Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Masteran Laporan Mineral Optik

Masteran Laporan Mineral Optik

Ratings: (0)|Views: 155 |Likes:
Published by fathia_baiti

More info:

Published by: fathia_baiti on Jul 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

 
BAB IIIHASIL DESKRIPSI
1.1No. Preparat G-27
1.
Deskripsi Nikol Sejajar (PPL)
Warna:KuningUkuran:2 mmBentuk:EuhedralBelahan:1 arahPecahan:Ada (Banyak)Inklusi:AdaRelief:SedangPleokroisme:Monokroi
2.
Deskripsi Nikol Bersilang (XPL)
Gelapan:Ada,Sudut Gelapan:Kembaran:-Sudut Kembaran:-Warna Interferensi:Hijau (Orde 2) – Merah Muda (Orde 4)TRO:Adisi ( + ), Length SlowGambar:
Nikol Sejajar Nikol Bersilang
Gambar 3.1 Nikol Sejajar G-27Gambar 3.2 Nikol Bersilang G-27
Nama Mineral: Olivine
BAB IVPEMBAHASAN
1.2No. Preparat G-27
1
 
Pengamatan pada preparat nomor G-72 dengan nikol sejajar didapatkan bahwa warna mineral adalah kuning. Mineral tersebut memiliki ukuran ± 2milimeter (mm). Mineral ini memiliki bentuk euhedral karena secarakeseluruhan batas – batas mineralnya dibatasi oleh bidang kristalnya sendiri.Memiliki belahan 1 arah dan juga terdapat pecahan dengan jumlah yang cukup banyak. Mineral ini memiliki mineral lain yang bersifat sebagai mineral pengotor ataupun terbentuk bersamaan dengan terbentuknya mineral ini.Mineral tersebut disebut inklusi. Reliefnya sedang karena batas antara mineralini dengan mineral lain sebagian tampak jelas dan sebagian lagi tampak tidak  jelas sebagai garis yang berwarna hitam. Ketika meja obyek diputar, tampak terjadinya satu perubahan warna pada mineral ini sehingga mineral inimemiliki pleokroisme monokroik.Pengamatan selanjutnya adalah pengamatan dengan menggunakan nikol bersilang, prinsip dari pengamatan nikol bersilang adalah pengamatan denganmenggunakan analisator dan polarisator diletakkan secara tegak lurus. Denganmenggunakan pengamatan ini cahaya yang masuk akan diserap secarasempurna oleh analisator dan polarisator sehingga warna mineral akan tampak  berbeda dengan pengamatan tanpa nikol.Pada pengamatan dengan menggunakan nikol bersilang dapat dilihatgelapan mineral, Gelapan ini terjadi karena sinar yang masuk ke mineral akantertahan oleh mineral tersebut sehingga sinar tidak akan sampai ke mata pengamat. Gelapan ini muncul ketika mineral diputar sehingga cahaya bergetasearah dengan sumbu tertentu. Sudut gelapan adalah sudut yang dibentuketika mineral mencapai terang maksimum dan gelap maksimum. Mineral inimemiliki sudut gelapan. Karena memiliki gelapan maka mineral ini tidamemiliki kembaran. Tanda rentang optiknya (TRO) adalah adisi (positif)dengan sign of elongation adalah length slow artinya sinar yang masuk kemineral ketika melewati sumbu terpanjang (c) merupakan sinar yang bergerak secara lambat dapat diketahui dari warna interferensinya yaitu dari warna hijauorde II ke warna merah muda orde IV.
2
 
Berdasarkan uraian data diatas maka dapat disimpulkan bahwa mineralini adalah mineral
olivine
.
1.3No. Preparat G-29
Pengamatan pada preparat nomor G-29 dengan nikol sejajar didapatkan bahwa warna mineral adalah
colorless.
Warna tersebut merupakan warna yangmengindikasikan bahwa mineral mengandung sifat kimia asam atau merupakanmineral
 felsic.
Mineral tersebut memiliki ukuran 1 milimeter (mm). Mineral inimemiliki bentuk subhedral, karena secara keseluruhan batas – batas mineralnyahanya sebagian yang dibatasi oleh bidang kristalnya sendiri. Memiliki belahan1 arah dan pecahan yang tidak teratur atau disebut juga dengan subkonkoidaldengan jumlah yang hanya sedikit. Mineral ini memiliki mineral lain yang bersifat sebagai mineral pengotor ataupun terbentuk bersamaan denganterbentuknya mineral ini. Mineral tersebut disebut inklusi. Inklusinya adalahmineral opak yakni mineral berwarna hitam yang tidak tembus cahaya.Reliefnya rendah karena batas antara mineral ini dengan mineral lain tampak tidak jelas sebagai garis yang berwarna hitam. Ketika meja obyek diputar,tampak terjadinya satu perubahan warna pada mineral ini sehingga mineral inimemiliki pleokroisme monokroik.Pengamatan selanjutnya adalah pengamatan dengan menggunakan nikol bersilang, prinsip dari pengamatan nikol bersilang adalah pengamatan denganmenggunakan analisator dan polarisator diletakkan secara tegak lurus. Denganmenggunakan pengamatan ini cahaya yang masuk akan diserap secarasempurna oleh analisator dan polarisator sehingga warna mineral akan tampak  berbeda dengan pengamatan tanpa nikol.Pada pengamatan dengan menggunakan nikol bersilang dapat dilihatgelapan mineral, Gelapan ini terjadi karena sinar yang masuk ke mineral akantertahan oleh mineral tersebut sehingga sinar tidak akan sampai ke mata pengamat. Gelapan ini muncul ketika mineral diputar sehingga cahaya bergetar searah dengan sumbu tertentu. Gelapan dalam mineral ini adalah gelapan
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->