Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KAJIAN EKONOMI DAMPAK INVESTASI SEKTOR AIR MINUM TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA. Ringkasan Eksekutif

KAJIAN EKONOMI DAMPAK INVESTASI SEKTOR AIR MINUM TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA. Ringkasan Eksekutif

Ratings: (0)|Views: 425|Likes:
Published by Oswar Mungkasa

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Oswar Mungkasa on Jul 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2012

pdf

text

original

 
 
 Executive Summary
Kajian Ekonomi Dampak Investasi Air Minum Terhadap Perekonomian Indonesia
 1
Ringkasan Eksekutif 
 
Kajian Ekonomi Dampak Investasi Air MinumTerhadap Perekonomian Indonesia
KELOMPOK KERJA AIR MINUM DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN(POKJA AMPL)bekerjasama denganDIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYADEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM
 
 
 Executive Summary
Kajian Ekonomi Dampak Investasi Air Minum Terhadap Perekonomian Indonesia
 1
I. Pendahuluan
Air minum merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi manusia. Olehkarena itu, setiap manusia pada dasarnya memiliki hak untuk mendapatkan akses yangcukup terhadap air minum. Pentingnya akses terhadap air minum ini diperkuat denganprogram
 Millenium Development Goals
(MDGs) yang dicanangkan oleh seluruhpemimpin dunia pada Johannesburg Summit September 2000. MDGs merupakan suatukesepakatan untuk mengurangi kemiskinan dunia yang terdiri dari 8 tujuan dan 18 targetyang harus dapat tercapai pada tahun 2015. Adapun yang terkait langsung dengan airminum adalah Tujuan ke-7, yaitu pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dansalah satu targetnya yaitu Target ke-10, berupa mengurangi separuh dari proporsipenduduk yang tidak memiliki akses terhadap air minum dan sanitasi dasar.Hasil penelitian menyatakan bahwa kekurangan air minum akan berdampak kepada empat dimensi kehidupan, yakni kesehatan, pendidikan, jender, dan pendapatan(konsumsi). Kekurangan air minum akan memunculkan penyakit yang terkait dengan air,malnutrisi karena diare, berkurangnya usia harapan hidup, berkurangnya tingkatkehadiran di sekolah karena sakit atau antri air, tingginya proporsi pengeluaran untuk air,berkurangnya potensi pendapatan karena sakit, dan berkurangnya kesempatan kerja yangmemerlukan ketersediaan air.Bagaimana kondisi ketersediaan air minum di Indonesia? Dan bagaimanaperhatian pemerintah terhadap masalah ketersediaan air minum ini? Data Badan PusatStatistik (BPS) menunjukkan bahwa 57,45 persen dari total penduduk miskin diIndonesia pada tahun 2004 masih belum dapat mengakses air bersih, dimana yang palingmengkhawatirkan adalah Papua (92,14 persen), Kalimantan Barat (87,42 persen), danRiau (85,49 persen). Sedangkan untuk penduduk tidak miskin, terdapat 40,76 persen daritotal penduduk tidak miskin Indonesia yang belum mendapatkan akses terhadap airbersih, dimana yang paling mengkhawatirkan adalah Kalimantan Barat (82,82 persen),Bengkulu (65,97 persen), dan Riau (65,84 persen). Apabila kondisi ini tidak segeradiatasi maka Indonesia sulit mencapai
 Millenium Development Goals
(MDGs) pada tahun2015 karena di dalam MDGs perbaikan air minum dan mengurangi beban kesehatanmerupakan sasaran utama dalam mengurangi tingkat kemiskinan.
 
 
 Executive Summary
Kajian Ekonomi Dampak Investasi Air Minum Terhadap Perekonomian Indonesia
 2Investasi air minum di Indonesia secara keseluruhan dapat dibagi menjadi dua,yakni investasi yang dilakukan oleh perusahaan, baik Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM) maupun swasta dan non-perusahaan, baik masyarakat, pemerintah atauLembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Salah satu contoh investasi non-perusahaanadalah investasi yang dikucurkan oleh pemerintah melalui program-program pengadaanfasilitas air minum publik, salah satu contohnya adalah Proyek Air Bersih dan SanitasiUntuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Tahap II (
Second Water and Sanitation for  Low Income Communities
= WSLIC-2).Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa air minum merupakankomoditi yang sangat penting baik untuk kesehatan maupun perekonomian. Apabilainvestasi air minum dilakukan maka dapat memberikan dampak positif baik secaralangsung maupun tidak langsung terhadap kesehatan dan perekonomian. Kenyataannya,pentingnya ketersediaan air minum belum menjadi perhatian utama pemerintah baik ditingkat pusat, propinsi, kabupaten maupun kota. Melalui penelitian ini akan ditunjukkanbagaimana dampak investasi air minum
1
terhadap perekonomian khususnya pertumbuhanekonomi dan pendapatan antar berbagai kelompok rumah tangga.Adapun permasalahan-permasalahan yang selanjutnya timbul dan terkait denganpeningkatan investasi air minum adalah:1.
 
Investasi air minum belum menunjukkan peningkatan yang berarti karena belumdisadarinya pentingnya investasi air minum terhadap pertumbuhan ekonomi.2.
 
Investasi air minum belum dipergunakan sebagai salah satu alat penanggulangankemiskinan.Sementara itu, tujuan yang diharapkan dari Kajian Ekonomi Dampak InvestasiAir Minum Terhadap Perekonomian di Indonesia dengan menggunakan pendekatanEkonometrika dan Sistem Neraca Sosial Ekonomi adalah untuk mengetahui dampak dariadanya investasi air minum terhadap perekonomian Indonesia khususnya terhadappertumbuhan ekonomi dan pendapatan antar berbagai kelompok rumah tangga. Selain itu, juga akan dilihat distribusi faktorial dan distribusi sektoral akibat adanya investasi airminum.
 
1
Investasi air minum yang dimaksud dalam penelitian ini pada dasarnya adalah investasi air bersih

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->