Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB I

BAB I

Ratings: (0)|Views: 509|Likes:

More info:

Published by: Tika Fajar Wulandari on Jul 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2012

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN
Stres merupakan istilah yang dikenal luas dalam masyarakat. Tetapi batasan ataupengertian tentang istilah stres sendiri beraneka ragam. Umumnya yang dimaksudkan denganstres adalah pola adaptasi umum dan pola reaksi menghadapi stresor, yang dapat berasal daridalam di individu maupun dari lingkungannya. Bila proses adaptasi berhasil dan stresor yangdihadapi dapat diatasi secara memadai, maka tidak akan timbul stres. Baru bila gagal dan terjadiketidakmampuan, timbulah stres. Menurut Hans Selye: Stres tidak selalu merupakan hal yangnegatif. Hanya bila individu menjadi terganggu dan kewalahan serta menimbulkan distres,barulah stres itu merupakan hal yang merugikan.
1
 Sebagian orang sepanjang masa hidupnya pernah mengalami peristiwa traumatik, sepertikecelakaan pesawat, kebakaran, banjir, dan bencana alam lainnya. Sebagian besar hanya akanmengalami distres mental yang sifatnya sementara, tetapi sekitar 5-30% akan mengalami strespasca trauma. Stres pasca trauma merupakan gangguan yang berat sehingga sangat mengganggukualitas hidup individu dan apabila tidak ditangani dengan benar dapat berlangsung kronis ataumenahun dan berkembang menjadi gangguan kepribadian.
2
Faktor yang dapat meningkatkan keparahan stres pasca trauma antara lain: (a) dukunganlingkungan yang kurang, (b) sikap dan perilaku yang keliru dari lingkungan yang secara terus-menerus memperlakukan individu sebagai korban, (c) sikap dari orang-orang terdekat yangsepakat untuk tidak membicarakan peristiwa traumatik agar korban tidak teringat denganperistiwa itu, akibatnya bagi korban ia merasa sendirian dalam menghadapi traumanya, (d)strategi menyesuaikan diri yang tidak efektif, (e) tidak mendapatkan pertolongan yang efektif.
3
 
2
BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 Definisi
Gangguan stres pasca trauma adalah suatu gangguan kejiwaan dimana seseorangmemiliki pengalaman menyaksikan kejadian yang mengancam hidup seperti, bencana alam,perkosaan, peperangan, penganiayaan penyerangan dan kekerasan pada anak atau pasangan.Dapat disimpulkan bahwa gangguan stres pasca trauma adalah suatu kondisi gangguan kejiwaansetelah terpapar peristiwa menakutkan yang mengancam diri dan fungsi hidup.
4
Stres pasca trauma pertama kali diperkenalkan secara resmi sebagai gangguan psikiatritahun 1980, dalam DSM-III. Sejak itu setiap kali DSM memodifikasi kriteria diagnosis untuk gangguan ini. DSM-III R adalah versi pertama yang memasukkan bagian-bagian serta diperluasdengan definisi stresor traumatik dan perubahan serta pengaturan kembali bagian-bagian padaketiga simtom kluster. Akhirnya adanya peningkatan jumlah dari simtom-simtom penghindarandan penumpulan yang dibutuhkan untuk memenuhi kriteria diagnosis dari satu menjadi tiga.Stres pasca trauma merupakan satu-satunya diagnosis dalam DSM-IV-TR yang memerlukanpemunculan dari agen etiologis yaitu kejadian traumatik yang serius.
5
Stres pasca trauma diklasifikasikan dalam Diagnostic and statistical manual of mentalDisorders edisi keempat (DSM IV) dengan lama gejala minimal untuk gangguan stres selamasatu bulan. Supaya seseorang dapat diklasifikasikan sebagai penderita stres pasca-trauma, harusmengalami suatu stres emosional yang akan bersifat traumatik.
6
Keadaan stres pasca trauma timbul sebagai respons yang berkepanjangan dan/atautertunda terhadap kejadian atau situasi yang menimbulkan stres (baik singkat maupunberkepanjangan) dari yang bersifat katastrofik dan menakutkan, yang cenderung menyebabkandistres pada hampir setiap orang.
4
Kriteria diagnosis untuk gejala gangguan stres pasca trauma dapat berlangsung daribeberapa jam sampai beberapa tahun setelah trauma terjadi. Penggolongan stres pasca traumadibagi menjadi 3 yaitu stres akut, kronis dan onset lambat. Termasuk dalam stres akut jika gejalakurang dari 3 bulan, stres kronis jika berlangsung selama lebih dari 3 bulan dan pada onsetlambat timbul gejala 6 bulan setelah terjadinya onset. Jika lamanya gangguan lebih dari 1 bulandapat mengakibatkan gangguan yang bermakna terhadap fungsi sosial.
7,9
 
 
3
2.2 Epidemiologi
Angka prevalensi stres pasca trauma pada orang dewasa jauh berbeda dari anak danremaja. Pada orang dewasa prevalensinya adalah 0,4-1,3%. Menurut National Center for Post-Traumatic Stres Disorder memperkirakan bahwa 15-43% anak yang telah mengalami setidaknyasatu peristiwa traumatik diketahui sekitar 3-15% anak perempuan dan 1-6% dari anak laki-lakimemenuhi kriteria penuh untuk mengalami stres pasca trauma.
8
Prevalensi stres pasca trauma di Amerika Serikat pada anak pra sekolah usia 4-5 tahunsekitar 1,3%, pada anak usia 9-17 tahun sekitar 0,5-4%, serta pada orang dewasa sekitar 1,3-8%.Wanita juga diprediksikan mempunyai risiko lebih tinggi untuk mengalami stres pasca trauma.Secara umum dapat disimpulkan bahwa kelompok risiko tinggi untuk mengalami stres pascatrauma adalah anak-anak, perempuan dan lanjut usia.
9\ 
2.3 Teori tentang gangguan anxietas
7,10
 A.
 
Teori Psikologis
o
 
Teori psikoanalitik 
o
 
Teori perilaku
o
 
Teori eksistensialB.
 
Teori Biologis
o
 
Susunan oaraf otonom
o
 
Neurotransmiten
o
 
Penelitian genetika
o
 
Penelitian pencitraan otak 
 
Teori psikoanalitik Freud menyatakan bahwa kecemasan sebagai sinyal, kecemasan menyadarkan egountuk mengambil tindakan defensif terhadap tekanan dari dalam diri. misal denganmenggunakan mekanisme represi, bila berhasil maka terjadi pemulihankeseimbangan psikologis tanpa adanya gejala anxietas. Jika represi tidak berhasilsebagai suatu pertahanan, maka dipakai mekanisme pertahanan yang lain misalnyakonvensi, regresi, ini menimbulkan gejala.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->