Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
23Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
CL LANSIA

CL LANSIA

Ratings: (0)|Views: 196|Likes:
Published by Sintha Pratiwi

More info:

Published by: Sintha Pratiwi on Jul 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/11/2013

pdf

text

original

 
COOPERATIVE LEARNINGPENGARUH PROSES MENUA TERHADAP PERUBAHAN FISIK, MENTAL,PSIKOSOSIAL DAN PERKEMBANGAN SPIRITUAL PADA LANSIAOleh :
 
SGD 4
 Ni Made Juniari (0902105014)Putu Nia Purnama Dewi(0902105015)Kadek Restu Insani (0902105019) Ni Nyoman Ayu Suciyanthi (0902105022)Putu Rudi Mahardika (0902105023) Ni Made Sintha Pratiwi(0902105027)Putu Eka Dryastiti(0902105029)Edy Wirawan N (0902105032)Yunita Debi N (0902105037) Ni Kadek Arik Trisnawati (0902105049)Made Deny Widiada(0902105080)
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATANFAKULTAS KEDOKTERANUNIVESITAS UDAYANA2012
 
Pengaruh Proses Menua Terhadap Perubahan Fisik Lansia1.System Cardiovaskular
a.
Konsep perubahan anatomi/struktur dan fungsi system cardiovaskular akibatpenambahan usia
Sistem kardiovascular terdiri atas jantung, pembuluh darah, dan saluranlimfe.Jantung merupakan organ yang besar dan memelihara sirkulasi keseluruhtubuh.Arteri membawa darah dari jantung, vena membawa darah ke jantung. Semuafungsi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tubuh agar semua proses yang terjadididalam tubuh dapat berjalan dengan baik. Sejalan dengan penigkatan usia, struktur-struktur jantung akan berubah yang berdampak pada perubahan fungsi dari jantungtersebut (Ayuzuricha, 2009).
Perubahan anatomis
 Perubahan anatomis pada jantung 
Penambahan usia tidak akan menyebabkan otot jantung mengecil (atrofi)seperti halnya organ tubuh yang lain, akan tetapi justru terjadi peningkatan ukuran jaringan otot jantung (hipertrofi). Hal ini disebakan oleh perubahan jaringan ikatdan penumukan lipofisum akibat kerja jantung untuk memompa yang tidak  pernah berhenti hingga usia lanjut. Pada batasan usia antara 30 - 90 tahun masa jantung bertambah sekitar 1 gram/tahun pada laki-laki dan 1,5 gram/tahun padawanita. ( Majalah kasih, 2009)Pada jantung lansia, ventrikel kiri akan cenderungmengalami hipertofi(pembesaran) yang disebabkan oleh oleh perubahan jaringan ikat dan penumukanlipofisum akibat kerja jantung untuk memompa. Selain itu juga, terdapat pengurangan jumlah sel pada nodus sinoatrial (SA Node) yang menyebakanhantaran listrik jantung mengalami gangguan.
 
Katup jantung merupakan bagian yang penting dalam mengatur alirandarah. Sejalan bertambahnya usia, katup banyak mengalami perubabahan,misalnya perubahan pada daun dan cincin katup aorta, seperti berkurangnya jumlah inti sel jaringan ikat stroma katup, penumpukan lemak, degenerasi kolagendan kalsifikasi jaringan fibrosa katup. Hal-hal tersebut diatas menyebabkan bertambahnya ukuran katup jantung, pertambahnya lingkaran katup aorta, penebalan katup mitral yang disebabkan oleh degenarasi kolagen (Tri, 2009).
 Perubahan anatomis pada pembuluh darah
Pada pembuluh darah lansia akan terjadi kekakuanarteri sentral dan perifer akibat proliferasi kolagen, hipertrofi otot polos, kalsifikasi, serta kehilangan jaringan elastik. Pada lansia, Dinding kapiler menebal sehingga pertukaran nutrisidan pembuangan melambat.Secara normal pembuluh darah akan mengalami penurunan debit aliran akibat peningkatan situs deposisi lipid pada endotel. Lebih jauh, terdapat pula perubahan arteri koroner difus yang pada awalnya terjadi diarteri koroner kiri ketika muda, kemudian berlanjut pada arteri koroner kanan dan posterior di atas usia 60 tahun (Tri, 2009).Hilangnya elastisitas dari aorta dan arteri-arteri besar lainnya inimenyebabkan meningkatnya resistensi ketika ventrikel kiri memompa sehinggatekanan sistolik dan afterload meningkat. Keadaan ini akan berakhir dengan yangdisebut “
 Isolated aortic incompetence
”. Selain itu akan terjadi juga penurunandalam tekanan diastolic (Septiyanto, 2009).
Perubahan fisiologis
Dari sudut pandang fungsional, perubahan utama yang berhubungan dengan penuaan sistem kardiovaskuler adalah penurunan kemampuan untuk meningkatkankeluaran sebagai respons terhadap peningkatan kebutuhan tubuh.Prinsip mekanisme yang digunakan oleh jantung yang mengalami penuaan untuk meningkatkan curah jantung adalah dengan meningkatkan volume akhir diastolic,yang meningkatkan volume sekuncup (
 Hukum Starling 
).Prinsip perubahanfungsional terkait usia yang dihubungkan dengan pembuluh darah secara progresif 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->