• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
女の男の子
 wrote by
di LA
@ dila-no-nikki.livejournal.com
(SAFE, BOA-INDO, THE GRACE-INDO, TVXQ-INDO, SUJUNESIA, WONDERLAND INDO, etc)
Title:
女の男の子
 /
Onna no Otoko no Ko / Boys and GirlsAuthor: Dila (di LA —SAFE, BoA-Indo, Sujunesia, TVXQ-Indo—)Rating: PG-15Pairing: Boa
♥ Jaejoong
Location: JapanCast: Boa, TVXQ, YuiCameo: Meisa Kuroki, Tablo (Epik High), Iwasa MayuukoLength: seriesGenre: romance, school dramaLanguage: Indonesian, Japanese (a little)A/N: The title was taken from Yuko Ogura’s song , which used for School Rumble’s soundtrack.
 
女の男の子
 wrote by
di LA
@ dila-no-nikki.livejournal.com
(SAFE, BOA-INDO, THE GRACE-INDO, TVXQ-INDO, SUJUNESIA, WONDERLAND INDO, etc)
CHAPTER 9
Aku menahan tangannya.“ Suware yo,duduklah… aku akan menceritakan semuanya…” 
Aku tidak menyangka akan menceritakan ini pada orang lain selain Yunho. Lebih dari itu,bahkan aku tidak akan menyangka kalau aku akan menyukai perempuan.“Boa, kau pasti belum pernah bertemu ibuku kan?” tanyaku.“Tentu saja. Kamu pernah bilang kalau ibumu sudah meninggal. Ojisan juga cuma tersenyumkalau aku tanya tentang ibumu,” kata Boa.(A/N : Ojisan=paman. Maksudnya ayahnya Jaejung) Jitsu wa…sebenarnya… sebenarnya tidak begitu,” kataku.Chotto,tunggu, apa ini ada hubungannya tentang alasan kenapa kamu benci perempuan?”tanya Boa.“Sangat erat hubungannya.Jitsu wa ore… okaasan ga kirai.Sebenarnya aku benci ibuku. Itulahyang membuatku benci semua perempuan. Kau tau? Aku ini anak yang tidak diinginkan,” kataku.“Jaejung-kun! Jangan bicara seperti itu!”Demo sore wa jijitsu da…tapi itulah kenyataannya. Dari kecil tidak ada yang merawatku. Waktuoyaji bekerja keras, wanita itu malah pacaran dengan laki-laki lain. Bahkan membawa laki-lakiitu ke dalam rumah. Memakai pakaian seksi, mengambili uang dari pria dengan menjualtubuhnya, sama sekali tidak memperhatikanku. Bahkan aku yakin dia pasti lupa kalau akuadalah anaknya. Alasan kenapa aku masih bertahan adalah untuk membantu oyaji. Dan ketikaaku berumur 5 tahun, wanita itu pergi dari rumah. Ketika oyaji bertanya dia mau ke mana, diamalah melempar rokoknya ke muka oyaji dan berkata, ‘Ini hidupku. Terserah aku mau ke mana.’Sama sekali tidak punya sifat keibuan!Chuugaku no toki ni,waktu SMP, oyaji pergi ke Hokkaido untuk bekerja. Dia bersikerasmenyuruhku tinggal sendirian di sini. Karena rumah kami terlalu besar, oyaji menyewakanapartemen ini. Dan di sinilah aku tinggal.“Selama itulah aku benci perempuan. Dari kecil aku hanya melihat perempuan yang seperti itu.Aku menganggap semua perempuan seperti dia. Aku sudah berusaha menghilangkan penyakitini. Aku sudah berusaha untuk tidak menganggap semua perempuan seperti itu. Tapi setiap akumengenal seorang perempuan lebih dalam, aku selalu teringat akan dia. Padahal aku tahu tidaksemua perempuan seperti itu. Tapi tetap saja aku tidak bisa menyukai perempuan. Nah itulah…kau bisa menebak sendiri kan detilnya seperti apa?” aku menarik napas panjang.Suasana hening. Boa memandangiku dengan tatapan prihatin. Sejenak kemudian, Boamenyandarkan diri ke sofa.“Kau juga belum tahu tentang aku kan?” tanya Boa. Aku menoleh padanya. Tidak menyangkadia juga akan bercerita.“Sebenarnya aku 10 tahun di USA,” kata Boa sambil tersenyum.Naniii?Apaaa???Maji kai?Benarkah?” “Hm-hm,” Boa mengangguk. “5 tahun di Jepang, lalu ke USA sampai umur 15 tahun. Kembali keJepang dan tinggal di Hokkaido sampai beberapa bulan yang lalu,” kata Boa sambil melipat jarinya satu-satu. Aku merasa kalau dia berusaha mencairkan suasana. Hahaha,baka! “Heee… pantas saja logatmu aneh. Aku pikir itu logat Hokkaido. Ah!!! Sekarang semuanyaterpecahkan!!!” kataku sambil menepuk dahi. “Pertama, aku begitu heran orang Hokkaido punyastyle yang bagus. Kedua, begitu masuk kamu langsung jadi yang paling pintar di sekolah. Ketiga,
 
女の男の子
 wrote by
di LA
@ dila-no-nikki.livejournal.com
(SAFE, BOA-INDO, THE GRACE-INDO, TVXQ-INDO, SUJUNESIA, WONDERLAND INDO, etc)
Bahasa Inggrismu memang bagus dan fasih, lalu… dance-mu juga pantas saja keren!” katakusambil melipat jari satu-satu. Boa hanya tersenyum.Arigato,” ucapnya.Selama beberapa detik, kami hanya saling pandang.“Ceritaku belum selesai…” kataku.“Eh?”“Bertahun-tahun aku merasa biasa saja hidup tanpa perempuan. Tapi… beberapa bulan yanglalu ada yang merubah hidupku.Sou, omae da.Ya, kamulah yang merubahnya. Aku inginmenghindari perempuan seperti biasa, tapi kali ini tidak bisa. Aku tidak akan pernah melawanperintah oyaji. Dan perintahnya jelas. ‘Tinggallah bersama perempuan itu’. Awalnya aku merasakau mirip sekali dengan okaasan. Tapi setelah lama aku mengamatimu, aku mulai terbiasa,bahkan tertarik padamu.“Awalnya aku pikir, itu karena aku sudah terbiasa tinggal bersamamu. Aku pikir misalnyaperempuan yang tinggal bersamaku bukan kamu, aku akan tetap tertarik padanya. Tapi akusalah. Aku mencoba mendekati Yui, aku terbiasa dengannya, tapi aku tidak merasakan getaranyang aku rasakan ketika dekat denganmu.Sou, ore wa omae no koto ga suki da…aku sukakamu,” aku mengakhiri ceritaku dengan memegang tangan kirinya yang dingin.“Jaejung-kun…”“Sudah lama aku merasakannya, tapi aku takut. Aku terlalu takut untuk menyukai wanita,”kataku. “Demo ore wakatta,sekarang aku sudah mengerti. Aku tidak bisa menghindari perasaanini.Boa, omae no kotae wa?Jawabanmu?”A, anooo…“Tolong berikan jawabanmu sekarang. Aku ingin kejelasan.Suki na no? Kirai na no?Apa kamumenyukaiku? Apa kamu membenciku? Kenapa kamu bercerita pada Yunho kalau kau pernahberciuman denganku?” tanyaku tak sabar.ATARIMAE DESHOU?!TENTU SAJA!” kata Boa keras. “Atashi wa Jaejung ga suki dakara…  itu karena aku suka kamu…” kata Boa sambil memandang mataku.Hontou?Benarkah?” tanyaku pelan.Hontou da yo…” kata Boa serius.Aku memandang matanya. Aku tahu dia serius. Di matanya hanya ada aku, begitu juga dimataku. Hanya ada sosok cantik berambut panjang itu.Mou ichido kikitai yo…aku ingin mendengarnya sekali lagi…” kataku sambil mendekati Boa.Atashi Jaejung ga suki…aku suka Jaejung…” kata Boa.Kikoenai…tidak dengar…” bisikku sambil mendorong Boa sampai terbaring di sofa.
I like you, Jaejung…
Tangan dingin Boa memegang lenganku.
More…
Aku menyibak rambut panjang yang tersangkut di wajahnya.
I need you, Jaejung…
Boa mengalungkan tangannya ke leherku. Aku bisa mendengar napasnya.
More…
Kini jarak kami hanya beberapa inchi. Mungkin Boa bisa merasakan detak jantungku.
I love you, Jaejung…
Boa menutup matanya.
I see…
Aku sudah mau menciumnya ketika…TOK TOK TOK!!!
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...