Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
6Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
zpt

zpt

Ratings: (0)|Views: 904|Likes:
Published by Aris Handrian

More info:

Published by: Aris Handrian on Jul 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/13/2012

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang
Pembangunan pertanian di Indonesia saat ini dan selanjutnya harus dilakukan denganpenerapan teknologi baru seperti bioteknologi dan penggunaan zat pengatur tumbuh.Masalahnya sekarang , mampukah kita menyeleksi teknologi baru ini yang sesuai dengankeadaan Indonesia dalam rangka menunjang pembangunan pertanian yang tangguh danberkelanjutan. Konsep zat pengatur tumbuh diawali dengan konsep hormon tanaman.Hormon tanaman adalah senyawa-senyawa organik tanaman yang dalam konsentrasiyang rendah mempengaruhi proses-proses fisiologis. Proses-proses fisiologis ini terutamatentang proses pertumbuhan, differensiasi dan perkembangan tanaman. Proses-proses lainseperti pengenalan tanaman, pembukaan stomata, translokasi dan serapan hara dipengaruhioleh hormon tanaman. Hormon tanaman kadang-kadang juga disebut fitohormon, tetapiistilah ini lebih jarang digunakan. Istilah hormon ini berasal dari bahasa Gerika yang berartipembawa pesan kimiawi (Chemical messenger) yang mula-mula dipergunakan pada fisiologihewan. Dengan berkembangnya pengetahuan biokimia dan dengan majunya industri kimiamaka ditemukan banyak senyawa-senya-wa yang mempunyai pengaruh fisiologis yangserupa dengan hormon tanaman. Senyawa-senyawa sintetik ini pada umumnya dikenaldengan nama zat pengatur tumbuh tanaman (ZPT = Plant Growth Regulator). Tentangsenyawa hormon tanaman dan zat pengatur tumbuh, Moore (2) mencirikannya sebagaiberikut :1. Fitohormon atau hormon tanaman ada-lah senyawa organik bukan nutrisi yang aktif dalam jumlah kecil (< 1mM) yang disintesis pada bagian tertentu, pada umumnya ditranslokasikankebagian lain tanaman dimana senyawa tersebut, menghasilkan suatu tanggapan secarabiokimia, fisiologis dan morfologis.2. Zat Pengatur Tumbuh adalah senyawa organik bukan nutrisi yang dalam konsentrasirendah (< 1 mM) mendorong, menghambat atau secara kualitatif mengubah pertumbuhan danperkembangan tanaman.
 
2
3. Inhibitor adalah senyawa organik yang menghambat pertumbuhan secara umum dan tidak ada selang konsentrasi yang dapat mendorong pertumbuhan. Pertumbuhan, perkembangan,dan pergerakan tumbuhan dikendalikan beberapa golongan zat yang secara umum dikenalsebagai hormon tumbuhan atau fitohormon. Penggunaan istilah "hormon" sendirimenggunakan analogi fungsi hormon pada hewan; dan, sebagaimana pada hewan, hormon juga dihasilkan dalam jumlah yang sangat sedikit di dalam sel. Beberapa ahli berkeberatandengan istilah ini karena fungsi beberapa hormon tertentu tumbuhan (hormon endogen,dihasilkan sendiri oleh individu yang bersangkutan) dapat diganti dengan pemberian zat-zattertentu dari luar, misalnya dengan penyemprotan (hormon eksogen, diberikan dari luarsistem individu). Mereka lebih suka menggunakan istilah zat pengatur tumbuh(bahasaInggris plant growth regulator). Hormon tumbuhan merupakan bagian dari proses regulasigenetik dan berfungsi sebagai prekursor. Rangsangan lingkungan memicu terbentuknyahormon tumbuhan. Bila konsentrasi hormon telah mencapai tingkat tertentu, sejumlah genyang semula tidak aktif akan mulai ekspresi. Dari sudut pandang evolusi, hormon tumbuhanmerupakan bagian dari proses adaptasi dan pertahanan diri tumbuh-tumbuhan untuk mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya.Retardan. Cathey (1975) mendefinisikan retar dan sebagai suatu senyawa organik yang menghambat perpanjangan batang, meningkatkan warna hijau daun, dan secara tidak langsung mem-pengaruhi pembungaan tanpa menyebabkan pertumbuhan yang abnormal.Sinyal kimia interseluler untuk pertama kali ditemukan pada tumbuhan. Konsentrasi yangsangat rendah dari senyawa kimia tertentu yang diproduksi oleh tanaman dapat memacu ataumenghambat pertumbuhan atau diferensiasi pada berbagai macam sel-sel tumbuhan dan dapatmengendalikan perkembangan bagian-bagian yang berbeda pada tumbuhan. Denganmenganalogikan senyawa kimia yang terdapat pada hewan yang disekresi oleh kelenjar kealiran darah yang dapat mempengaruhi perkembangan bagian-bagian yang berbeda padatubuh, sinyal kimia pada tumbuhan disebut hormon pertumbuhan. Namun, beberapa ilmuwanmemberikan definisi yang lebih terperinci terhadap istilah hormon yaitu senyawa kimia yangdisekresi oleh suatu organ atau jaringan yang dapat mempengaruhi organ atau jaringan laindengan cara khusus. Berbeda dengan yang diproduksi oleh hewan senyawa kimia padatumbuhan sering mempengaruhi sel-sel yang juga penghasil senyawa tersebut disampingmempengaruhi sel lainnya, sehingga senyawa-senyawa tersebut disebut dengan zat pengaturtumbuh untuk membedakannya dengan hormon yang diangkut secara sistemik atau sinyal jarak jauh.
 
3
1.1.1 Lima tipe utama ZPT
Ahli biologi tumbuhan telah mengidentifikasi 5 tipe utama ZPT yaitu auksin,sitokinin,giberelin, asam absisat dan etilen. Tiap kelompok ZPT dapat menghasilkanbeberapa pengaruh yaitu kelima kelompok ZPT mempengaruhi pertumbuhan, namun hanya 4dari 5 kelompok ZPT tersebut yang mempengaruhi perkembangan tumbuhan yaitu dalam haldiferensiasi sel.Seperti halnya hewan, tumbuhan memproduksi ZPT dalam jumlah yangsangat sedikit, akan tetapi jumlah yang sedikit ini mampu mempengaruhi sel target. ZPTmenstimulasi pertumbuhan dengan memberi isyarat kepada sel target untuk membelah ataumemanjang, beberapa ZPT menghambat pertumbuhan dengan cara menghambat pembelahanatau pemanjangan sel. Sebagian besar molekul ZPT dapat mempengaruhi metabolisme danperkembangan sel-sel tumbuhan. ZPT melakukan ini dengan cara mempengaruhi lintasansinyal tranduksi pada sel target. Pada tumbuhan seperti halnya pada hewan, lintasan inimenyebabkan respon selular seperti mengekspresikan suatu gen, menghambat ataumengaktivasi enzim, atau mengubah membran.Pengaruh dari suatu ZPT bergantung padaspesies tumbuhan, situs aksi ZPT pada tumbuhan, tahap perkembangan tumbuhan dankonsentrasi ZPT. Satu ZPT tidak bekerja sendiri dalam mempengaruhi pertumbuhan danperkembangan tumbuhan, pada umumnya keseimbangan konsentrasi dari beberapa ZPT-lahyang akan mengontrol pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.ZPT FUNGSINYA TEMPATDIHASILKANDANLOKASINYA PADATUMBUHAN
Auksin
Mempengaruhi pertambahan panjang batang,pertumbuhan, diferensiasi dan percabanganakar; perkembangan buah; dominansi apikal;fototropisme dan geotropisme.Meristem apikal tunasujung, daunmuda, embrio dalambiji.
Sitokinin
Mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasiakar; mendorong pembelahan sel danpertumbuhan secara umum, mendorongperkecambahan; dan menunda penuaan.Pada akar, embriodan buah, berpindah dari akarke organlain.
Giberelin
Mendorong perkembangan biji, perkembangan Meristem apikal tunas

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->