Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Regresi Berganda & Dummy Dependent Variabel

Analisis Regresi Berganda & Dummy Dependent Variabel

Ratings: (0)|Views: 447 |Likes:
Published by Ilham Nugroho

More info:

Published by: Ilham Nugroho on Jul 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2014

pdf

text

original

 
Ilham Nugroho 09104401011
BAB IPENDAHULUAN1.1 Peran Koperasi Bagi Ekonomi Rakyat
Pembangunan koperasi mengalami kemajuan yang cukup mengembirakan jikadiukur dengan jumlah koperasi, jumlah anggota, aktiva dan volume usaha. Pada masasekarang secara umum koperasi mengalami perkembangan usaha dan kelembagaanyang mengairahkan. Namun demikian, koperasi masih memiliki berbagai kendala untuk pengembangannya sebagai badan usaha. Hal ini perlu memperoleh perhatian dalampembangunan usaha koperasi pada masa mendatang. Peran koperasi dalamperekonomian Indonesia paling tidak dapat dilihat dari: (1) kedudukannya sebagaipemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor, (2) penyedia lapangan kerjayang terbesar, (3) pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal danpemberdayaan masyarakat, (4) pencipta pasar baru dan sumber inovasi, serta (5)sumbangannya dalam menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor. Perankoperasi, usaha mikro, kecil dan menengah sangat strategis dalam perekonomiannasional, sehingga perlu menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional pada masamendatang. Pemberdayaan koperasi secara tersktuktur dan berkelanjutan diharapkanakan mampu menyelaraskan struktur perekonomian nasional, mempercepatpertumbuhan ekonomi nasional, mengurangi tingkat pengangguran terbuka,menurunkan tingkat kemiskinan, mendinamisasi sektor riil, dan memperbaikipemerataan pendapatan masyarakat. Pemberdayaan koperasi juga akan meningkatkanpencapaian sasaran di bidang pendidikan, kesehatan, dan indikator kesejahteraanmasyarakat Indonesia lainnya.Perkembangan koperasi secara nasional di masa datang diperkirakan menunjukkanpeningkatan yang signifikan namun masih lemah secara kualitas. Untuk itu diperlukankomiten yang kuat untuk membangun koperasi yang mampu menolong dirinya sendirisesuai dengan jatidiri koperasi. Hanya koperasi yang berkembang melalui praktek melaksanakan nilai koperasi yang akan mampu bertahan dan mampu memberikanmanfaat bagi anggotanya. Prospek koperasi pada masa datang dapat dilihat daribanyaknya jumlah koperasi, jumlah anggota dan jumlah manajer, jumlahmodal,volume usaha dan besarnya SHU yang telah dihimpun koperasi,
 
sangatprospektif untuk dikembangkan.
 
Untuk memberdayakan koperasi baik yang sudahberjalan dan tidak aktif perlu dibangun sistem pendidikan yang terorgniser dan harusdilaksanakan secara konsesten untuk mengembangkan organisasi, usaha dan mampubersaing dengan pelaku usaha lainnya.Inilah salah satu nilai koperasi yang tidak adapada organisasi lain yang perlu terus dilaksanakan dan dikembangkan.Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa fungsi danperan koperasi sebagai berikut: a)Membangun dan mengembangkan potensi dankemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya. b)Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. c)Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan
 
Ilham Nugroho 09104401012
perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko-gurunya. d) Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional, yang merupakan usahabersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. e)Mengembangkan kreativitas dan membangun jiwa berorganisasi bagi para pelajarbangsa.Sulit mewujudkan keamanan yang sejati, jika masyarakat hidup dalam kemiskinandan tingkat pengangguran yang tinggi. Sulit mewujudkan demokrasi yang sejati, jikaterjadi ketimpangan ekonomi di masyarakat, serta sulit mewujudkan keadilan hukum jika ketimpangan penguasaan sumberdaya produktif masih sangat nyata. Jika Koperasimampu mengimplementasikan jati dirinya, koperasi akan mandiri, mampu bersaingdengan kekuatan ekonomi lainnya ,mampu memproduksi produk yang sesuai dengankebutuhan pasar di dalam dan luar negeri. Dilihat dari dasar hukum yang tertuangdalam Undang-Undang 1945, Koperasi memperoleh hak untuk hidup danperkembangan di Indonesia. Koperasi yang sudah dibangun selama ini juga jumlahnyasudah cukup besar. Jumlah ini merupakan aset yang harus dipelihara dan diberdayakanagar dapat berkembang membantu pemerintah untuk memerangi kemiskinan danmenyediakan lapangan kerja. Jika sekarang masih banyak koperasi yang tumbuhbelum mampu mencapai tujuan bersama anggotanya,mereka harus diberdayakanmelalui pendidikan. Pendidikan adalah usaha sadar untuk meningkatkan kemampuanmemahami jati diri dan menerapkannya. Disinilah peranan pihak ketiga termasuk pemerintah untuk dapat membangun mereka mencapai tujuannya baik sebagaimediator,fasilitator maupun sebagai kordinator.Dengan demikian pembangunan koperasi perlu diteruskan, karena pembangunanadalah proses, memerlukan waktu dan ketekunan serta konsistensi dalampelaksanaan,berkesinambungan untuk mengatasi semua masalah yang muncul sepertimasalah kemiskinan , jumlah pengangguran. yang semakin banyak. Perkembangankoperasi secara nasional di masa datang diperkirakan menunjukkan peningkatan yangsignifikan namun masih lemah secara kualitas. Untuk itu diperlukan komiten yang kuatuntuk membangun koperasi yang mampu menolong dirinya sendiri sesuai dengan jatidiri koperasi. Hanya koperasi yang berkembang melalui praktek melaksanakan nilaikoperasi yang akan mampu bertahan dan mampu memberikan manfaat bagianggotanya. Prospek koperasi pada masa datang dapat dilihat dari banyaknya jumlahkoperasi, jumlah anggota dan jumlah manajer, jumlah modal,volume usaha danbesarnya SHU yang telah dihimpun koperasi,
 
sangat prosfektif untuk dikembangkan.
 
Model pengembangan koperasi pada masa datang yang ditawarkan adalah mengadobsikoperasi yang berhasil seperti Koperasi Kredit, Koperasi simpan pinjam dan lainnyadan Model Pengembangan Pemecahan Masalah sesuai dengan kondisi koperasi sepertipenataan kelembagaan koperasi yang tidak aktif dan koperasi aktif tidak melaksanakanRAT. Untuk memberdayakan koperasi baik yang sudah berjalan dan tidak aktif perludibangun sistem pendidikan yang terorgniser dan harus dilaksanakan secara konsestenuntuk mengembangkan organisasi, usaha dan mampu bersaing dengan pelaku usahalainnya.Inilah salah satu nilai koperasi yang tidak ada pada organisasi lain yang perluterus dilaksanakan dan dikembangkan.
 
Ilham Nugroho 09104401013
1.2 Tujuan
1.
 
Mahasiswa mampu mengetahui, memahami serta mengaplikasikan analisis regresidummy dependent variabel dengan model LPM (linear probability model) danmodel logit2.
 
Mahasiswa mampu menggunakan analisis regresi dummy dependent variabeldengan model LPM (linear probability model) dan model logit pada peran koperasibagi ekonomi rakyat.3.
 
Mahasiswa mampu mengintepretasikan suatu hasil analisis software SPSS menegnaianalisis regresi dummy dependent variabel dengan model LPM (linear probabilitymodel) dan model logit.
 

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Intan Fitria Ani liked this
Intan Fitria Ani liked this
Ayu Lestari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->