Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pengendalian-tikus

pengendalian-tikus

Ratings: (0)|Views: 35 |Likes:
Published by Nailatul Ilmi

More info:

Published by: Nailatul Ilmi on Jul 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2012

pdf

text

original

 
www.sugarresearch.org (P3GI, 2009) Page
1 -
 
PERMASALAHAN HAMA TIKUSDAN STRATEGI PENGENDALIANNYA
(CONTOH KASUS PERIODE TANAM 2003-2004)
Djoko Pramono
Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI)
PENDAHULUAN
Serangan tikus terjadi setiap tahun dan ledakan populasinya setiap lima tahunsekali, yakni bersamaan dengan datangnya musim kemarau panjang.Jenis tikus dominan adalah tikus sawah (
 Rattus argentiventer 
Rob & Kloss),tetapi juga ditemukan tikus wirok (
 Bandicota indica
Bechstein) dan tikus ladang/tikuskecil (
 Rattus exulans
Peale).Serangan tikus sawah pada pertanaman tebu biasanya meningkat bila di lapangantidak ditemukan lagi pertanaman padi ataupun palawija. Adapun tikus wirok terjadihampir merata sepanjang musim tanam tebu. Sedangkan tikus ladang di luar Jawa terjadipada saat setelah pembukaan lahan tebu baru, jadi hanya bersifat migrasi spontanUpaya pengendalian telah dilakukan secara terpadu yang disusun dalam strategipengendalian tikus yang cocok untuk ekosistem pertanian tertentu dan serasi dengansosial budaya masyarakat/petani setempat.
KONDISI UMUM AGROEKOSISTEM, HAMA TIKUS DANPENGELOLAANNNYA
A. Aspek Agroekosistem
Beberapa faktor pendukung terhadap keberadaan dan perkembangan populasitikus, diantaranya :1.
 
Senantiasa tersedia makanan bagi tikus.2.
 
Keberadaan lahan padi selalu berdampingan lahan tebu.3.
 
Adanya saluran irigasi.4.
 
Tanaman padi sedang fase generatif (masa bunting).5.
 
Deretan rumpun bambu yang mengelilingi sebagian besar pertanaman padi dan tebu,sehingga memungkinkan tikus bersarang saat air menggenangi sarangnya saat musimhujan.
 
www.sugarresearch.org (P3GI, 2009) Page
2 -
 
B. Aspek Hama Tikus
Perlu pengamatan siang maupun malam hari untuk menggambarkan populasihama tikus, diantaranya :1.
 
Populasi liang/lobang aktif tikus.2.
 
Ada/tidaknya tikus berkeliaran pada kebun-kebun di malam hari3.
 
Kerusakan pada tanaman tebu muda dan tebu tua4.
 
Kerusakan pada tanaman padi dan kedelai.Walaupun populasi tikus belum pada batas yang mengkhawatirkan, tetapi perludiwaspadai kemungkinan adanya serangan tikus mendadak pada akhir musim panen padisekaligus awal mulai musim hujan. Adapun tikusnya kemungkinan bisa berasal daridalam kawasan maupun migrasi dari luar kawasan PG
C. Aspek Pengelolaan Hama Tikus
 
Umumnya para praktisi cukup mengetahui masalah tikus dan cara pengendaliannyadengan tingkat pemahaman yang bervariasi.
 
Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengendalian tikus. Salah satunyaadalah ketepatan cara dan saat menerapkan teknik-teknik pengendalian yang harusdisesuaikan dengan pola perilaku kehidupan tikus dan situasi dan kondisi pertanamandi lapang
 
Terasa adanya nuansa kejenuhan, sehingga penerapan pengendalian kurang seriusatau hanya mengandalkan salah satu teknik / cara saja yang secara psikologis dapatmemberikan kepuasan bathin karena kematian tikus terlihat nyata.Ada beberapa contoh penerapan PHT tikus yang keliru atau perlu disempurnakan,antara lain :1.
 
Saat dan lokasi pemasangan umpan beracun (
rodentisida
) yang kurang tepat.2.
 
Cara peletakkan umpan beracun yang keliru.3.
 
Jenis umpan beracun yang tidak tepat dan frekuensi penggunannya yang berulang.4.
 
Penanaman makanan alternatif tikus(misal : singkong) di pematang sawah.
 
www.sugarresearch.org (P3GI, 2009) Page
3 -
 
ILLUSTRASI PENYELAMATAN KERUSAKAN DAN KERUGIANSETELAH PELAKSANAAN PROGRAM P.H.T
 
020406080100120Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des Jan Feb
   L  u  a  s   S  e  r  a  n  g  a  n   T   i   k  u  s   (   H  a   )
 93/9494/95 (PHT)
 
0100002000030000400005000060000Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Des Jan Feb
   B   i  a  y  a   P  e  n  g  e  n   d  a   l   i  a  n   T   i   k  u  s   (   1  =   R  p .   1 .   0   0   0 ,  -   )
 93/9494/95 (PHT)
 Gambar 1. Luas serangan tikus dan biaya pengendaliannya di PG. Gempol periodetanam 1993/1994 – 1994/1995

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->