran yang pertama yang diturunkan berkaitan dengan ilmu yaitu surahal-’Alaq ayat 1-5. Menurut ajaran Islam, ilmu tidak bebas nilai-sebagaimana yangdikembangkan ilmuan Barat--akan tetapi sarat nilai, dalam Islam ilmu dipandanguniversal dan tidak ada pemisahan antara ilmu-ilmu dalam Islam.Oleh kerana itu,sejarah dalam dunia ilmu Islam dahulu telah melahirkan ulamayang terkemuka yang dapat menguasai ilmu-ilmu “duniadan “akhirat”. Mereka berusaha menyeimbangkan ide-ide besar dalam tamadun yang lain dengan ajaranagama Islam. Ini dapat dilihat sebagai contoh seperti al-Kindi,Ibnu Sina,al-Ghazali,dan lain-lain. Mereka berusaha mengetengahkan beberapa ide dasar danmempertemukan ilmu “luar“ dengan ajaran Islam. Perbedaannya,mereka tidak mengunakan istilah “pengislaman Ilmu” kala itu kerana pada saat itu umat Islam begitu cemerlang dalam ilmu pengetahuan.Sesungguhnya usaha pengislaman ilmu ini telah terjadi sejak zamanRasulullah SAW dan para sahabat pada saat turunnya al-Quran dalam bahasa Arab.1
 
, diakses pada 25 Maret2009
Islamisasi IlmuAli Farhan
3
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...