Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab II (analisis Penentuan Biaya Kualitas)

Bab II (analisis Penentuan Biaya Kualitas)

Ratings: (0)|Views: 734 |Likes:
Published by 'Emma Setya Handoko

More info:

Published by: 'Emma Setya Handoko on Jul 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/02/2013

pdf

text

original

 
11
BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 Pengertian Biaya
Dalam pengertian sehari-hari, istilah biaya seringkali disamaartikan denganistilah beban. Hal ini sering kali menimbulkan kesangsian atau keraguan mengenaimaksud yang sebenarnya dari kedua istilah tersebut, sehingga dalam penerapannyasering mengalami kesalahan. Untuk itu kita perlu mencermati pengertian dari keduaistilah tersebut.Menurut Niswonger, Warren, Reeve, dan Fess dalam bukunya
Prinsip-Prinsip Akuntansi
yang dialihbahasakan oleh Alfonsus Sirait dan Helda Gunawan,mengemukakan bahwa biaya adalah “pengeluaran kas (atau komitmen untuk membayar kas di masa depan) dengan tujuan untuk menghasilkan pendapatan,sedangkan beban adalah jumlah aktiva yang terpakai atau jasa yang digunakan dalamproses untuk menghasilkan pendapatan.” (1999:12-15)Pengertian lain disebutkan oleh Hammer, Carter, dan Usry (1994:20
)
yang mendefinisikan bahwa biaya adalah
“an exchange price, a forgoing, a sacrificemade to secure benefit. In financial accounting, the forgoing or sacrifice at date of acquisition is represented by a current or future diminution in cash or other assets. ”
Dalam PSAK No. 16 (1999 : 5) menyatakan bahwa biaya adalah “aktiva yangdibiayai dalam jumlah kas atau setara kas yang seharusnya dibayar baik itu diperolehsekarang atau pada saat perolehannya nanti.”
 
12Sementara itu, Mulyadi (1999:8-10) dalam membagi pengertian biaya dalamdua arti yaitu dalam arti luas dan arti sempit, dan menjelaskannya sebagai berikut:“Dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukurdalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu. Sedangkan dalam arti sempit biaya adalah pengorbanan sumberekonomi untuk memperoleh aktiva.”Dari pengertian-pengertian di atas secara garis besar, istilah biaya dan bebanmemiliki pengertian yang berbeda. Biaya adalah semua pengeluaran ataupengorbanan yang bernilai ekonomis untuk memperoleh barang atau jasa yang akandimanfaatkan untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan beban adalah semua biayayang telah dimanfaatkan dalam suatu periode yang akan mengurangi pendapatan.
2.2
 
Pengertian Kualitas
Keunggulan kualitas saat ini memegang peranan penting dalam strategiperusahaan untuk memenangkan persaingan, terutama pada era globalisasi. Agardapat bertahan dan berkembang perusahaan harus mampu menghasilkan produk (barang/jasa) yang kualitasnya lebih baik, harganya lebih murah, promosi lebihefektif, dan waktu pengiriman lebih cepat serta pelayanan yang lebih baik daripesaingnya. Hal ini berarti bahwa perusahaan yang ingin memenangkan persaingandalam segmen pasar yang dimasukinya harus dapat menghasilkan kualitas produk sesuai yang diinginkan konsumen.Kualitas merupakan faktor yang terdapat dalam suatu produk yangmenyebabkan produk tersebut bernilai sesuai dengan produk tersebut dibuat. Menurut
 
13The American Sociaty For Quality Control yang dikutip oleh Horngren, Foster, danDatar mendefinisikan kualitas (
quality
) sebagai berikut: “
Quality as the totality of  features and characteristics of product made or service perfomed according tospecifications, to satisfy customer at the
 
time of purchase and during use.”
 (1994:794)Sedangkan menurut Josep, M Juran yang telah dikutip oleh Frank M. Grynadalam bukunya yang berjudul
Quality Planning and Analysis
menyatakan bahwakualitas adalah
” meeting the needs of customer and thereby provide product satisfaction serta freedom from deficincies.”
(2001:6)Selanjutnya pula dalam buku yang sama Frank M. Gryna mengutip pendapatdari Crosby yang mengatakan bahwa kualitas adalah
“conformance to specification.”
 (2001:6)Sedangkan Feigenbaum dalam bukunya yang berjudul
Total Quality Control
mengatakan bahwa:
Quality is a customer determination, not an engineer determination, not amarketing determination. It is based upon the customer’s actual, experiencewith the product or service, measured against his or her requirements- stated or unstated, conscious or merely sensed, technically operational or entirelysubjective – and always representing a moving tagert in a competitivemarket”
. (1991:7)Selanjutnya dalam buku itu dikatakan juga bahwa:
“Product and service quality is the total composite product and servicecharacteristic of marketing, engineering, manufacture, and maintenacethrough wich the product and service insure will meet the expectations of thecustomer 
.
(1991:7)
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->