Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
5-rkas-1

5-rkas-1

Ratings: (0)|Views: 19 |Likes:
Published by awansetiawan_33

More info:

Published by: awansetiawan_33 on Jul 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/18/2012

pdf

text

original

 
RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS-1)(RENCANA JANGKA MENENGAH EMPAT TAHUN)TAHUN 2008/2009 s.d TAHUN 2011/2012SMP NEGERI 2 ROGOJAMPII.ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGISA.ANALISIS PERKEMBANGAN EKONOMI
Krisis ekonomi yang melanda dunia dan Indonesia akhir-akhir ini jelas-jelas sangat berpengaruh di seluruh lini pemerintahan, termasuk dibidang pendidikan. Hal ini masih ditambah lagi dengan adanya kebijakanpemerintah dengan penyesuaian BBM dan TDL (Tarif dasar Listrik),kedua hal ini mengakibatkan jumlah keluarga miskin di Indonesiameningkat. Keadaan ini yang mendorong meningkatnya angka putussekolah karena ketidakmampuan orang tua untuk menyekolahkananaknya ke jenjang yang lebih tinggi.Padahal dalam pergulatan ekonomi global dunia sangat dibutuhkanSDM-SDM yang tangguh dan pintar untuk dapat menjawab dan bersaingdalam memajukan ekonomi bangsa, sehingga tidak terjadi bangsa yangsecara administrasi telah merdeka, tetapi kenyataanya terjajah secaraekonomi, artinya kebijakan-kebijakan pemerintah dikendalikan olehnegara-negara yang punya ekonomi lebih kuat. Sedangkan pabrik pembuat SDM-SDM yang tangguh ini adalah pendidikan, oleh karena itusudah saatnya dunia pendidikan lebih proaktif dalam melihat potensi-potensi siswa yang berkualitas tetapi tidak cukup dana untumelanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan bagi yangmemiliki dana cukup, maka mereka ini dibina dengan lebih maksimalsehingga didapatkan generasi muda yang berkualitas.
B.ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL
Perkembangan sosial masyarakat Indonesia sudah dalam taraf waspada, hal ini terasa jelas dengan sudah mulai terkikisnya nilai-nila dannorma-norma adat ketimuran, sebagai contoh adat kesopanan-santunan,gotong royong, keramah-tamahan, dll. kita harus berlapang dadamenerima kenyataan bahwa saat-saat ini kita cenderung kebarat-baratandalam segala hal. Terkesan asal sudah kebarat-baratan maka kita telah
1
 
modern, lebih-lebih generasi muda kita yang terlihat hanya mengadopsihal-hal negatif dari barat, hal-hal pistif seperti etos kerja, ketekunan,kedisiplinan, rasa percaya diri yang tinggi tidak mereka ambil, bahkankita cenderung berperilaku primitif, merasa bangga dan diri hebat ketikakita mampu melanggar aturan atau tidak mematuhi sesuatu yangseharusnya kita patuhi. Perkelahian antar siswa, tidak ada rasa hormatsiswa kepada guru, sering melanggar aturan, anarkis ketika keinginannyaterhalangi, itu adalah contoh-contoh perilaku sosial yang sangatmengkhawatirkan.Untuk itu dunia pendidikan, terutama sistem pendidikan harus mulaiditeliti ulang, bukan hanya output kepintaran otak yang dipentingkantetapi juga kepribadian dan perilaku sosial ketimuran yang menunjukkan jati diri sebagai bangsa Indonesia, juga perlu mendapat perhatian danproporsi yang seimbang. 
C.ANALISIS PERKEMBANGAN BUDAYA
Transformasi budaya dalam era globalisasi sungguh sangat cepat,dan sulit dibendung apalagi jika sudah berkaitan dengan dunia anamuda. Ejekan ketinggalan jaman, “katrok” , wong ndeso, dll. Merupakandorongan bagi mereka untuk mengenakan budaya-budaya modern.Sebenarnya jika dilihat secara sepintas dalam kaca-mata kemajuan hal initidak rugi juga tidak untung, namun jika ditelusuri lebih jauh hal iniberdampak negatif terhadap ciri khas bangsa Indonesia yang terkenalsebagai masyarakat beradab dan berbudaya sebagaimana yangdimanatkan dalam Pancasila. Ciri khas bangsa Indonesia yang semacamitu merupakan suatu kebanggaan yang akan mendorong bangsa ini untuk lebih percaya diri dalam memasuki dunia global, karena memiliki satupoint yaitu unggul dalam budaya, dan ini akan mendorong untuk unggulpula dibidang yang lain.Oleh karena itu dalam dunia pendidikan perlu diadakan penanamankembali yang bagaimanakah budaya bangsa Indonesia itu kepadagenerasi muda, yang saat-saat ini telah mulai hilang jati diri budayabangsanya dalam dirinya.
2
 
D.
ANALISIS PERKEMBANGAN DEMOGRAFI
Laju pertumbuhan penduduk yang cepat dan tidak seimbangmerupakan kendala semua bidang pembangunan, tidak terkecuali bidangpendidikan. Secara demografi, penduduk merupakan subyek sekaligusobyek pembangunan. Demikian penting pemetaan persebaran penduduk agar layanan pendidikan yang baik dapat terjangkau dengan mudah.Selain itu beragamnya mata pencaharian penduduk Indonesia sungguhsatu hal yang patut untuk diperhatikan oleh dunia pendidikan dalamrangka membuat link and match dengan dunia kerja.
E.ANALISIS PERKEMBANGAN GEOGRAFI
Kondisi geografis negara Indonesia yang merupakan negara denganbanyak pulau, luas, dan bergunung serta berhutan, merupakan kendalautama dalam penyebaran dan pemerataan kebijakan-kebijakan daripemerintah, termasuk kebijakan dalam dunia pendidikan. Anak-anak usiapendidikan dasar yang belum mendapat layanan pendidikan, padaumumnya berdomisili didaerah-daerah terpencil, terisolir, dan terpencar-pencar dalam komunitas-komunitas yang kecil-kecil. Padahal diantaramereka mungkin saja ada potensi-potensi yang jika mendapatkanpembinaan yang lebih baik akan menjadi generasi yang berkualitas dandapat menjadi insan-insan pembangun didaerahnya.Selain itu potensi geografis Indonesia sebagai negara agraris danmaritim belakangan ini mulai nampak mengarah kepada negara industri.Justru ironisnya perkembangan sektor agraris dan kelautan sangat jauhtertinggal jika dibandingkan negara tetangga misalnya. Padahal kita tahubahwa kemajuan sebagai negara agraris bukanlah tidak diperhitungkandalam dunia, ingatlah diera tahun 90-an kita menjadi negara pengeksportberas internasional, tapi yang terjadi sekarang kita penimport beras. Olehkarena itu kita perlu menyadarkan kepada generasi muda lewatpendidikan bahwa negara ini (Indonesia) akan mampu bersaing dalamdunia global jika kita mau dan mampu mengelola sumber daya alam yangkita punyai, yang akhir-akhir ini sepertinya dilupakan, jangan sampaiseperti pepatah jawa
“ golek uceng kelangan delek” 
artinya kita susahpayah mencari sesuatu yang menurut kita besar padahal sesuatu yangsudah ditangan kita lepaskan padahal itu juga besar.
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->