Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
materi penyuluhan olahraga untuk Diabetes Melitus

materi penyuluhan olahraga untuk Diabetes Melitus

Ratings: (0)|Views: 142 |Likes:
Published by HPN-HPN

More info:

Published by: HPN-HPN on Jul 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2013

pdf

text

original

 
1
MATERI PENYULUHANA.
 
PENGERTIAN OLAHRAGA/LATIHAN JASMANI PADA DIABETESMELITUS
Latihan jasmani/aktivitas fisik adalah setiap pergerakan tubuh akibat aktivitas otot-otot skeletal yang mengakibatkan pengeluaran energi.
(Kristanti, 2002).
B.
 
MANFAAT OLAHRAGA BAGI KLIEN DIABETES MELITUS
1.
 
Menurunkan kadar gula darah
 
2.
 
Mencegah kegemukan
 
3.
 
Menurunkan lemak darah (kolesterol)
 
4.
 
Mencegah tekanan darah tinggi
 
5.
 
Mengurangi resiko penyakit jantung koroner
 
6.
 
Meningkatkan kualitas hidup dan kemampuan kerja.
(Nabyl, 2009)
 C.
 
PRINSIP LATIHAN JASMANI PADA DM
Prinsip olah raga pada DM sama saja dengan prinsip olahraga secara umum, yaitumemenuhi hal berikut ini (F.I.T.T) :Frekuensi : Jumlah olah raga perminggu yang dilakukan secara teraturIntensitas : Ringan dan sedangTime (durasi) : 30
 – 
60 menitTipe (jenis) : Olahraga endurance (aerobic) unuk meningkatkan kemampuankardiorespirasi seperti jalan, jogging, berenang, dan bersepeda.
(Ilyas, 2009)
D.
 
JENIS LATIHAN JASMANI
Jenis olahraga yang baik untuk pengidap DM adalah olah raga yang memperbaikikesegaran jasmani. Oleh karena itu harus dipilih jenis olah raga yang memperbaikisemua komponen kesegaran jasmani yaitu yang memenuhi ketahanan, kekuatan,kelenturan tubuh, keseimbangan, ketangkasan, tenaga dan kecepatan.
 
2
Contoh jenis-jenis olahraga yang di anjurkan utuk penderita DM, adalah :1.
 
Jogging2.
 
Senam aerobik 3.
 
Bersepeda4.
 
Berenang5.
 
Jalan santai6.
 
Senam kesehatan jasmani (SKJ)Jenis olah raga yang tersebut di atas adalah olah raga yang bersifat :1.
 
ContinueLatihan yang diberikan harus berkesinambungan, dilakukan terus menerus tanpaberhenti.Contoh : bila dipilih jogging 30 menit, maka selama 30 menit pengidapmelakukan jogging tanpa istirahat.2.
 
RhythmicalLatihan olah raga harus dipilih yang berirama, yaitu otot-otot berkontraksi danrelaksasi secara teratur.Contoh : latihan ritmis adalah jalan kaki, jogging, berenang, bersepeda,mendayung.3.
 
IntensityLatihan olah raga yang dilakukan selang seling antara gerak cepat dan lambat.Misalnya, jalan cepat diselingi jalan lambat, jogging diselingi jalan. Dengankegiatan yang bergantian pengidap dapat bernafas dengan lega tanpamenghentikan latihan sama sekali.4.
 
ProgressiveLatihan yang dilakukan harus berangsur-angsur dari sedikit ke latihan yang lebihberat, secara bertahap. Jadi beban latihan olah raga dinaikan sedikit demi sedikitsesuai dengan pencapaian latihan sebelumnya.5.
 
EnduranceLatihan daya tahan tubuh memperbaiki system kardiovaskuler. Oleh karena itusebelum ikut program latihan olah raga, terhadap pengidap harus dilakukanpemeriksaan kardiovaskuler.
 
3
E.
 
APLIKASI LATIHAN JASMANI
 
1.
 
Pemanasan (Warming Up)
 Mengurangi kemungkinan terjadinya akibat berolahraga. Lama pemanasan cukup5-10 menit.
2.
 
Latihan Inti (Conditioning)
 Pada tahap ini denyut nadi di usahakan mencapai target tekanan darah normal agarlatihan benar-benar bermanfaat. Bila target normal tidak tercapai maka latihantidak bermanfaat, bila melebihi normal akan menimbulkan resiko yang tidak diinginkan.
3.
 
Pendinginan (Cooling-Down)
 Pendinginan dilakukan untuk mencegah terjadinya penimbunan asam laktat yangdapat menimbulkan rasa nyeri pada otot, pusing, sesudah berolah raga. Lamapendinginan kurang lebih 5-10 menit hingga denyut nadi mendekati denyut nadiistirahat.
4.
 
Peregangan (Stretching)
 Untuk melemaskan dan melenturkan otot-otot yang masih teregang.
(Ilyas, 2007)
F.
 
RISIKO OLAHRAGA/LATIHAN JASMANI DAN CARA MENCEGAHNYABAGI KLIEN DIABETES
1.
 
Memperburuk kadar gula darah.
 
Hal ini dapat terjadi jika dilakukannya olahraga berat, latihan beban, dan olahragakontak (tinju,yudo).Sebaiknya olahraga yang dilakukan adalah jenis olahraga yang ringan, seperti jogging, bersepeda.2.
 
Hipoglikemia akibat olahraga.Monitor kadar gula darah dan siapkan makanan kecil (permen). Maka hindarilahpemberian insulin dibagian tubuh yang aktif (berikan insulin di abdomen atauperut), juga kurangi dosis insulin sebelum berolahraga.Tanda-tanda hipoglikemia adalah wajah pucat, penurunan kesadaran. Untuk menghindari hipoglikemia adalah sediakan makanan kecil seperti permen, roti(sediaan karbohidrat)3.
 
Gangguan pada kaki.Sebaiknya pasien menggunakan sepatu yang sesuai dan usahakan agar kaki selalubersih serta kering. Hal ini mencegah kaki klien dari luka pada saat olahraga.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->