スクール
革命
wrote by
di LA
@ dila-no-nikki.livejournal.com
(SAFE, BOA-INDO, THE GRACE-INDO, TVXQ-INDO, SUJUNESIA, WONDERLAND INDO, etc)
"Heee, Boa no senpai ka..." lalu Soonuk-nii turun ke bawah.Yuchun-senpai pasti mencariku. Pasti mau bicara dengan Jaejung-senpai. Haruskah akumenemuinya?"Ah... niichan..." aku melihat Soonuk-niichan menghampiri Yuchun senpai dan berbicara serius.Yuchun senpai memakai seragam sekolah. Setelah mereka selesai, Yuchun-senpai membungkuk danberbalik pergi. Sebelum pergi, aku punya perasaan dia menoleh ke arahku. Apa Jaejung-senpaibenar-benar tidak apa-apa?"Niichan, nani ga hanashi?Tadi kalian ngobrol apa?" tanyaku pada Soonuk-nii."Ah, bukan apa-apa. Dia cuma minta barang-barang Jaejung dikirim ke rumah Yunho. Tapi karena diadan teman-temannya sedang sibuk, dia minta pihak sini yang mengantarkan. Kamu antar gih barang-barangnya," suruh niichan.Apa? Aku disuruh mengantar barang-barang senpai? Apa itu hanya untuk membuatku pergi bertemuJaejung-senpai?Aku berjalan menuju kamar tamu yang dipinjamkan kepada Jaejung-senpai.Heee, mechakucha da... berantakan sekali.Yappa otoko da.Dasar cowok.Ah, shikatanai...apa boleh buat, aku akan
merapikannya.Areee, senpai no kamera wa inai...kamera senpai tidak ada... Apa dia bawa? Tidakheran sih kalau dia bawa. Dia kan cinta banget sama kameranya, kemana-mana dibawa. Aku punmelanjutkan mengepak barang senpai. Yosh, semua sudah masuk tas.Ja doushiyo?Apa aku harus ke rumah Yunho-senpai sekarang?Aku melihat jam tanganku. Hm, jam 10. Pasti sekarang senpai-tachi ada di sekolah, ikut remidial, jadiaku tidak perlu bertemu mereka. Yosh! Aku akan meletakkan barang-barang senpai, lalu langsungpulang. Aku bergegas ke kamar dan memakai topi."Niichan, aku ke rumah Yunho-senpai dulu, mau mengantar barang," pamitku. "Itterasshai...""Ittekimasu. Ki o tsukete..."Aku mengetuk pintu tiga kali. Hhh, apakah aku ke sini sebenarnya karena aku ingin melihat Jaejung-senpai? Aku mengetuk lagi."Haaai," respon suara dari dalam. Beberapa detik kemudian pintu dibuka."Ah, Yunho-senpai no imouto?Adik Yunho-senpai?" tanyaku pada anak kecil itu. Dia mengangguk."Ada perlu apa?" tanyanya."Anooo,aku boleh titip sesuatu?" tanyaku. Dia mengangguk lagi. "E tooo... Jaejung-senpai wa koko
ni, desho?Dia ada di sini kan? Aku titip barang-barangnya, ya."Aku menyerahkan tas Jaejung-senpai."Tidak masuk dulu? Tapi Jaejung-niichan sedang sakit, dari tadi malam tidak bangun," kata adikYunho-senpai."Ah, iie.Aku buru-buru," kataku sambil tersenyum. Dia mengangguk-angguk."Ano, Boa-neesan..." panggilnya. Aku tidak heran mengapa dia tahu namaku. "Apa benar neesanbertengkar dengan Lina-san dan Jaejung-niichan?"
Add a Comment