Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
VARICELA

VARICELA

Ratings: (0)|Views: 425|Likes:
Published by yeni_karim

More info:

Published by: yeni_karim on Jul 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/15/2013

pdf

text

original

 
VARICELApenyebabnya
: virus varisela-zoster
gejala klinis:
-
 
prodromal: malese, nyeri kepala dan sumer-sumer, demam terkadang hingga 40-41
o
celcius.
-
 
menular saat 4 hari seblm terbentuknya erupsi dan 5 hari setelah timbul erupsi
-
 
khas infeksi varisela-zoster adalah btk umbilikasi (delle) yaitu vesikuka yang tengahnya cekungkedalam.
-
 
isi vesikula jernih atau keruh
penatalaksanaan:
-
 
istirahat cukup
-
 
bila demam beri metampiron 3x500mg atau paracetamol 4x 500mg (dws), paracetamol4x10mg/kgbb/dosis (anak2)
-
 
bila ada sekunder infeksi :diklosasilin atau eritromicin stearat
-
 
asiklovir 4x800mg/hr selama 7-10hari (dws), 20mg/kgbb/kali sampai 800mg 4x/hari selama 5 hari
-
 
salep antibiotk : sodium fusidat
-
 
pencegahan: vaksin
pemeriksaan:
tzank smear
HERPES ZOSTERpenyebab:
virus
 
varicela-zoster
gejala klinis:
-
 
gejala prodromal: gatal, nyeri mengikuti dermatom yang diinervasi ganglion syaraf sensorik, demam,malaise, nyeri kepala.
-
 
stadium erosi: sesuai dermatom, unilateral, tdk melewati garis tubuh
-
 
stadium krustasi: vesikel menjadi purulen mengalami krustasi. neuralgi pasca herpetik (parastesiberbulan-bulan)
penatalaksanaan:
-
 
analgetik: metampiron 4x1 tab/hari
-
 
bila ada sekunder infeksi: eritromisin 4x1, diklosasilin 3x1
-
 
lokal: kompres larutan garam faal (basah), salep sodium fusidat (erosi), bedak salisil 2 % (kering)
-
 
asiklovir spt pada varicella
-
 
neuralgi pasca hepatik: aspirin, amitriptilin (untuk anti depresan), karbamazepine (utk trigeminalneuralgia)
-
 
bila mengenai mata: asiklovir salep mata 5x/4 jam, ofloxasin/siprofloxacin tetes matapencegahan: vaksin
pemeriksaan
: TZANK smear
MOLUSKUM KONTANGIOSOMpenyebab:
virus fox
 gejala klinis:
-
 
papular miliar, bentuk kubah, delle, tersebar, bila ditekan ada massa putih seperti nasi, asimptomatis
 
-
 
predileksi: perianal & perigenital (dws) dan wajah,badan, ekstremitas( anak2)
penatalaksanaan:
bedah beku, elektrokauter
IMPETIGOpenyebab:
infeksi piogenik, menular oleh staphilococcus, streptococcus
gejala klinis
:A.
 
impetigo kontangiosa
-
 
sering pada anak-anak, predileksi: muka sekitar hidung dan mulut, badan, anggota gerak (kecualitelapak tangan dan kaki)
-
 
bulanya halus dan mudah pecah, krusta berwarna kuning emas kecoklatan seperti madu. bila krustadilepas tampak erosi dibawahnya.
-
 
tidak disertai gejala prodromal kecuali kelainan kulit berat.B.
 
impetigo bulosa
-
 
pada semua umur, predileksi: muka, bagian tubuh lainnya termasuk telapak tanagn dan kaki, mukosamembran dapat terkena
-
 
bula nya pecah tidak secepat impetigo kontangiosa (2-3 hari), isinya jernih lalu keruh, krusta coklatdengan pinggiran yang meluas dan tengah menyembuh spt gambaran lesi silsiner.
pemeriksaan
: pengecatan gram
penatalaksanan
:
-
 
kream antibiotik 
-
 
drainase bula dgn jarum
-
 
kompres sodium klorida 0,9%
-
 
pada kasus berat: diberikan antibiotik sistemik yaitu kloksasilin atau dikloksasilin atau fenoksimetilpenisilin atau eritromisin atau klindamisin (pilih salah satu)
-
 
 jaga kebersihan
MORBUS HANSENpenyebab
: infeksi kronis oleh micobacterium leprae yg menyerang saraf tepi (bkn saraf pusat) dan bagian tubuhlainnya.
gejala klinis
:
-
 
lesi kulit: papul meninggi, makula datar, nodus, lesi berbentuk punch out
-
 
kelainan syaraf tepi: hipostesi atau anastesi pada kulit yg terserang, kelemahan otot (ekstremitasatas,bwh,mata dan wajah), kelenjar keringat shg kulit tampak kering, clow hand, pembesaran didaerah:n. ulnaris, n. auricularius magnus, n. tibialis posterior, dll
-
 
kelainan organ lain: hipopigmentasi ataupun eritematous, madarosis, anastesi simetris (glove-stockinganastesia), penebalan cuping hidung, fasies leonina, saddle nose (hidung pelana), lagopthalmus, atropiotot, deformitas
klasifikasi (menurut WHO):
tipe multibasiler: BB,BL,LL
lesi >5, simetris, banyak cabang saraf yg terkena, hilangnya sensasi kurang jelas
 
tipe pausibasiler: TT,BT
lesi 1-5, asimetris, mengenai hanya satu cabang syaraf, hilangnya sensasi jelas.
pemeriksaan
: (dari lesi dicuping telinga dan lesi kulit)
-
 
pewarnaan ZIEHL-NEELSEN: BTA (+) micobacterium leprae.
PENGOBATAN
:
-
 
PB: rimfampisin 600mg/bulan(didepan petugas) ditambah DDS(diamino difenil sulfon) 100mg/hari(selama 6bln, max 9 bln)
-
 
MB: rimfampisin 600mg/bln + lampren 300mg/hari (didepan petugas) ditambah lampren 50mg/haridan DDS 100mg hari (selama 12 dosis(bln) maksimal 18 bulan)
SCABIESpenyebab:
sarcoptes scabei hominis
gejala klinis
:
-
 
menular (satu rumah yang terkena lbh dari 1 orang), gatal terutama malam hari
 
-
 
lesi: khas berupa terowongan kecil berkelok-kelok warna putih keabu-abuan
 
-
 
bisa berupa papul, vesikel, krusta, ekskoriasi, urtika dan pustula (bila ada infeksi sekunder)
 
-
 
predileksi: distratum korneum yg tipis spt sela jari tangan dan kaki, telapak tanagn dan kaki (bayi),siku, ketiak, pergelangan tangan dalam, mamae, perut bawah, genetalial eksterna dan pantat.
 pemeriksaan
: dgn biopsi eksisional dan pewarnaan dengan H.E
PENGOBATAN:
-
 
salep ( yg mengandung asam salisilat dan sulfur, benzoas benzilcus, gamma benzene hexachlorida 1 %
-
 
malation 0,5 %
-
 
krim permetri 5 % dan cui setelah 8-14 jam (terbaik untuk semua umur dan ibu hamil dan bila gagaldgn gamma benzene hexachloride 1 %)
-
 
satu rumah yg terkena harus diobati
-
 
gatal: beri antihistamin dgn setengah dosis biasanya
-
 
infeksi sekunder: anti biotik 
CREEPING ERUP TIONPenyebab
: larva cacing tambang ancylostoma braziliense (kucing) dan ancylostoma caninum (anjing)
gejala klinis
:
-
 
rasa panas dan gatal
-
 
papula berbentuk linear atau berkelok-kelok warna kemerahan, polikistik, dan membentuk terowonganyang lbh panjang dari pada skabies
-
 
predileksi: tungkai, plantar tangan, anus, bokong, paha

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->