studi kasus digunakan untuk memahami proses pembuatan keputusan yang komplek danmendapatkan informasi-informasi yang relevan. Jumlah sample yang digunakan terdiridari 42 perusahaan manufaktur. Sample dibandingkan untuk 2 lokasi survey yaitu perusahaan yang berlokasi di pedesaan dan didaerah metropolitan Australia, serta penjualannya menggambarkan pengaruh musiman. Sampel dengan sengaja ditarik darilingkup industri yang luas, dengan proses produksi yang berbeda, dan puncak penjualannya adalah pada saat musim dingin dan musim panas. Disamping itu sampleyang diambil mulai dari bisnis keluarga yang kecil sampai pada perusahaan multinasional besar. Untuk menemukan perusahaan yang sesuai dilakukan dengan membaca Koran bisnis, direktori telepon yellow pages, dan dari kemasan barang-barang yang dijumpai ditoko-toko.Setiap kasus melibatkan wawancara setengah terstruktur dengan pemilik,eksekutif kepala atau eksekutif senior (biasanya perusahaan mengajukan manajer produksi), diikuti dengan perjalanan ke pabrik untuk melakukan pengamatan danmengajukan pertanyaan pada staf lainnya. Muatan kasus dibatasi pada lingkup perencanaan produksi, dan meliputi seluruh strategi yang disesuaikan dengan permintaanmusiman, bentuk dan tujuan perencanaan produksi, skedul sumber daya, pembangunankonsep MPS, isu-isu manajemen, kendala-kendala dasar, dan fleksibilitas volume.
Temuan
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perusahaan yang ditelitimenerapkan strategi yang berbeda-beda, yaitu level, chase, mixed, dan demand
Leave a Comment
data ni apa boleh di download