女の男の子
wrote by
di LA
@ dila-no-nikki.livejournal.com
(SAFE, BOA-INDO, THE GRACE-INDO, TVXQ-INDO, SUJUNESIA, WONDERLAND INDO, etc)
sini, sampai hafal tempat gelas dan piring. Aku hanya geleng-geleng kepala dan menutup pintukembali. Setelah itu kami makan bersama sambil menonton televisi. Kami sudah biasa sepertiini. Walaupun aku makan di kamar, atau aku makan sambil membaca, tidak ada yangmelarangku. Makanya aku suka kebebasan."Jaejung..." panggil Yunho sehabis makan."Hm?""Sono koto wa yarisugi dayo...bukannya kamu berlebihan…""Nani ga?Apanya?""Kamu terlalu dingin terhadap perempuan," kata Yunho. Aku sudah terlalu bosan dengan topikini. Bisa tidak sih mereka membiarkan aku seperti ini saja?"Sore wa nanda?Lalu?" kataku."Kamu belum pernah mendekati mereka. Kamu belum pernah berdampingan dengan mereka.Kamu tidak mengerti mereka. Karena setiap mereka mendekatimu kamu selalu menjauh,"ceramah Yunho."Sou da yo, Jaejung-kun...benar tuh…" timpal Junsu."Ck... omaetachi wa kankenai...tidak ada hubungannya dengan kalian kan… ini bukan urusan
kalian…" kataku sambil memandang televisi."Nani 'kankenai' te? Oretachi wa nakama darou?Tidak ada hubungan? Kita teman kan?" kataYuchun."Hai, hai...iya, iya…" balasku santai."YABAI!!! Jaejung-kun, boku kaero.GAWAT! Jaejung, aku pulang dulu. Aku tadi bilang otousankalau aku membelikannya rokok. Pasti dia khawatir aku pulang selarut ini," kata Changminsambil melihat jam.Aku tertawa. "Baka... jaa, mata ashita...dasar bodoh. Ya sudah, sampai besok ya!""Osh! Mata ashita!Sampai besok!"Setelah itu mereka pulang satu persatu.Hora, sore de ii yo. Lihat, aku baik-baik saja tanpa perempuan. Aku punya teman-teman.Ore wahitori janai.Aku tidak sendirian.Aku berjalan masuk dan melewati sebuah kamar kosong.Oyaji no heya. Ya, itu kamar oyaji.Sudah dua bulan dia tidak pulang.Genki ka naa oyaji...Apa oyaji baik-baik saja ya?
女の男の子
Pagi ini aku berangkat seperti biasa. Memang segalanya berjalan seperti biasa. Aku lebih sukamenjalani hidup seperti biasa. Walaupun orang bilang hidupku monoton, menurutku inilahkehidupan idealku. Hanya gadis-gadis itu yang membuatku terganggu. Aku terutama sangatbenci pada perempuan yang suka mengumbar tubuhnya. Walau teman-temanku sangat sukamenonton cheerleader atau dancer, aku tidak suka melihat mereka. Perempuan seharusnyatidak mau direndahkan seperti itu.Maa ii.Sudahlah, itu hanya pendapatku."Yo, Jaejung..." sapa Yuchun sambil menepuk bahuku dari belakang."Osh...""Kyouwa dou?Bagaimana hari ini?""Dou iu imi?Apa maksudmu?""Doyobi, dayo, doyobi!!!Sabtu, tauk! Sabtu! Kita kan bisa ke karaoke atau makan-makan diluar,"kata Yuchun. "Sore de...lalu…goukon...”(A/N : goukon adalah group date, kencan antara
beberapa cowok dan cewek dengan tujuan cari pacar, jadi beda dengan kencan sama pacar^^.Kalo di Indo nyebutnya ‘kopi darat’ gitu deh)"Goukon???""Mochiron!!!Tentu saja! Ini juga demi kamu. Biar kamu lebih toleran sama perempuan," kataYuchun. "Dou?Bagaimana?""Shi n demo IIA'!!!Mati pun aku NGGAK MAU!!!" jawabku.
Leave a Comment