intashttp://www.suarapembaruan.com/News/2003/02/13/Nusantar/nusa12.htm1 of 24/28/2008 9:35 AM
SUARA PEMBARUAN DAILY
LintasHutan Perbatasan Kalbar Dikelola Pemprov
Menteri Kehutanan pada 31 Desember 2002 telah mencabut izin penugasan pengusahaan hutan eks Yamakerdi Kalbar. Dengan demikian sejak dikeluarkannya SK itu PT Perum Perhutani tidak bisa lagi melakukanaktivitas mengelola hutan eks Yamaker di sepanjang perbatasan Kalbar.Kepala Dinas Kehutanan Pemprov Kalbar Ir Arman Malolongan kepada
Pembaruan
, Senin (10/2)mengatakan, pencabutan izin itu dituangkan dalam SK Menhut No 10344/Kpts-II/2002. Sejak itu, pengelolaanhutan diserahkan kepada provinsi.Ia mengatakan, dengan dicabutnya izin untuk Perum Perhutani itu maka hingga saat ini sudah 10 izin HPH dan1 izin penugasan yang dicabut oleh pemerintah. Alasan pencabutan, pengelolaan itu tidak layak lagi secaraekonomis, tidak ada tanda-tanda kegiatan, dan pemilik HPH tidak melihat kenyataan di lapangan. SK Menhutitu juga memerintahkan kepada Perum Perhutani untuk menghentikan semua aktivitas di areal hutan eksYamaker.Dikatakan, hingga saat ini HPH yang aktif di Kalbar hanya 8. Dari jumlah itu hanya 4 HPH yang disahkanrencana kerja tahunan (RKT) untuk tahun 2003. Sementara kuota tebangan untuk Kalbar tahun 2003 kuranglebih 402.000 m3.Menyinggung luas lahan yang masih berhutan di Kalbar, dikatakan, tinggal 6 juta ha. Sedang hutan produksiyang masih "perawan" tinggal sekitar 500 ribu ha yang tereletak di Kabupaten Kapuashulu, Sintang, danKetapang.Luas lahan yang sudah terganggu hidrologinya atau lahan kritis mencapai 3 juta ha yang tersebar di seluruhkabupaten. Hal itu dapat berpengaruh terhadap terjadinya banjir. (146)
Mundur dari Jabatan Camat
DRS Achmad Samudji MM menyatakan mundur dari jabatan Camat Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur denganalasan akan berkonsentrasi menyelesaikan studi program doktoral (S3) di Universitas Gadjah MadaYogyakarta. Ia mengaku sulit berkonsentrasi pada penyelesaian studinya jika masih harus memegang jabatancamat.Wali Kota Batu Drs Imam Kabul MSi saat dikonfirmasi, Selasa (11/2), membenarkan, surat pengunduran diriAchmad Samudji diterima Jumat (7/2) lalu dan baru Senin (10/2) disetujuinya. "Saya sulit menolak,'' katanya.Sekretaris Pemkot Batu Drs M Haryono Anwar secara terpisah mengatakan, walaupun yang bersangkutanmengundurkan diri dari jabatan camat, namun tetap sebagai pegawai negeri sipil (PNS). "Hak-haknya tetapdipenuhi sesuai pangkat dan golongannya yang sudah III-D," ujarnya. (070)
Perambahan Hutan Cagar Alam
Leave a Comment