Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
FORUM LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

FORUM LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK

Ratings: (0)|Views: 11 |Likes:
Published by Abeng Lubis

More info:

Published by: Abeng Lubis on Jul 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2013

pdf

text

original

 
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIANOMOR 37 TAHUN 2011TENTANGFORUM LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALANDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas danAngkutan Jalan, perlu menetapkan Peraturan Pemerintahtentang Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945;2. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LaluLintas dan Angkutan Jalan (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2009 Nomor 96 TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5025);MEMUTUSKAN:Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG FORUM LALU LINTASDAN ANGKUTAN JALAN.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan:1. Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, selanjutnyadisingkat forum, adalah wahana koordinasi antarinstansipenyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan.2. Kawasan . . .- 2 -2. Kawasan aglomerasi perkotaan adalah kawasanperkotaan yang terdiri atas sebuah kawasan perkotaanyang berdiri sendiri atau kawasan perkotaan inti dengankawasan perkotaan di sekitarnya yang saling memilikiketerkaitan fungsional yang dihubungkan dengan sistemjaringan prasarana wilayah yang terintegrasi danmembentuk sebuah sistem.3. Satuan Kerja Perangkat Daerah adalah instansipemerintah daerah yang merupakan bagian daripemerintah daerah yang bertanggung jawab atas bidangtugas yang diemban.4. Asosiasi Perusahaan Angkutan Umum adalahperkumpulan yang dibentuk sebagai wadah dariperusahaan angkutan umum.BAB IIPENYELENGGARAAN LALU LINTASDAN ANGKUTAN JALANPasal 2(1) Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan dalamkegiatan pelayanan langsung kepada masyarakatdilakukan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, badanhukum, dan/atau masyarakat.(2) Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalansebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan secaraterkoordinasi.(3) Koordinasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2)dilakukan oleh forum.(4) Forum bertugas melakukan koordinasi antarinstansipenyelenggara yang memerlukan keterpaduan dalammerencanakan dan menyelesaikan permasalahan lalulintas dan angkutan jalan.Pasal 3
 
Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalansebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) meliputi:a. urusan pemerintahan di bidang jalan, oleh kementeriannegara yang bertanggung jawab di bidang jalan ataupemerintah daerah sesuai dengan ruang lingkupkewenangannya;b. urusan . . .- 3 -b. urusan pemerintahan di bidang sarana dan prasaranalalu lintas dan angkutan jalan, oleh kementerian negarayang bertanggung jawab di bidang sarana dan prasaranalalu lintas dan angkutan jalan atau pemerintah daerahsesuai dengan ruang lingkup kewenangannya;c. urusan pemerintahan di bidang pengembangan industrilalu lintas dan angkutan jalan, oleh kementerian negarayang bertanggung jawab di bidang industri ataupemerintah daerah sesuai dengan ruang lingkupkewenangannya;d. urusan pemerintahan di bidang pengembangan teknologilalu lintas dan angkutan jalan, oleh kementerian negarayang bertanggung jawab di bidang pengembanganteknologi atau pemerintah daerah sesuai dengan ruanglingkup kewenangannya; dane. urusan pemerintahan di bidang registrasi danidentifikasi kendaraan bermotor dan pengemudi,penegakan hukum, operasional manajemen danrekayasa lalu lintas, serta pendidikan berlalu lintas, olehKepolisian Negara Republik Indonesia.Pasal 4Penyelenggaraan di bidang jalan sebagaimana dimaksuddalam Pasal 3 huruf a meliputi kegiatan pengaturan,pembinaan, pembangunan, dan pengawasan prasaranajalan, terdiri atas:a. inventarisasi tingkat pelayanan jalan danpermasalahannya;b. penyusunan rencana dan program pelaksanaannya sertapenetapan tingkat pelayanan jalan yang diinginkan;c. perencanaan, pembangunan, dan optimalisasipemanfaatan ruas jalan;d. perbaikan geometrik ruas jalan dan/atau persimpanganjalan;e. penetapan kelas jalan pada setiap ruas jalan;f. uji kelaikan fungsi jalan sesuai dengan standarkeamanan dan keselamatan berlalu lintas; dang. pengembangan sistem informasi dan komunikasi dibidang prasarana jalan.Pasal 5 . . .- 4 -Pasal 5Penyelenggaraan di bidang sarana dan prasarana lalu lintasdan angkutan jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3huruf b terdiri atas:a. penetapan rencana umum lalu lintas dan angkutan jalan;b. manajemen dan rekayasa lalu lintas;c. persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor;d. perizinan angkutan umum;e. pengembangan sistem informasi dan komunikasi dibidang sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutanjalan;f. pembinaan sumber daya manusia penyelenggara sarana
 
dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan; dang. penyidikan terhadap pelanggaran perizinan angkutanumum, persyaratan teknis dan kelaikan jalan kendaraanbermotor yang memerlukan keahlian dan/atau peralatankhusus yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuanUndang-Undang ini.Pasal 6Penyelenggaraan di bidang pengembangan industri lalulintas dan angkutan jalan sebagaimana dimaksud dalamPasal 3 huruf c terdiri atas:a. penyusunan rencana dan program pelaksanaanpengembangan industri kendaraan bermotor;b. pengembangan industri perlengkapan kendaraanbermotor yang menjamin keamanan dan keselamatan lalulintas dan angkutan jalan; danc. pengembangan industri perlengkapan jalan yangmenjamin keamanan dan keselamatan lalu lintas danangkutan jalan.Pasal 7Penyelenggaraan di bidang pengembangan teknologi lalulintas dan angkutan jalan sebagaimana dimaksud dalamPasal 3 huruf d terdiri atas:a. penyusunan rencana dan program pelaksanaanpengembangan teknologi kendaraan bermotor;b. pengembangan . . .- 5 -b. pengembangan teknologi perlengkapan kendaraanbermotor yang menjamin keamanan dan keselamatan lalulintas dan angkutan jalan; danc. pengembangan teknologi perlengkapan jalan yangmenjamin ketertiban dan kelancaran lalu lintas danangkutan jalan.Pasal 8Penyelenggaraan di bidang registrasi dan identifikasikendaraan bermotor dan pengemudi, penegakan hukum,operasional manajemen dan rekayasa lalu lintas, sertapendidikan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalamPasal 3 huruf e terdiri atas:a. pengujian dan penerbitan Surat Izin Mengemudikendaraan bermotor;b. pelaksanaan registrasi dan identifikasi kendaraanbermotor;c. pengumpulan, pemantauan, pengolahan, dan penyajiandata lalu lintas dan angkutan jalan;d. pengelolaan pusat pengendalian sistem informasi dankomunikasi lalu lintas dan angkutan jalan;e. pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli lalulintas;f. penegakan hukum yang meliputi penindakan pelanggarandan penanganan kecelakaan lalu lintas;g. pendidikan berlalu lintas;h. pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas; dani. pelaksanaan manajemen operasional lalu lintas.Pasal 9(1) Perencanaan penyelenggaraan sebagaimana dimaksuddalam Pasal 4 sampai dengan Pasal 8 yang memerlukanketerpaduan dibahas dalam forum.(2) Kriteria perencanaan penyelenggaraan yangmemerlukan keterpaduan sebagaimana dimaksud padaayat (1) meliputi:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->