Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ekspositori

Ekspositori

Ratings: (0)|Views: 1,441|Likes:
Published by Yanet Muna Huma
Teologi Praktika, Homiletika Ilmu Berkhotbah
Ekspositori adalah salah satu bentuk atau metode berkhotbah yang paling sistematis selain Khotbah Tekstual dan Topikal.
Teologi Praktika, Homiletika Ilmu Berkhotbah
Ekspositori adalah salah satu bentuk atau metode berkhotbah yang paling sistematis selain Khotbah Tekstual dan Topikal.

More info:

Published by: Yanet Muna Huma on Jul 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/16/2013

pdf

text

original

 
Tugas Pribadi
KHOTBAH-KHOTBAH EKSPOSITORI“KHOTBAH ALKITABIAH”
Tugas ini diserahkan sebagai salah satu syarat penilaian pada mata kuliahHomiletika IIDosen:Myr. Janneman Usmany, S.Th., M.A., M.ThMahasiswa:Yanet Kristin Muna NIM. 12 09 015
SEKOLAH TINGGI TEOLOGI PALUOktober 2011
 
Judul:Arti Sebuah KebersamaanTeks:
Hakim-hakim 5:1-31
Pendahuluan:
1.Dalam menyusun khotbah ini saya teringat tentang perayaan hari kemerdekaanyang diadakan di sekolah Bala Keselamatan. Pada saat itu banyak diadakan perlombaan-perlombaan antara lain lomba futsal, volley ball, senam Madamba danlomba lukis. Pada saat itu saya dan kedua rekan mahasiswa STT dipercayakanuntuk mengikuti lomba melukis dinding. Pukul 9 pagi itu saya pergi ke sekolah danmelihat kesibukan peserta lain dalam mempersiapkan alat lukis seperti kuas lukis,kuas cat, cat dinding, spidol, dan pensil. Namun, ketika semua peserta perwakilanunit SD, SM, SMA, dan SMK telah mempersiapkan semuanya, kak Iven baru pergike toko bangunan untuk membeli perlengkapan lukis yang diperlukan sementaratersebut. Disaat semua peserta telah membuat sketsa di dinding, saya dan kak Andre masih menunggu seorang rekan lagi dan alat lukis sehingga saat itu kamihanya membuat sketsa di kertas. Pada saat itu kami berpikir pesimis karena kamiadalah peserta paling sedikit dibandingkan dengan peserta lainnya sehingga kami berpikir pasti tidak dapat menyelesaikan lukisan tepat waktu. Lama waktu berselang akhirnya kami memutuskan untuk membuat grafitty saja, 1 jam berlaluakhirnya rekan kami seorang Maestro Lukis datang dan memberi ide yangcemerlang. Kami bertiga memutuskan untuk mengutip kata Descrates: “CogitoErgo Sum”. Kami semakin bersemangat untuk melukis karena rekan-rekan STTlain memberikan sorak bahkan membantu untuk mewarnai sketsa. Tidak disangka bahwa kami adalah peserta yang dapat menyelesaikannya tepat waktu yaitu 3 jam.Sedangkan peserta lain masih sibuk mewarnai sehingga diberikan lagi waktu untuk menyelesaikan lukisan pada keesokan harinya. Disini saya merasakan bahwa segalahal yang dianggap sulit jika dilakukan bersama akan jauh lebih mudah untudiselesaikan. Dengan melakukan segala hal bersama-sama segala kesulitan dapatmenjadi kemudahan.
 
2.Semua orang tentunya tidak dapat melakukan segala sesuatu dengan sendirinya,walaupun terkadang kita merasa hal tersebut dapat kita lakukan namun tentu kitaakan menghadapi suatu kesulitan. Oleh sebab itu segala sesuatu kita tentunya masihmemerlukan orang lain. Seperti Barak membutuhkan Debora yang akan kita pelajari bersama dalam suatu teks Alkitab. Marilah kita membaca kitab Hakim-hakim 5.
Proposisi:
Banyak orang yang berpendapat bahwa ia dapat menyelesaikan segalasesuatunya tanpa membutuhkan orang lain. Ia merasa mampu dan sanggupmenghadapi masalah, kesulitan hidupnya sendiri.
Kalimat Tanya:
 Namun, apakah Barak hanya sendirian memimpin bangsa Israel berperang melawan musuh-musuhhnya?. Tentu tidak, di depannya ada Deboraseorang wanita tangguh yang dipimpin oleh Allah.
Kalimat Peralihan:
Mari kita belajar bersama dari teks Alkitab berikut ini.
Bagian utama pertama:
“Dengan bersama-sama,Debora merasa tidak sendirian”Dalam sejarah Perjanjian Lama, periode Hakin-hakim berlangsung sekitar 200 tahun,diakhiri dengan pengangkatan Saul menjadi raja sekitar tahun 1020 sebelum Masehi. Selama periode ini suku-suku Israel harus menemukan jatidiri mereka dan menegaskan kedudukanmereka di Kanaan (tanah terjanji).Kitab Hakim-hakim menceritakan peristiwa-peristiwa selama masa itu dengan polayang sama, yaitu Israel meninggalkan Allah mereka dan menyembah dewa-dewi Kanaan,Sehingga Tuhan mengutus bangsa asing untuk menindas Israel, namun di saat inilah bangsaIsrael berseru kepada Allah dan Ia mengutus seorang hakim untuk membebaskan Israel.Pada perikop Hakim-hakim 5, kita dapat melihat tokoh-tokoh yang besar pengaruhnya bagi kemenangan bangsa Israel melawan bangsa asing yang pada saat itu menindas mereka.Ialah Debora dan Barak. Di mana mereka hanya bergantung kepada Allah mereka dan menjadi pemimpin bangsa Israel untuk berbalik kembali kepada Allah. Entah apa yang terjadi jika diantara bangsa pilihan Allah ini tidak ada seorang tokoh yang menjadi pemimpin, tentunya

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->