Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
laporan hasil penjualan

laporan hasil penjualan

Ratings: (0)|Views: 484|Likes:
Published by Sah_Dan_3353

More info:

Published by: Sah_Dan_3353 on Jul 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

 
TEKNIK AKUNTANSI PEMERINTAHANA. Persamaan Akuntansi PemerintahanPersamaan akuntansi merupakan filosofi dasar yang sangat penting dalam akuntansi.Persamaan akuntansi merefleksikan karakteristik sebuah organisasi atau entitas akuntansidalam teknik-teknik dasarnya. Organisasi pemerintahan adalah sebuah organisasi khasdengan karakteristik tersendiri yang secara signifikan memberikan pengaruh dalam desaindan struktur akuntansi.Organisasi pemerintahan tidak mencari laba. Karakteristik utama ini memberikan pengaruhsignifikan dalam desain persamaan dalam akuntansi pemerintahan.Dengan tidak adanya laba,maka tidak ada akumulasi kekayaan yang menjadi hak pemilik yang dilambangkan dalamekuitas, seperti yang dikenal dalam akuntansi perusahaan. Hal tersebut ditegaskan dalamkarakteristik lain yang mengatakan bahwa tidak ada kepemilikan dalam organisasipemerintahan. Dengan demikian, kekayaan bersih yang dimiliki baik karena investasimaupun akumulasi hasil operasi bukanlah sebuah ekuitas yang dimiliki seseorang, tetapilebih merupakan informasi bagi masyarakat tentang jumlah kekayaan bersih pemerintah yangtersedia (available) untuk digunakan dalam menjalankan program-programnya.Dalam akuntansi komersial, kita mengenal persamaan akuntansi sebagai berikut:ASET = KEWAJIBAN + EKUITASPersamaan tersebut, dalam akuntansi pemerintahan berubah menjadi :ASET = KEWAJIBAN + EKUITAS DANADi sini terdapat perbedaan yang mendasar antara ekuitas dana dan ekuitas. Di perusahaan,selisih antara aset dan utang adalah ekuitas yang menunjukkan adanya kepemilikan antaraperusahaan tersebut oleh pemegang sahamnya. Sementara itu, di organisasi pemerintahekuitas dana tidak menunjukkan adanya kepemilikan siapa pun karena memang tidak adakepemilikan yang bisa diakui.Teknik akuntansi pemerintahan, seperti digambarkan dakam persamaan tersebut disebutsebagai teknik akuntansi dana. Akuntansi dana memandang bahwa sumber daya ataukekayaan yang digambarkan dalam neraca tidak ada kepemilikannya dan tidak digunakanuntuk mencari keuntungan, melainkan sebuah kekayaan yang dibatasi (restricted) padasebuah tujuan atau misi tertentu.Di beberapa negara, teknik akuntansi dana mengalami modifikasi dengan adanya penggunaandana-dana yang lebih dari satu. Hal tersebut dipicu oleh adanya pemisahann tujuan-tujuansecar spesifik dalam pemerintahan, di mana di setiap tujuan tersebut dialokasikan sejumlahdana untuk dipertanggungjawabkan.Dalam praktik akuntansi di Amerika Serikat, dikenal pemisahan sumber daya pemerintahmenjadi general fund, capital product fund, debt service fund, dan lain-lain. Setiap dana(fund) tersebut merupakan entitas akuntansi tersendiri yang memiliki sistem akuntansiterpisah satu sama lain. Maka, dalam Governmental Accounting Standars Board disebutkanpengertian dana sebagai berikut:
” A fiscal and accounting entity with a self 
-balancing set of account recording cash and otherfinancial resources, togheter with all related liabilities, and residual equites or balnces, andchanger therein, which are segregated for the purpose of carring on specific activities or
attaining certain objectivies in accordance with special regulation restriction, or limitations,”
 Pemerintah Indonesia adalah salah satu contah yang menggunakan akuntansi dana dengansystem dana tunggal. Artinya, seluruh sumber daya yang dimiliki pemerintah merupakankekeayaan yang memiliki batasan penggunaan, yaitu untuk mewujudkan visi, misi, dantujuan pemerintah.B. Basis Akuntansi dan Fokus Pengukuran
 
Dalam dunia akuntansi, basis akuntansi menjadi pijakan penting dalam melakukanpencatatan. Basis akuntansi menentukan asumsi-asumsi yang dipakai dalam melakukanpencatatan dan pelaporan. Basis akuntansi yang dipilih juga akan mempengaruhi arsitekturstandar akuntansi yang dibangun, baik kerangka konseptual maupun pernyataan-pernyataannya terkait dengan kapan sebuah transaksi diakui dan seberapa besar nilainya.Pelaporan keuangan juga menjadi proses yang akan terpengaruh oleh pemilihan basisakuntansi, terutama bentuk-bentuk laporan yang digunakan dan terutama informasi atauunsur yang harus dilaporkan.Dalam praktik akuntansi pemerintah, terdapat empat macam basis akuntansi yang biasadigunakan, antara lain :A. Akuntansi berbasis Kas (cash basis of accounting)B. Modifikasi Dari Akuntansi Berbasis Kas (modified cash basis of accounting)C. Akuntansi Berbasis Akrual (accrual basis of accounting)D. Modifikasi Dari Akuntansi Berbasis Akrual (modified accrual basis of accounting)Pembagian basis pencatatan (akuntansi) ini bukan sesuatu yang mutlak, dalam GovernmentFinancial Statistic (GFS) yang diterbitkan oleh International Monetary Fund (IMF)menyatakan bahwa basis pencatatan (akuntansi) dibagi menjadi 4 macam, yaitu accrual basis,due-for-payment basis, commitments basis, dan cash basis.A. Akuntansi Berbasis KasDalam akuntansi berbasis kas, transaksi ekonomi dan kejadian lain diakui ketika kas diterimaatau dibayarkan. Basis kas ini dapat mengukur kinerja keuangan pemerintah yaitu untuk mengetahui perbedaan antara penerimaan kas dan pengeluaran kas dalam suatu periode. Basiskas menyediakan informasi mengenai sumber dana yang dihasilkan selama satu periode,penggunaan dana dan saldo kas pada tanggal pelaporan. Model pelaporan keuangan dalambasis kas biasanya berbentuk Laporan Penerimaan dan Pembayaran (Statement of Receiptsand Payment) atau Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement). Selain itu perlu dibuat suatucatatan atas laporan keuangan atau notes to financial statement yang menyajikan secara detailtentang item-item yang ada dalam laporan keuangan dan informasi tambahan seperti :a) Item-item yang diakui dalam akuntansi berbasis akrual, seperti aktiva tetap danutang/pinjaman.b) Item-item yang biasa diungkapkan dalam akuntansi berbasis akrual, seperti komitmen,kontinjensi, dan jaminan.c) Item-item lain, seperti informasi yang bersifat prakiraan (forecast).Pada praktek akuntansi pemerintahan di Indonesia basis kas untuk Laporan RealisasiAnggaran berarti bahwa pendapatan diakui pada saat kas diterima oleh Rekening Kas UmumNegara/Daerah, dan belanja diakui pada saat kas dikeluarkan dari Rekening Kas UmumNegara/Daerah. Secara rinci pengakuan item-item dalam laporan realisasi anggaran, sesuaidengan Exposure Draft PSAP Pernyataan No. 2 tentang Laporan Realisasi Anggaran adalahsebagai berikut:1. Pendapatan diakui pada saat diterima pada Rekening Kas Umum Negara/Daerah atauentitas pelaporan.2. Belanja diakui pada saat terjadinya pengeluaran dari Rekening Kas Umum Negara/Daerahatau entitas pelaporan. Khusus pengeluaran melalui pemegang kas pengakuannya terjadi padasaat pertanggungjawaban atas pengeluaran tersebut disahkan oleh unit yang mempunyaifungsi perbendaharaan3. Dana Cadangan diakui pada saat pembentukan yaitu pada saat dilakukan penyisihan uanguntuk tujuan pencadangan dimaksud. Dana Cadangan berkurang pada saat terjadi pencairanDana Cadangan.4. Penerimaan pembiayaan diakui pada saat diterima pada Rekening Kas UmumNegara/Daerah.
 
5. Pengeluaran pembiayaan diakui pada saat dikeluarkan dari Rekening Kas UmumNegara/Daerah.Akuntansi berbasis kas ini tentu mempunyai kelebihan dan keterbatasan. Kelebihan-kelebihan akuntansi berbasis kas adalah laporan keuangan berbasis kas memperlihatkansumber dana, alokasi dan penggunaan sumber-sumber kas, mudah untuk dimengerti dandijelaskan, pembuat laporan keuangan tidak membutuhkan pengetahuan yang mendetailtentang akuntansi, dan tidak memerlukan pertimbangan ketika menentukan jumlah arus kasdalam suatu periode. Sementara itu keterbatasan akuntansi berbasis kas adalah hanyamemfokuskan pada arus kas dalam periode pelaporan berjalan, dan mengabaikan arus sumberdaya lain yang mungkin berpengaruh pada kemampuan pemerintah untuk menyediakanbarang-barang dan jasa-jasa saat sekarang dan saat mendatang; laporan posisi keuangan(neraca) tidak dapat disajikan, karena tidak terdapat pencatatan secara double entry; tidak dapat menyediakan informasi mengenai biaya pelayanan (cost of service) sebagai alat untuk penetapan harga (pricing), kebijakan kontrak publik, untuk kontrol dan evaluasi kinerja.B. Modifikasi Dari Akuntansi Berbasis KasBasis akuntansi ini pada dasarnya sama dengan akuntansi berbasis kas, namun dalam basis inipembukuan untuk periode tahun berjalan masih ditambah dengan waktu atau periode tertentu(specific period) misalnya 1 atau 2 bulan setelah periode berjalan (leaves the books open).Penerimaan dan pengeluaran kas yang terjadi selama periode tertentu tetapi diakibatkan olehperiode pelaporan sebelumnya akan diakui sebagai penerimaan dan pengeluaran atas periodepelaporan yang lalu (periode sebelumnya). Arus kas pada awal periode pelaporan yangdiperhitungkan dalam periode pelaporan tahun lalu dikurangkan dari periode pelaporanberjalan.Laporan keuangan dalam basis ini juga memerlukan pengungkapan tambahan atas item-itemtertentu yang biasanya diakui dalam basis akuntansi akrual. Pengungkapan tersebut sangatberagam sesuai dengan kebijakan pemerintah. Sebagai tambahan atas item-item yangdiungkapkan dalam basis kas, ada beberapa pengungkapan yang terpisah atas saldo near-cashyang diperlihatkan dengan piutang-piutang yang akan diterima dan utang-utang yang akandibayar selama periode tertentu dan financial assets and liabilities. Sebagai contohPemerintah Malaysia menggunakan specified period dalam laporan keuangan tahunan, yangmengungkapkan beberapa catatan (memo) mengenai : aktiva, investasi, kewajiban, utangpemerintah (public debt), jaminan (guarantees), dan notes payable.Dalam basis ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :1. Fokus pengukuran di bawah basis ini adalah pada sumber keuangan sekarang (currentfinancial resources) dan perubahan-perubahan atas sumber-sumber keuangan tersebut. Basisakuntansi ini mempunyai fokus pengukuran yang lebih luas dari basis kas, pengakuanpenerimaan dan pembayaran kas tertentu selama periode spesifik berarti bahwa terdapatinformasi mengenai pituang dan hutang, meskipun tidak diakui sebagai aktiva dan kewajiban.2. Penetapan panjangnya periode tertentu bervariasi antara beberapa pemerintah, namun adabeberapa ketentuan, yaitu :a. periode tertentu diterapkan secara konsisten dari tahun ke tahunb. periode tertentu harus sama untuk penerimaan dan pembayaran kasc. kriteria yang sama atas pengakuan penerimaan dan pembayaran kas selama periodetertentu harus diterapkan untuk seluruh penerimaan dan pembayarand. satu bulan adalah waktu yang tepat, karena pembelian barang secara kredit umumnyadiselesaikan dalam periode tersebut, periode tertentu yang terlalu lama mungkinmengakibatkan kesulitan dalam menghasilkan laporan keuangane. kebijakan akuntansi yang dipakai harus diungkapkan secara penuh (fully disclosed)3. Kriteria pengakuan atas penerimaan selama periode tertentu adalah bahwa penerimaanharus berasal dari periode yang lalu, namun penerapan ini tidak seragam untuk semua negara.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->