Kitab Tauhid
3
Berdasarkan pada pentingnya peranan tauhiddalam kehidupan manusia, maka wajib bagi setiapmuslim memperlajarinya. Tauhid bukan sekedar mengenal dan mengertibahwa pencipta alam semesta ini adalah Allah; bukansekedar mengetahui bukti-bukti rasional tentangkebenaran
wujud
(keberadaan) Nya, dan
wahdaniyah
(keesaan) Nya, dan bukan pula sekedar mengenalAsma’ dan Sifat-Nya.Iblis mempercayai bahwa Tuhannya adalah Allah;bahkan mengakui keesaan dan kemaha-kuasaanAllah dengan meminta kepada Allah melalui Asma’ dan Sifat-Nya. Kaum jahiliyah kuno yang dihadapiRasulullah
r
juga meyakini bahwa Tuhan Pencipta,Pengatur, Pemelihara dan Penguasa alam semesta iniadalah Allah.
(Lihat Al Qur’an: 38: 82, 31: 25, 23:84-89). Namun, kepercayaan dan keyakinan merekaitu belumlah menjadikan mereka sebagai makhluk yang berpredikat muslim, yang beriman kepada Allah
I
.Dari sini timbullah pertanyaan: “Apakah hakikattauhid itu? Tauhid adalah pemurnian ibadah kepada Allah.Maksudnya yaitu:
menghambakan diri hanya kepadaAllah secara murni dan konsekwen dengan mentaatisegala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, dengan penuh rasa rendah diri, cinta, harap dantakut kepada-Nya.Untuk inilah sebenarnya manusia diciptakanAllah, dan sesungguhnya misi para Rasul adalahuntuk menegakkan tauhid dalam pengertian tersebutdi atas, mulai dari Rasul pertama sampai Rasul