Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Singkat Kab

Sejarah Singkat Kab

Ratings: (0)|Views: 776|Likes:
Published by RM Muslimsuharto CN

More info:

Published by: RM Muslimsuharto CN on Jul 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2013

pdf

text

original

 
Sejarah singkat Kab. Labuhanbatu Utara
 Daerah mana yang tidak kenal Kab. Labuhanbatu Utara? Kabupaten yang di mekarkan dari Kabupateninduk Labuhan Batu yang dimekarkan dalam memperhatikan surat Dewan Perwakilan Rakyat DaerahKabupaten Labuhan Batu Nomor 63 Tahun 2005 tanggal 31 Oktober 2005 tentang persetujuan DPRDKab. Labuhan Batu terhadap pembentukan Kab. Labuhan Batu, Kab. Labuhanbatu Utara dan Kab.Labuhanbatu Selatan serata di dukung dengan Keputusan DPRD Provinsi Sumatera Utara surat Nomor1/K/2006 tanggal 12 Januari 2006 tentang persetujuan pemekaran Kab. Labuhan Batu serta SuratKeputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 135/731/ tanggal 26 Januari 2006.Melalui proses yang cukup panjang akhirnya Pemerintah bersama DPR RI menetapkan Undang-UndangNomor 23 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kab. Labuhanbatu Utara pada tanggal 21 July 2008.Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 131.12/1005 tahun 2008 tentangpengangkatan Penjabat Bupati Kab. Labuhanbatu Utara Drs. H. Daudsyah, MM yang dilantik padatanggal 15 Januari 2009 di Jakarta maka resmila Kab. Labuhanbatu Utara terbentuk sebagai DaerahOtonom baru dari hasil pemekaran Kab. Labuhan Batu. Seogianya masa jabatan Penjabat Bupati
berakhir tanggal 15 Februari 2010 dikarena ‘hasrat’ untuk ikut dalam pemilukada 27 September 2010
terpaksa jabatan Bupati harus dilanjutkan ketampuk Drs. Asrin Naim yang dilantik oleh GubernurSumatera Utara pada tanggal 22 Januari 2010.
 
Kehadiran Gatot Pujo Nugroho Di Labura
Disambut “Aksi” Demo
 
Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ( BBGRM ) Sumatera Utara ke-9 danPembangun Desa Mandiri dan Terpadu ( Bangdes-Madu) resmi dibuka oleh H. Gatot PujoNugroho ST, Senin (1/4/12) di Lapangan Polri Aek Kanopan, Kabupaten Labura.
Kabar Labura -
Selasa, 01 Mei 2012
Aek Kanopan
- Pencanangan Bulan Bhakti Gotong RoyongMasyarakat ( BBGRM ) Sumatera Utara ke-9 dan Pembangun Desa Mandiri dan Terpadu (Bangdes-Madu) resmi dibuka oleh H. Gatot Pujo Nugroho ST, Senin (1/4/12) di Lapangan PolriAek Kanopan, Kabupaten Labura.Namun sebelum acara berlangsung, Plt. Gubsu ini disambut aksi demontrasi dari sejumlah buruhdan petani yang tergabung dalam Aliansi buruh dan tani Se-Labuhanbatu Raya ( Burta Labura )yang terdiri dari Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan. Dalamaksinya, massa melakukan long march dari terminal Aek Kanopan menuju kantor Bupati Labura.Daniel Marbun SH selaku pimpinan aksi dalam orasinya menyampaikan, kondisi buruh diperkebunan selama ini sangat memprihatinkan. Selain upah rendah, hak-hak normatif sepertikesehatan dan keselamatan kerja serta, alat dan perlengkapan kerja selalu diabaikan pihak perusahaan.Demikian juga masalah sengketa tanah, banyak perkebunan di Kabupaten Labuhanbatu Rayakhususnya di Labuhanbatu Utara sendiri yang telah merampas tanah rakyat dan hingga sekarangbelum ada penyelesaian dari pemerintah. Adapun perusahaan perkebunan di Labura yang telahmerampas tanah rakyat di antaranya PT. Smart, PT. Graha Dura Leidong Prima ( Bakrie Group),PT. Sawita Leidong Jaya ( PT. SLJ ), PTPN 3 Merbau Selatan, PTPN 3 Kebun Janji, PT. MerbauJaya Indah Raya ( PT. MJIR), PT. Asam Jawa, PT. Umbul Mas Wisesa, PT. SIPEF, PT. JayaMotor, PT. Nagali, PT. Paten Alam Lestari, PT. Hari Sawit Jaya, PT. Rantau Sinar Karsa, PT.Indo Sepadan Jaya serta beberapa perkebunan perseorangan seperti perkebunan sawit milik Aleng, Perkebunan sawit milik Herlina, Perkebunan milik Abak.
 
 Terkhusus sengketa lahan yang ada di Labuhanbatu Utara, Daniel Marbun menilai Bupati LaburaH. Kharuddin Syah Sitorus hanya bisa sebatas berjanji tidak ada langkah penyelesaian yangkonkrit. Dan bahkan yang paling mengecewakan, Bupati Labura sendiri terkesan selalumenghindar dari setiap aksi-
aksi yang dilakukan para petani. “ Kami meminta Bupati Labura
agar segera menyelesaikan sengketa tanah rakyat yang telah dirampas perusahaan perkebunandan menutup perusahaan perkebunan yang tidak memiliki izin dan menguasai kawasan hutan.
Kami butuh tindakan yang nyata dan bukan sebatas janji” tegas Daniel dalam orasinya.
 Para massa aksi mengaku merasa kecewa karena para delegasi buruh tani hanya disambut olehSekda Labura, H. Amran Matondang dan Bupati sendiri tidak ada di tempat. Dan massadihadang dari anggota Satpol PP dan ratusan petugas Polri serta para OKP. Aksi yang sekaligusmemperingati hari Buruh sedunia ( May Day ) ini berlangsung damai. Namun para massa aksimengaku benar benar kecewa terhadap Pemkab Labura khususnya bupati Labura sendiri yangdinilai tidak serius menyelesaikan masalah rakyat khusunya masalah buruh dan sengketa lahanyang terjadi di Labura.
(KL/0809)
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->