Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Turbin Adalah Mesin Penggerak

Turbin Adalah Mesin Penggerak

Ratings: (0)|Views: 220|Likes:
Published by muftihdea

More info:

Categories:Types, Calendars
Published by: muftihdea on Jul 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/09/2012

pdf

text

original

 
Turbin adalah mesin penggerak, dimana energi fluida kerja dipergunakan langsung untuk memutar roda/poros turbin. Pada turbin tidak terdapat bagian mesin yang bergerak translasi,melainkan gerakan rotasi. Bagian turbin yang berputar biasa disebut dengan istilahrotor/roda/poros turbin, sedangkan bagian turbin yang tidak berputar dinamai dengan istilahstator. Roda turbin terletak didalam rumah turbin dan roda turbin memutar poros daya yangdigerakkannya atau memutar bebannya (generator listrik, pompa, kompresor, baling-baling, dll).Didalam turbin fluida kerja mengalami ekspansi, yaitu proses penurunan tekanan dan mengalirsecara kontinyu. Penamaan turbin didasarkan pada jenis fluida yang mengalir didalamnya,apabila fluida kerjanya berupa uap maka turbin biasa disebut dengan turbin uap.
4.1 PRINSIP KERJA PUSAT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU)
 Pusat listrik tenaga uap (PLTU) mempunyai bagian-bagian utama seperti:1.
 
Turbin uap
(steam turbine).
 2.
 
b.
Boiler
(steam generator).
 3.
 
Kondensor
(condenser).
 4.
 
d.
Pompa-pompa
(pumps).
 Prinsip kerja dari pusat listrik tenaga uap (PLTU) didasarkan pada siklus
 Rankine
seperti padadiagram
T vs s
dan
h vs s
dibawah ini.Turbin uap untuk pembangkit menggunakan siklus uap tertutup, uap yang telah memutar turbindengan energinya dikondensasikan kembali menjadi air dan dipompa ke boiler, selanjutnyadipanaskan lagi didalam boiler tersebut. Demikian seterusnya siklus ini terjadi terus menerus.Daerah dibawah garis lengkung k 
 – 
K
 – 
 
k’ pada diagram T – 
s dan h
 – 
s merupakan daerahcampuran fasa cair dan uap. Uap didalam daerah tersebut biasanya juga dinamakan uap basah.Garis k 
 – 
K dinamai garis cair (jenuh), dimana pada dan disebelah kiri garis tersebut air adadalam fasa cair. Sedangkan garis k 
 – 
 
k’ dinamai garis uap jenu
h, dimana pada dan disebelahkanan garis tersebut air ada dalam fasa uap (gas). Uap didalam daerah tersebut terakhir biasanyadinamai uap kering. Titik K dinamai titik kritis, dimana temperature kritis dan tekanan kritis.Pada titik kritis keadaan cair jenu adalah identik.1.
 
Dari titik 1 ke titik 2 merupakan proses isentropis,didalam pompa.2.
 
Dari titik 1 ke titik 2’ dan ke titik 3 merupakan proses pemasukan kalor atau pemanasan
pada tekanan konstan didalam boiler/ketel.
 
3.
 
Dari titik 3 ke titik 4 merupakan proses ekspansi isentropic didalam turbin atau mesin uaplainnya.4.
 
Dari titik 4 ke titik 1 merupakan proses pengeluaran kalor atau pengembunan padatekanan konstan, didalam kondensor.Secara sederhana sebuah pembangkit listrik tenaga uap digambarkan seperti pada gambardibawah.
4.1 Perbaikan siklus tenaga uap.
 Perbaikan siklus tenaga uap dapat dilakukan dengan jalan pemanasan ulang
(reheat),
dimanasetelah uap berekspansi didalam turbin, uap tersebut keluar dari turbin dan dialirkan kedalam alatpemanas lanjut
(reheater)
yang berada didalam ketel/boiler untuk dipanaskan kembali, kemudianbaru uap itu dimasukkan kedalam turbin berikutnya. Dengan demikian uap yang dialirkan keturbin energinya telah diperbesar dan setelah berekspansi di turbin uap, kondisi akhir uaptekanannya menjadi berkurang (kurang dari 1 atmosfir) didalam kondensor dengan kebasahanyang tertentu. Siklus proses ini seperti ditunjukkan pada gambar dibawah.
 
Air laut yang jumlahnya melimpah ruah dipompa oleh CWP
(Circulating Water Pump
)
(1)
yangsebagian besar dipakai untuk media pendingin di
Condenser 
 
(6)
dan sebagian lagi dijadikan airtawar di
 Desalination Evaporator 
 
(2)
. Setelah air menjadi tawar, kemudian dipompa oleh
 Distillate Pump
 
(3)
untuk kemudian dimasukkan ke dalam
 Make Up Water 
 
Tank 
 
(4)
yangkemudian dipompa lagi masuk ke sistem pemurnian air
(Demineralizer)
dan selanjutnyadimasukkan ke dalam
 Demin Water Tank 
 
(5)
. Dari sini air dipompa lagi untuk dimasukkan kedalam
Condenser 
bersatu dengan air kondensat sebagai air benam ban. Air kondensat yangkondisinya sudah dalam keadaan murni dipompa lagi dengan menggunakan pompa kondensat,kemudian dimasukkan ke dalam 2 buah pemanas
 Low Pressure Heater 
 
(7)
dan kemudianditeruskan ke
 Deaerator 
 
(8)
untuk mengeluarkan atau membebaskan unsur O
2
yang terkandungdalam air tadi. Selanjutnya air tersebut dipompa lagi dengan bantuan
 Boiler Feed Pump
 
(9)
 dipanaskan lagi ke dalam 2 buah
 High Pressure Heater 
(10)
untuk diteruskan ke dalam boileryang terlebih dahulu dipanaskan lagi dengan
 Economizer 
 
(11)
baru kemudian masuk ke dalam
Steam Drum
12)
. Proses pemanasan di ruang bakar menghasilkan uap jenuh dalam steam drum, dipanaskanlagi oleh Superheater
(14)
untuk kemudian dialirkan dan memutar Turbin Uap
(15)
. Uap bekasyang keluar turbin diembunkan dalam
condenser 
dengan bantuan pendinginan air laut kemudianair kondensat ditampung di
hot well
.Bahan bakar berupa residu/MFO dialirkan dari kapal/tongkang
(16)
ke dalam
Pumping House
 
(17)
untuk dimasukkan ke dalam
Fuel Oil Tank 
 
(18)
. Dari sini dipompa lagi dengan
 fuel oil pump
selanjutnya masuk ke dalam
Fuel Oil Heater 
 
(19)
untuk dikabutkan di dalam
 Burner 
 
(20)
 sebagai alat proses pembakaran bahan bakar dalam Boiler.Udara di luar dihisap oleh
FDF (Forced Draught Fan)
 
(21)
yang kemudian dialirkan ke dalampemanas udara
(Air Heater)
 
(22)
dengan memakai gas bekas sisa pembakaran bahan bakar didalam
 Boiler 
 
(13)
sebelum dibuang ke udara luar melalui Cerobong/ 
Stack 
 
(23)
.Perputaran Generator
(24)
akan menghasilkan energi listrik yang oleh penguat/exciter teganganmencapai 11,5 kV, kemudian oleh Trafo Utama/Main Transformater
(25)
tegangan dinaikkanmenjadi 150 kV. Energi listrik itu lalu dibagi melalui Switch Yard
(26)
untuk kemudian dikirimke Gardu Induk melalui Transmisi Tegangan Tinggi
(27)
. Kemudian, tenaga listrik itu dialirkanlagi pada para konsumen.Terdapat 2 (dua) jenis turbin uap yang bisa diaplikasikan didalam pusat listrik tenaga uap,sebagai berikut :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->