• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Kado Pernikahan146
 
Bab 10
MM
aassaa--mmaassaaPPeennggaanniinnB Baauu 
asa pengantin baru barangkali sama pentingnya dengan malam pertama.Masa ini istri Anda sangat sensitif. Perasaannya sangat peka. Apalagikalau ia masih gadis. Begitu juga suami, sekalipun perasaan laki-lakikonon tak sehalus perasaan wanita, ia akan peka. Karena keduanya sangat sensitif,maka ibarat negatif film yang belum dicuci, ia mudah terbakar. Kalau terbakar,hanguslah potret yang telah dibidik dengan sangat hati-hati itu.Masa ini memang sangat peka. Kehancuran ikatan suci pernikahan, kadangbermula dari masa-masa pengantin baru yang tak terlewati dengan baik. Apalagi jikasalah satu atau keduanya telah membawa perasaan yang negatif ketika memasukipernikahan, goresan luka yang perih akan mudah terjadi. Di sinilah kita melihat lebihdalam lagi hikmah di balik pesan Nabi Saw. agar memurahkan mahar danmemudahkan nikah. Di sinilah kita melihat bahwa hikmah di balik pesan-pesan Nabitak cukup jika hanya ditulis dalam satu bab panjang seperti pada bab
"Di ManakahWanita-wanita Barakah Itu?"
. Di sinilah kita melihat bahwa masa-masa ketika prosessedang berlangsung terasa sangat penting.Tetapi karena akad nikah telah berlangsung dan malam
 zafaf 
telah lewat, makamarilah kita teruskan pembicaraan kita tentang masa-masa pengantin baru. Soalindahnya masa yang penuh cerita ini, tak perlu saya tulis. Anda sudah tahu sendiri.Lagi pula indahnya masa pengantin baru itu lebih enak dialami daripada dipelajari.Karena itu lebih baik kita memahami masalah-masalah yang lebih penting berkenaandengan masa pengantin baru ini.
 
 
Kado Pernikahan147
Pertama
, jangan lupa menemani istri Anda. Sediakan waktu khusus untuknya.Lebih-lebih jika ini merupakan pernikahan kedua dalam rangka
matsna
(poligami),maka Anda perlu sekali memperhatikan. Jangan abaikan haknya untuk tinggalbersama Anda dan menghabiskan masa-masa yang khusus untuk Anda berdua itu.Tentang berapa lama Anda harus tinggal bersama istri Anda ini, mari kita simak Anas(bin Malik) r.a. riwayat Abu Qilabah yang berkata:
Khath ArabTermasuk sunnah bagi (seseorang) jika menikahi (lagi) seorang gadis, setelahdia mempunyai istri, dia bermukim padanya selama tujuh hari, lalu mengadakan pembagian. Apabila menikahi seorang janda, dia berhak untuk bermukim padanyaselama tiga hari (tiga malam), kemudian barulah mengadakan pembagian (waktu).
 (Selanjutnya) Abu Qilabah berkata, "Jika aku mau, pasti aku mengatakan bahwaAnas r.a. me
marfu' 
kan berita
(atsar)
tersebut kepada Rasulullah Saw."
(HRBukhari).
 Selama masa pengantin baru ini, sebaiknya suami lebih banyak menghabiskanwaktu untuk menemani istri, sehingga istri memiliki kesempatan untuk mulai belajarber
taba'ul
(mengurus dan melayani) kepada suami dengan baik dan sesuai dengansuami. Sebaliknya, suami bisa belajar mengenal istri. Yang dimaksud denganmengenal istri boleh jadi berkait-erat dengan persoalan-persoalan psikis, termasuk yang bersangkutan dengan bagaimana ia dibesarkan keluarganya, sehingga suamidapat memahami perbedaan sikap istri dan menerima apa yang bisa diterima. Tetapimengenal istri boleh jadi bersangkutan dengan hal-hal yang kelihatan kecil dansepele, misalnya makanan kesukaan istri.Berkenaan dengan masalah yang disebut terakhir ini, boleh jadi sebagian orangmenganggap sepele
(ah, rumah tangga kok cuma ngurusi soal makanan)
. Tetapimenyepelekan masalah yang sepele ini, bisa memicu ketidakpuasan suami-istri.Mereka merasa diabaikan. Jika ini terus berlanjut, percekcokan bisa timbul.Pentingnya memperhatikan persoalan yang dianggap sepele itu tidak berartimelupakan soal-soal yang lebih penting. Sebab di atas itu semua, masalah yang palingberpengaruh memang orientasi. Pernikahan Hari Moekti adalah contoh yang tepatuntuk menggambarkan bahwa orientasi masing-masing sangat mempengaruhikebahagiaan pernikahan. Ketika Kang Hari masih menjadi rocker, pernikahannyasering diwarnai ketidakpuasan dan ketegangan-ketegangan. Akan tetapi setelahmenemukan Islam, mereka mendapati keluarganya penuh kebahagiaan.
1
 Salah satu masalah penting yang perlu dicatat dari perjalanan keluarga HariMoekti adalah soal perubahan orientasi keluarga yang ikut mempengaruhikebahagiaan pernikahan mereka. Ketika Kang Hari telah menemukan Islam, iamenemukan cara pandang yang sama sekali baru tentang istri, tentang bagaimana
 
Kado Pernikahan148
bersikap dan memuliakan istri, tentang bagaimana memandang kehidupan, sertatentang tujuan hidup yang semuanya berpulang kepada Allah.
2
 
Wallahu A'lam bishawab.
Semoga kita berkesempatan untuk menemukan Islamsebelum kita meninggal.
 
Singkat cerita, masa pengantin baru sangat peka. Dan seperti yang dinasehatkanoleh Ummul Mukminin 'Aisyah
radhiyallahu 'anha
, tergantung pribadi masing-masing untuk memperoleh kemuliaannya.---
... Di sinilah kita melihat lebih dalam lagihikmah di balik pesan Nabi Saw.agar memurahkan mahar dan memudahkan nikah.Di sinilah kita melihathikmah di balik pesan-pesan Nabi ....
---
 
Lalu apa yang bisa kita lakukan pada masa-masa pengantin baru?
Wallahu A'lambishawab.
Selebihnya, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada Anda.Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Belajar Mendampingi Suami
Anda barangkali geli dengan sub judul ini. Tetapi kita menghadapi kenyataanbahwa para wanita usia nikah di zaman kita umumnya tidak memperoleh pendidikanmemadai tentang bagaimana mendampingi suami. Sama halnya dengan suami merekayang pada umumnya tidak sempat mendapat pendidikan tentang bagaimana menjadisuami sebagaimana yang diterima oleh orangtua mereka dulu. Sebabnya sederhana,sebagian besar dari generasi usia nikah maupun keluarga baru di zaman kitaumumnya menghabiskan masa kecil hingga masa dewasa di sekolah-sekolah formalsaja. Mereka tidak memperoleh pengalaman dan pendidikan mengenai peran-peransosial maupun peran keluarga dari lingkungan, katakanlah dari masjid dan pesantren.Bahkan, mereka juga tidak mendapatkan pengalaman itu dari keluarga --komunitasterdekat yang sebenarnya paling memungkinkan untuk memberi pengalaman kepadaanak.Jika pada generasi orangtua, suami-istri memasuki pernikahan dengan membawabekal ilmu berumah-tangga yang mereka peroleh dari pesantren atau mushalla, makapada generasi kita tidak seperti itu. Kita memasuki pernikahan dengan tangan kosong;
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...