Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kemampuan Berbahasa Anak

Kemampuan Berbahasa Anak

Ratings: (0)|Views: 298|Likes:

More info:

Published by: Toto Sunarsono Atho'illah on Jul 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/23/2012

pdf

text

original

 
1
Jurnal Pendidikan Penabur - No.09/Tahun ke-6/Desember 2007
 
Kemampuan Anak Berbahasa Inggris
Kemampuan Berbahasa Inggris Anakdengan Pembelajaran Bilingual
Itta The
*)
*)
Kepala TKK 3 BPK PENABUR Jakarta
 
Penelitian
eberapa Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak di Jakarta menerapkan pembelajaranbilingual bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Para ahli masih belum sependapat tentangpengaruh pembelajaran itu terhadap perkembangan kognitif anak. Penelitian ini inginmengetahui pendapat para ibu tentang kemampuan anak dan hasil pembelajaran bilingualdi Kelompok Bermain. Penelitian dilakukan di Kelompok Bermain (KB) TKK 6 BPK PENABUR Jakartadengan menyebar angket kepada ibu-ibu anak KB tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapara ibu berpendapat kemampuan anak mereka dalam bahasa Inggris dan perkembangan kognitif anak serta hasil belajar mereka pada rentang baik sampai sangat baik.Kata Kunci : Persepsi, Kelompok Bermain, bilingual
 A number of play group and kindergarten in Jakarta use bilingual instruction, Indonesia and English.In general there are still controversial opinions on using bilingual at play group and kindergarten.This research aims at discovering the opinion of the children’s mothers on the children’s learning achievement of the children at Play Group of TKK 6 BPK PENABUR Jakarta.The findings show according to the opinion of the children’s mothers, the children’s ability in English and their learning achievement are at the range of good and very good 
.
Abstrak
B
Pendahuluan
Kemajuan ilmu dan teknologi menuntut setiaporang untuk terus menerus melakukan usahapeningkatan diri. Penguasaan bahasa asingmenjadi salah satu aspek penting sebagai modalutama keunggulan sumber daya manusiaberkualitas. Bahasa yang dimiliki oleh bangsayang unggul dalam bidang ekonomi, politik, ilmupengetahuan dan teknologi memiliki peluangmenjadi wahana komunikasi global. BahasaInggris nampaknya menjadi pemenang dalampercaturan komunikasi global (Huda, 1999).Bahasa Inggris dianggap sebagai bahasaInternasional cukup penting dipelajari untuk memasuki era globalisasi, dan dapat dimulaidari pendidikan di Taman Kanak Kanak.Terjadinya perubahan yang sedemikianpesat dalam dunia pendidikan dan pengaruhglobalisasi, menyebabkan banyak hal yang harusdilakukan untuk mengikuti perkembangantersebut. Menyikapi perubahan itu seyogianyasuatu lembaga pendidikan perlu mempersiapkandan melakukan pembenahan diri dalam rangkamenghadapi serta memasuki era globalisasi,salah satunya dengan cara melaksanakanpembelajaran secara bilingual bagi murid-muridnya yang dapat dimulai di Taman kanak-kanak, karena semua anak mampu belajar duabahasa dan bilingual memberi keuntungan padaanak. Anak bilingual memiliki intelegensi lebih
 
2
Jurnal Pendidikan Penabur - No.09/Tahun ke-6/Desember 2007Kemampuan Anak Berbahasa Inggris
tinggi dari pada anak 
monolingual
(Lambertdalam Takakuwa, 2000).Pembelajaran secara bilingual bagi anak diTK adalah upaya pengenalan bahasa kedua bagianak selain bahasa Indonesia yang dikenalnya,melalui kegiatan belajar mengajar yangdilaksanakan sehari-hari di tempat anak TKbermain dan belajar. Agar memiliki kemampuanbilingual anak harus mendapatkan banyak masukan dan latihan melalui kegiatanmendengarkan dan mengucapkan dari keduabahasa yang dipelajari, dengan strategi yangmempertimbangkan kualitas dan kuantitasdalam mengenalkan bahasa yang akandipelajari, supaya dapat diperoleh hasil yangnyata dalam perkembangan
bilingualisme
(Baker,2000).Dengan melihat adanya beberapa tamankanak-kanak yang telah melakukanpembelajaran secara bilingual dan adanyapendapat yang menyatakan bahwa bilingualmemberi pengaruh negatif yang berbahaya bagiperkembangan kognitif anak (Sulivan, Ausubel,Ives, dalam Takakuwa, 2000), penelitiandilakukan untuk melihat manfaat penggunaanbilingual di Taman kanak-kanak. Penelitiandilakukan di Kelompok Bermain TKK 6 BPKPENABUR, untuk menyibak bagaimanakahpandangan para ibu dari anak kelompok bermain terhadap kemampuan anak berbahasaInggris dengan pembelajaran bilingual yangtelah dilakukan.
Identifikasi Masalah
1.Bagaimanakah kemampuan bahasa Inggrisguru TK, dalam rangka mempersiapkan diriuntuk melakukan pembelajaran secara
bilingual
di TK?.2.Bagaimanakah program pembelajaran yangdisiapkan oleh sekolah dalam rangkapelaksanaan pembelajaran secara bilingual ?.3.Bagaimanakah kemampuan anak dalamberbahasa Inggris dengan pembelajaranbilingual di kelompok Bermain TKK 6 BPKPENABUR Jakarta?.
Pembatasan Masalah
Berdasarkan umpan balik para ibu selakuorangtua murid Kelompok Bermain terhadapkemampuan berbahasa Inggris anak denganpembelajaran bilingual di TKK 6 BPK PENABURpada tahun ajaran 2005-2006. Penelitian inidibatasi pada masalah yang ketiga yaituberkaitan dengan kemampuan berbahasaInggris anak dengan pembelajaran bilingual dikelompok bermain TKK 6 BPK PENABURJakarta. Kemampuan yang dimaksuddidasarkan pada pendapat ibu selaku orang tuaanak. Dengan pembatasan masalah tersebut,maka rumusan masalah penelitian ini adalah:Bagaimanakah umpan balik para ibu terhadapkemampuan berbahasa Inggris anak denganpembelajaran secara bilingual di Kelompok Bermain di TKK 6 PENABUR ?.
Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuikemampuan berbahasa Inggris anak denganpembelajaran bilingual di Kelompok BermainTKK 6 BPK PENABUR berdasarkan pendapatibu anak . Hasil penelitian diharapkan dapatbermanfaat untuk:1.Kepala TKK 6 BPK PENABUR.Memberi masukan kepada kepala sekolahagar dapat mengetahui sampai sejauh manakeberhasilan pembelajaran bilingual,melalui umpan balik para ibu Kelompok Bermain di TKK 6 BPK PENABUR2.Guru TKK 6 BPK PENABUR.Memberi masukan kepada para guru agardapat melaksanakan kegiatan belajarmengajar secara bilingual lebih baik.3.Para ibu Kelompok Bermain TKK 6 BPKPENABUR.Memberi masukan kepada para ibu darianak-anak Kelompok Bermain bahwabelajar bilingual
 
memberi peluang untuk mengembangkan kemampuan anak dalamhal (1) kemampuan berkomunikasi, (2)mengenal budaya, (3) mengembangkankognitif, (4) mengembangkan kepribadian,(5) meningkatkan prestasi pendidikan4.Yayasan BPK PENABUR Jakarta.Hasil penelitian dapat digunakan untuk mengevaluasi dan memperbaikipelaksanaan bilingual
.
5.Penelitian lebih lanjut.Hasil penelitian ini dapat dipergunakansebagai salah satu cara dalam melakukanpenelitian sejenis pada waktu yang akandatang.
 
3
Jurnal Pendidikan Penabur - No.09/Tahun ke-6/Desember 2007
 
Kemampuan Anak Berbahasa Inggris
Kajian Teoretis
Bilingual
1.Pengertian BilingualPengertian Bilingual dalam Kamus Besar BahasaIndonesia (1996) mampu atau biasa memakaidua bahasa dengan baik dan bersangkutandengan atau mengandung dua bahasa. Bilingualyang dipergunakan oleh guru Kelompok Bermain dalam melaksanakan pembelajaran diTKK 6 BPK PENABUR adalah bahasa Indonesiadan bahasa Inggris.Menurut Hurlock (1993), dwibahasa(
bilingualism
) adalah kemampuan menggunakandua bahasa. Kemampuan ini tidak hanya dalamberbicara dan menulis tetapi juga kemampuanmemahami apa yang dikomunikasikan oranglain secara lisan dan tertulis. Anak yang memilikikemampuan dwibahasa memahami bahasaasing dengan baik seperti halnya pemahamananak terhadap bahasa ibunya. Anak mampuberbicara, membaca dan menulis dalam duabahasa dengan kemampuan yang sama.Pelaksanaan pembelajaran secara bilingual yangdilakukan di Kelompok Bermain TKK 6 BPKPENABUR lebih mengutamakan agar anak memiliki kemampuan memahami komunikasilisan dan dapat berbicara dalam dua bahasa.2.Manfaat BilingualBaker (2000) menuliskan pendapatnya, bahwabilingual memberi dampak pada kehidupananak dan orangtuanya. Bilingual atau
monolingual
akan mempengaruhi identitas anak saat dewasa yaitu, sekolah, pekerjaan,pernikahan, area tempat tinggal, perjalanan dancara berpikir. Kemampuan bilingual bukanhanya sekedar mempunyai dua bahasa, akantetapi juga mempunyai konsekuensi pendidikan,sosial, ekonomi, dan budaya. Menurut Bakerbanyak keuntungan dan sangat sedikit kerugiandengan menguasai bilingual. Baker jugamengatakan dengan menguasai bilingualmembuat anak mampu berkomunikasi dengananggota keluarga lainnya dengan bahasa yangsama dimiliki anggota keluarga tersebut karenaanak menguasai dua bahasa. Anak yangmemiliki kemampuan bilingual mempunyaikesempatan untuk berkomunikasi dengan oranglain yang berbeda bangsa dan etnis dalam ruanglingkup yang lebih luas dan bervariasidibanding anak yang
monolingual
. SelanjutnyaBaker mengatakan keuntungan lain dalamberkomunikasi secara bilingual
 
adalah ketikaanak belajar dalam dua bahasa, saat dewasadapat mengakses dua literatur, memahamitradisi yang berbeda, juga cara berpikir danbertindak. Anak atau orang dewasa yangmemiliki kemampuan bilingual
 
akan memilikidua atau lebih pengalaman di dunia, karenasetiap bahasa berjalan dengan sistem perilakuyang berbeda, pepatah kuno, cerita, sejarah,tradisi, cara berkomunikasi, literatur yangberbeda, musik, bentuk hiburan, tradisi religius,ide dan kepercayaan, cara berpikir,dan bentuk kepedulian. Dengan dua bahasa maka akandidapat pengalaman budaya yang lebih luas dansangat mungkin untuk menghasilkan toleransiyang lebih besar antara budaya-budaya yangberbeda serta akan menipiskan rasa rasialis.
 Monolingual
juga bisa mengenal perbedaanbudaya, tapi untuk mengenal budaya-budayayang berbeda dibutuhkan bahasa dari budayatersebut. Memiliki kemampuan bilingualmemberi kesempatan yang lebih besar untuk secara aktif mengenal budaya, karenamenguasai bahasa dari budaya tersebut. Baker juga mengatakan terlepas dari aspek sosial,budaya, ekonomi, hubungan pribadi dankeuntungan komunikasi, riset telahmenunjukkan bahwa bilingual memberikeuntungan tertentu dalam berpikir, anak yangmemiliki kemampuan bilingual akan memilikidua atau lebih kata-kata untuk setiap obyek danide. Menurut Baker ketika perbedaan asosiasiterdapat pada setiap kata, anak yang memilikikemampuan bilingual dapat berpikir lebih tajam,fleksibel, kreatif, dan dapat membawa seseorangmenjadi lebih hati-hati dalam berkomunikasidengan orang-orang yang berbeda bahasa.Beberapa kemampuan potensial daribilingual (Baker,2000)a.Kemampuan komunikasi1)Komunikasi lebih luas2)Memahami dua bahasaPenggunaan bilingual dapat mengembangkankemampuan komunikasi, anak dapatberkomunikasi dengan menggunakan duabahasa yang dipelajari atau bahasa yang biasadigunakan oleh anak terhadap orang anggotakeluarga dan juga terhadap orang lain.b.Kemampuan mengenal budaya1)Penyerapan budaya asing2)Toleransi lebih besarPenggunaan bilingual membantu anak mengenal budaya asing, karena setiap bahasa

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->