PCplus
3
LOMBA NGE-
HACK
NAVER INDONESIA
plusAktual
RCeC:
BELAJAR E-COMMERCERSAMBIL DAPAT GAJI
No.29/II/15 Mei 2001
ARTIFICIAL ELECTRONIC NOSE:
TEROBOSAN BARU FASILKOM UI
Keterbukaan yangmerupakan falsafah awalpengembangan Internet,dalam perkembangannya justru menjadi salah satukelemahannya. Keterbukaanini mengakibatkan rentannyakeamanan jaringan Internet.“Pencurian” yang terjadi didunia
cyber
memang tidakselalu menyebabkan“kehilangan” data atauinformasi, tetapi dapatmengakibatkan kerugian uangdan waktu yang amat besar.Itu terungkap pada seminarbertemakan Sistem PengamananJaringan yang bertempat dilantai dasar Wisma BisnisIndonesia, 5 Mei lalu. Hadirsebagai pembicara adalah BobbyNazief, Staf PUSILKOM UI danPaulus Sugeng Widodo dari CiscoIndonesia.Salah satu sistem pengaman jaringan yang umum dikenaladalah
firewall
. Tujuan utamadari penggunaan
firewall
iniadalah mengamankan lalu lintaspertukaran informasi pada suatu jaringan.
Firewall
adalahperangkat lunak yangdijalankan pada sebuahkomputer/
router
yangberfungsi sebagai pintugerbang dari atau ke jaringan.Selain itu, sesuai dengantujuannya,
firewall
jugaberfungsi untukmengendalikan (meneruskandan menolak) aliran data dariatau ke suatu simpul ke ataudari jaringan. Selainpenggunaan perangkat lunak,untuk memaksimumkan fungsipengaman, akan lebih baik jikapemakaian software inidipadukan dengan sistempengaman hardware.Selain itu, menurut BobbyNazief, pertahanan jaringan juga memerlukan duakomponen lain, yaitupenyandian dan autentikasi.Penyandian bertujuanmengamankan kerahasiaaninformasi, sedang autentikasibertujuan memverifikasisumber informasi.
(cia)
FIREWALL
UNTUK SISTEMPENGAMAN JARINGAN
PT Naver Indonesia Dot Com
yang bekensebagai penyedia layanan portal dan layanan jual di Indonesia,kembali meramaikan dunia Internet di kuartal kedua tahun 2001 ini.Perusahaan yang punya situs bernama www.naver.co.id inimenantang kebolehan jago-jago komputer Indonesia untukbertarung dalam “Hacker Competition”. Total hadiah yangdisediakan bagi pemenang kompetisi ini adalah 10 juta rupiah.Kompetisi ini rencananya akan dilangsungkan dari tanggal 8Mei 2001 sampai dengan tanggal 16 Juli 2001. Setiap
hacker
diundang untuk mencoba meng-
hack
http://hackme.naver.co.id. Situsini sengaja disediakan oleh Naver Indonesia untuk “ditembus” para
hacker
Indonesia.
Hacker
yang berhasil meng-
hack
pertama kali dalam periodesatu minggu, akan menerima hadiah sebesar 1 juta rupiah dan serverNaver akan di-
reset
kembali untuk minggu berikutnya. Apabila padasatu Minggu tidak ada yang berhasil meng-
hack
situs tersebut, makahadiahnya akan diakumulasikan pada minggu berikutnya. Kompetisiini rencananya akan berlangsung selama 10 pekan berturut-turut.Tujuan PT Naver Indonesia mengadakan kompetisi ini adalahantara lain untuk mengubah citra dan persepsi rakyat Indonesiamengenai
hacker
dan mendorong rakyat Indonesia agar belajar danmencintai komputer untuk hal-hal yang berguna. Seperti kitaketahui bersama, pendapat yang beredar di masyarakat selama iniadalah
hacker
selalu dikaitkan dengan hal-hal yang negatif sepertiperusak, tidak bertanggung jawab, dan meninggalkan korbannyadengan kerugian yang besar. Itulah yang ada di benak sebagianbesar masyarakat ketika mendengar kata
hacker
.Untuk ikut serta dalam lomba ini sendiri, para
hacker
terlebihdahulu harus mendaftar menjadi anggota situs naver.com. Setelahitu, tiap anggota akan memperoleh
password
untuk
login
ke serversitus yang ingin di-
hack
tersebut. Dengan begitu, setiap
hacker
yangberhasil membobol, akan terlihat identitasnya. Nah, semoga tujuanmulia dari PT Naver ini dapat terwujud, sehingga masyarakat tidakapriori duluan ketika mendengar kata
hacker
.
(cia)
Ingin kursus
sambil dapat gaji? Atausetelah kursus kemudianbekerja dengan gaji tinggi?Bergabunglah denganResource Center for e-Commerce (RCeC), sebuahpusat pelatihan SDM dibidang
e-commerce
.Menurut WiltherSihombing, Director Re-source Centre for e-Commerce,dalam acara
launching
RCeC 3Mei lalu di Gedung Griya NiagaII, Bintaro Jaya sektor VII,Tangerang ini, tingginya tingkatkebutuhan akan tenaga TIkaliber dunia, khususnya dibidang
e-commerce
,merupakan latar belakangberdirinya pusat pelatihan ini.“Tujuan pelatihan ini adalahmempersiapkan SDM di bidang
e-commerce
yang berorientasipasar,” ujarnya.Pusat pelatihan yangberlokasi di Bintaro Jaya iniberdiri atas kerja samaKaashyap Radiant SystemsLimited (KRSL) dengan NiagaManajemen Citra dan e-BizMitra Mandiri. Menempatibangunan seluas 1800 m
2
, RCeCdilengkapi dengan ruang kelas,laboratorium yang terintegrasidengan Internet, perpustakaan,tempat parkir yang memadai,serta didukung oleh instruktur TIKRSL dari India.KRSL sendiri adalah pusatpelatihan
e-commerce
yangtergabung dalam Radiant SystemsInc dan telah berhasil melatihbanyak SDM TI di berbagaipenjuru dunia. Radiant,bermarkas di New Jersey, USA,adalah perusahaan yangmengkhususkan diri padapelatihan, pelayanan konsultasi,proyek dan produk software. Iakini juga beroperasi di AS, Inggris,dan Australia.Program pelatihan RCeCdilangsungkan selama 12bulan, dengan rincian 9bulan
training
dan 3 bulanproyek. Pelatihan inidilaksanakan dalam 5 haripertemuan setiap mingguselama 4 jam setiap harinya.Para siswa akan belajar teoridi kelas dan di laboratoriumkomputer selama masing-masing 2 jam setiap harinya.Proyek-proyek yangdiberikan di sesi 3 bulanterakhir adalah proyek yangdatang dari klien-klien KRSLdari seluruh penjuru dunia.Proyek-proyek tersebut dapatberupa pembuatan
dynamic Web page
, sistem basis data,
networking
, dan lainnya.Selama masa proyek tersebutsiswa akan mendapat honordari RCeC. Bukan itu saja.Lulusan program inipun akandiberikan sertifikasi yang diakuisecara internasional. Tertarik?Boleh dicoba. Alamatkontaknya, 021-7452230 ataukirim surat ke Jl. Wahid HasyimBlok B4- No 03 Bintaro JayaSektor VII Pusat Kawasan NiagaTangerang 15224.
(ful)
Anda suka merokok?
Bila Anda pecandu rokok,tentu hafal dengan bau tembakau pilihan. Selama ini, sebagian besarpabrik rokok masih mengandalkan penciuman manusia untukmendeteksi kualitas tembakau tertentu. Demikian juga dengan pabrikkosmetik, jamu, ataupun produsen bahan kimia lainnya. Merekamemerlukan sejumlah orang untuk mendeteksi kualitas produkmereka.Masalahnya, penciuman manusia sangat relatif, berbeda antarasatu orang dengan orang lainnya. Penciuman seseorang juga sangattergantung dengan kondisi kesehatan serta ketajaman inderapenciuman yang berbeda-beda. Selain itu, biaya pegawai yang tinggi juga menjadi keluhan pengusaha dalam peningkatan daya saingproduk mereka. Bila produk tersebut akan
go international
, tentuproduk mereka akan kalah bersaing.Untuk mengatasi masalah tersebut, Laboratorium Riset Computa-tional Intelligence, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia(Fasilkom UI) sejak 1996 yang lalu sampai dengan saat ini terusmengembangkan teknologi
Artificial Electronic Nose
.Prinsip kerja produk ini sebenarnya cukup sederhana. Padamanusia, aroma diterima melalui reseptor membran yang ada dihidung kemudian diolah oleh otak manusia (
human brain
).Sedangkan pada
Artificial Electronic Nose
, aroma diterima melaluimembran lipid buatan, kemudian diolah oleh komputer (
artificial neural network
) sebagai pengganti otak manusia.Menurut Benyamin Kusumoputro, peneliti utama ArtificialElectronic Nose, berdasarkan uji coba produk yang dilakukan diMartha Tilaar, akurasi identifikasi aroma yang dijalankan olehteknologi ini sudah mendekati 90% . Wisnu Jatmiko, salah satuanggota tim penelitian, menambahkan,
prototipe
ini sedang dalamtahap pengembangan
software
maupun
hardware
dan diharapkandapat disesuaikan dengan kebutuhan industri. “Dengan hadirnyateknologi ini, diharapkan dapat membantu dunia usaha dalammenekan biaya operasional perusahaannya,” katanya. Terobosan baru
from
UI. Siapa menyusul?
(ful)
Leave a Comment
fdddd ok
great
how to download thanks